<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tabarruk 8; Fatwa-Fatwa Ulama Ahlusunah tentang Legalitas Tabarruk</title>
	<atom:link href="http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/</link>
	<description>Pemurnian Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dari Polusi Ajaran Wahabiyah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2008 03:43:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: komala</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-4342</link>
		<dc:creator>komala</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 16:22:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-4342</guid>
		<description>fatma imam ahmad mengijinkan tabaruk? emang pra Nabi dan Rasul mengajarkan tabarruk  kepada siapa  atau apa saja mas?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>fatma imam ahmad mengijinkan tabaruk? emang pra Nabi dan Rasul mengajarkan tabarruk  kepada siapa  atau apa saja mas?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M.HADZIQ</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-3999</link>
		<dc:creator>M.HADZIQ</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 03:49:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-3999</guid>
		<description>MAS SASTRO APAKAH TIDAK CUKUP DENGAN SHOLAT DAN BACA ALQURAN SAJA KOK PAKAI TABARUK SEGALA??????

------------------------------------------------

&lt;strong&gt;Sastro Menjawab:&lt;/strong&gt;
Silahkan tanyakan kepada para nabi dan para salaf saleh....itu yg mereka ajarkan ke kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MAS SASTRO APAKAH TIDAK CUKUP DENGAN SHOLAT DAN BACA ALQURAN SAJA KOK PAKAI TABARUK SEGALA??????</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p><strong>Sastro Menjawab:</strong><br />
Silahkan tanyakan kepada para nabi dan para salaf saleh&#8230;.itu yg mereka ajarkan ke kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ipay</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-3381</link>
		<dc:creator>ipay</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 01:41:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-3381</guid>
		<description>Saya mempunyai beberapa hadist-hadist sahih yang bisa dijadikan pegangan kuat bagi kita seorang ahli sunah yang bertabaruk kepada rasulullah dan para orang-orang shaleh:
Tabarruk
(mengambil keberkahan dari bekas atau tubuh shalihin)



Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, ahlulbaitnya saw dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir (sesat) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama.

Mengenai azimat (Ruqyyat) dengan huruf arab merupakan hal yg diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah swt. Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dg tulisan ayat atau doa disebutkan pd kitab Faidhulqadir Juz 3 hal 192, dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal.316/317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata mata adalah bertabarruk (mengambil berkah) dari ayat ayat Alqur’an. 

Mengenai benda-benda keramat, maka ini perlu penjelasan yg sejelas jelasnya, bahwa benda benda keramat itu tak bisa membawa manfaat atau mudharrat, namun mungkin saja digunakan Tabarrukan (mengambil berkah) dari pemiliknya dahulu, misalnya ia seorang yg shalih, maka sebagaimana diriwayatkan : 

• Para sahabat seakan akan hampir saling bunuh saat berdesakan berebutan air bekas wudhunya Rasulullah saw (Shahih Bukhari Hadits no. 186)

• Allah swt menjelaskan bahwa ketika Ya’qub as dalam keadaan buta, lalu dilemparkanlah ke wajahnya pakaian Yusuf as, maka iapun melihat, sebagaimana Allah menceritakannya dalam firman Nya SWT : “(berkata Yusuf as pada kakak kakaknya) PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” (QS Yusuf 93), dan pula ayat : “MAKA KETIKA DATANG PADANYA KABAR GEMBIRA ITU, DAN DILEMPARKAN PADA WAJAHNYA (pakaian Yusuf as) MAKA IA (Ya’qub as) SEMBUH DARI KEBUTAANNYA” (QS Yusuf 96). Ini merupakan dalil Alqur’an, bahwa benda/pakaian orang orang shalih dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah tentunya, kita bertanya mengapa Allah sebutkan ayat sedemikian jelasnya?, apa perlunya menyebutkan sorban yusuf dg ucapannya : PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” . untuk apa disebutkan masalah baju yg dilemparkan kewajah ayahnya?, agar kita memahami bahwa Allah SWT memuliakan benda benda yg pernah bersentuhan dengan tubuh hamba hamba Nya yg shalih. kita akan lihat dalil dalil lainnya.

• Setelah Rasul saw wafat maka Asma binti Abubakar shiddiq ra menjadikan baju beliau saw sebagai pengobatan, bila ada yg sakit maka ia mencelupkan baju Rasul saw itu di air lalu air itu diminumkan pada yg sakit (shahih Muslim hadits no.2069).

• Rasul saw sendiri menjadikan air liur orang mukmin sebagai berkah untuk pengobatan, sebagaimana sabda beliau : “Dengan Nama Allah atas tanah bumi kami, demi air liur sebagian dari kami, sembuhlah yg sakit pada kami, dg izin tuhan kami” (shahih Bukhari hadits no.5413), ucapan beliau saw : “demi air liur sebagian dari kami” menunjukkan bahwa air liur orang mukmin dapat menyembuhkan penyakit, dg izin Allah swt tentunya, sebagaimana dokter pun dapat menyembuhkan, namun dg izin Allah pula tentunya, hadits ini menjelaskan bahwa rasul saw bertabarruk dg air liur mukminin bahkan tanah bumi, menunjukkan bahwa pd hakikatnya seluruh ala mini membawa keberkahan dari Allah swt.

• seorang sahabat meminta Rasul saw shalat dirumahnya agar kemudian ia akan menjadikan bekas tempat shalat beliau saw itu mushollah dirumahnya, maka Rasul saw datang kerumah orang itu dan bertanya : “dimana tempat yg kau inginkan aku shalat?”. Demikian para sahabat bertabarruk dengan bekas tempat shalatnya Rasul saw hingga dijadikan musholla (Shahih Bukhari hadits no.1130).

• Nabi Musa as ketika akan wafat ia meminta didekatkan ke wilayah suci di palestina, menunjukkan bahwa Musa as ingin dimakamkan dg mengambil berkah pada tempat suci (shahih Bukhari hadits no.1274).

• Allah memuji Nabi saw dan Umar bin Khattab ra yg menjadikan Maqam Ibrahim as (bukan makamnya, tetapi tempat ibrahim as berdiri dan berdoa di depan ka’bah yg dinamakan Maqam Ibrahim as) sebagai tempat shalat (musholla), sebagaimana firman Nya : “Dan mereka menjadikan tempat berdoanya Ibrahim sebagai tempat shalat” (QS Al Imran 97), maka jelaslah bahwa Allah swt memuliakan tempat hamba hamba Nya berdoa, bahkan Rasul saw pun bertabarruk dengan tempat berdoanya Ibrahim as, dan Allah memuji perbuatan itu.

• Diriwayatkan ketika Rasul saw barusaja mendapat hadiah selendang pakaian bagus dari seorang wanita tua, lalu datang pula orang lain yang segera memintanya selagi pakaian itu dipakai oleh Rasul saw, maka riuhlah para sahabat lainnya menegur si peminta, maka sahabat itu berkata : “aku memintanya karena mengharapkan keberkahannya ketika dipakai oleh Nabi saw dan kuinginkan untuk kafanku nanti” (Shahih Bukhari hadits no.5689), demikian cintanya para sahabat pada Nabinya saw, sampai kain kafanpun mereka ingin yang bekas sentuhan tubuh Nabi Muhammad saw.

• Sayyidina Umar bin Khattab ra ketika ia telah dihadapan sakratulmaut, Yaitu sebuah serangan pedang yg merobek perutnya dengan luka yg sangat lebar, beliau tersungkur roboh dan mulai tersengal sengal beliau berkata kepada putranya (Abdullah bin Umar ra), &quot;Pergilah pada ummulmukminin, katakan padanya aku berkirim salam hormat padanya, dan kalau diperbolehkan aku ingin dimakamkan disebelah Makam Rasul saw dan Abubakar ra&quot;, maka ketika Ummulmukminin telah mengizinkannya maka berkatalah Umar ra : &quot;Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” (dimakamkan disamping makam Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.1328). Dihadapan Umar bin Khattab ra Kuburan Nabi saw mempunyai arti yg sangat Agung, hingga kuburannya pun ingin disebelah kuburan Nabi saw, bahkan ia berkata : &quot;Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” 

• Demikian pula Abubakar shiddiq ra, yang saat Rasul saw wafat maka ia membuka kain penutup wajah Nabi saw lalu memeluknya dengan derai tangis seraya menciumi tubuh beliau saw dan berkata : “Demi ayahku, dan engkau dan ibuku wahai Rasulullah.., Tiada akan Allah jadikan dua kematian atasmu, maka kematian yang telah dituliskan Allah untukmu kini telah kau lewati”. (Shahih Bukhari hadits no.1184, 4187).

• Salim bin Abdullah ra melakukan shalat sunnah di pinggir sebuah jalan, maka ketika ditanya ia berkata bahwa ayahku shalat sunnah ditempat ini, dan berkata ayahku bahwa Rasulullah saw shalat di tempat ini, dan dikatakan bahwa Ibn Umar ra pun melakukannya. (Shahih Bukhari hadits no.469). Demikianlah keadaan para sahabat Rasul saw, bagi mereka tempat-tempat yang pernah disentuh oleh Tubuh Muhammad saw tetap mulia walau telah diinjak ribuan kaki, mereka mencari keberkahan dengan shalat pula ditempat itu, demikian pengagungan mereka terhadap sang Nabi saw.

• Dalam riwayat lainnnya dikatakan kepada Abu Muslim, wahai Abu Muslim, kulihat engkau selalu memaksakan shalat ditempat itu?, maka Abu Muslim ra berkata : Kulihat Rasul saw shalat ditempat ini” (Shahih Bukhari hadits no.480).

• Sebagaimana riwayat Sa’ib ra, : &quot;aku diajak oleh bibiku kepada Rasul saw, seraya berkata : Wahai Rasulullah.., keponakanku sakit.., maka Rasul saw mengusap kepalaku dan mendoakan keberkahan padaku, lalu beliau berwudhu, lalu aku meminum air dari bekas wudhu beliau saw, lalu aku berdiri dibelakang beliau dan kulihat Tanda Kenabian beliau saw&quot; (Shahih Muslim hadits no.2345). 

• Riwayat lain ketika dikatakan pada Ubaidah ra bahwa kami memiliki rambut Rasul saw, maka ia berkata: “Kalau aku memiliki sehelai rambut beliau saw, maka itu lebih berharga bagiku dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari hadits no.168). demikianlah mulianya sehelai rambut Nabi saw dimata sahabat, lebih agung dari dunia dan segala isinya.

• Diriwayatkan oleh Abi Jahiifah dari ayahnya, bahwa para sahabat berebutan air bekas wudhu Rasul saw dan mengusap2kannya ke wajah dan kedua tangan mereka, dan mereka yang tak mendapatkannya maka mereka mengusap dari basahan tubuh sahabat lainnya yang sudah terkena bekas air wudhu Rasul saw lalu mengusapkan ke wajah dan tangan mereka” (Shahih Bukhari hadits no.369, demikian juga pada Shahih Bukhari hadits no.5521, dan pada Shahih Muslim hadits no.503 dengan riwayat yang banyak).

• Diriwayatkan ketika Anas bin malik ra dalam detik detik sakratulmaut ia yg memang telah menyimpan sebuah botol berisi keringat Rasul saw dan beberapa helai rambut Rasul saw, maka ketika ia hampir wafat ia berwasiat agar botol itu disertakan bersamanya dalam kafan dan hanut nya (shahih Bukhari hadits no.5925).

Tampaknya kalau mereka ini hidup di zaman sekarang, tentulah para sahabat ini sudah dikatakan musyrik, tentu Abubakar sudah dikatakan musyrik karena menangisi dan memeluk tubuh Rasul saw dan berbicara pada jenazah beliau saw, Tentunya umar bin khattab sudah dikatakan musyrik karena disakratulmaut bukan ingat Allah malah ingat kuburan Nabi saw, Tentunya para sahabat sudah dikatakan musyrik dan halal darahnya, karena mengkultuskan Nabi Muhammad saw dan menganggapnya tuhan sembahan hingga berebutan air bekas wudhunya, mirip dengan kaum nasrani yg berebutan air pastor!

Nah.. kita boleh menimbang diri kita, apakah kita sejalan dengan sahabat atau kita sejalan dg generasi sempalan. Wahai saudaraku, jangan alergi dengan kalimat syirik, syirik itu adalah bagi orang yang berkeyakinan ada Tuhan Lain selain Allah, atau ada yang lebih kuat dari Allah, atau meyakini ada tuhan yang sama dengan Allah swt. Inilah makna syirik. Sebagimana sabda Nabi saw : “Kebekahan adalah pada urang orang tua dan ulama kalian” (Shahih Ibn Hibban hadits no.559) Dikatakan oleh Al hafidh Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy menanggapi hadits yg diriwayatkan dalam shahih muslim bahw Rasul saw membaca mu’awwidzatain lalu meniupkannya ke kedua telapak tangannya, lalu mengusapkannya ke sekujur tubuh yg dapat disentuhnya, hal itu adalah tabarruk dg nafas dan air liur yg telah dilewati bacaan Alqur’an, sebagaimana tulisan dzikir dzikir yg ditulis dibejana (untuk obat). (Al Jami’usshaghiir Imam Assuyuthiy Juz 1 hal 84 hadits no.104)

Telah dibuktikan pula secara ilmiah oleh salah seorang Profesor Jepang, bahwa air itu berubah wujud bentuknya dg hanya diucapkan padanya kalimat kalimat tertentu, bila ucapan itu berupa cinta, terimakasih dan ucapan ucapan indah lainnya maka air itu berubah wujudnya menjadi semakin indah, bila diperdengarkan ucapan cacian dan buruk maka air itu berubah menjadi buruk wujud bentuknya, dan bila dituliskan padanya tulisan mulia dan indah seperti terimakasih, syair cinta dan tulisan indah lainnya maka ia menjadi semakin indah wujudnya, bila dituliskan padanya ucapan caci maki dan ucapan buruk lainnya maka ia berubah buruk wujudnya, kesimpulannya bahwa air itu berubah dengan perubahan emosi orang yg didekatnya, apakah berupa tulisan dan perkataan.

Keajaiban alamiah yg baru diketahui masa kini, sedangkan Rasul saw dan para sahabat telah memahaminya, mereka bertabarruk dg air yg menyentuh tubuh Rasul saw, mereka bertabarruk dg air doa yg didoakan oleh Rasul saw, maka hanya mereka mereka kaum muslimin yg rendah pemahamannya dalam syariah inilah yg masih terus menentangnya padahal telah dibuktikan secara ilmiah, menunjukkan pemahaman mereka itulah yg jumud dan terbelakang.

-----------------------------------------------
&lt;strong&gt;
Sastro Menjawab:&lt;/strong&gt;

Mas, lain kali jangan panjang2...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mempunyai beberapa hadist-hadist sahih yang bisa dijadikan pegangan kuat bagi kita seorang ahli sunah yang bertabaruk kepada rasulullah dan para orang-orang shaleh:<br />
Tabarruk<br />
(mengambil keberkahan dari bekas atau tubuh shalihin)</p>
<p>Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, ahlulbaitnya saw dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir (sesat) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama.</p>
<p>Mengenai azimat (Ruqyyat) dengan huruf arab merupakan hal yg diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah swt. Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dg tulisan ayat atau doa disebutkan pd kitab Faidhulqadir Juz 3 hal 192, dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal.316/317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata mata adalah bertabarruk (mengambil berkah) dari ayat ayat Alqur’an. </p>
<p>Mengenai benda-benda keramat, maka ini perlu penjelasan yg sejelas jelasnya, bahwa benda benda keramat itu tak bisa membawa manfaat atau mudharrat, namun mungkin saja digunakan Tabarrukan (mengambil berkah) dari pemiliknya dahulu, misalnya ia seorang yg shalih, maka sebagaimana diriwayatkan : </p>
<p>• Para sahabat seakan akan hampir saling bunuh saat berdesakan berebutan air bekas wudhunya Rasulullah saw (Shahih Bukhari Hadits no. 186)</p>
<p>• Allah swt menjelaskan bahwa ketika Ya’qub as dalam keadaan buta, lalu dilemparkanlah ke wajahnya pakaian Yusuf as, maka iapun melihat, sebagaimana Allah menceritakannya dalam firman Nya SWT : “(berkata Yusuf as pada kakak kakaknya) PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” (QS Yusuf 93), dan pula ayat : “MAKA KETIKA DATANG PADANYA KABAR GEMBIRA ITU, DAN DILEMPARKAN PADA WAJAHNYA (pakaian Yusuf as) MAKA IA (Ya’qub as) SEMBUH DARI KEBUTAANNYA” (QS Yusuf 96). Ini merupakan dalil Alqur’an, bahwa benda/pakaian orang orang shalih dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah tentunya, kita bertanya mengapa Allah sebutkan ayat sedemikian jelasnya?, apa perlunya menyebutkan sorban yusuf dg ucapannya : PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” . untuk apa disebutkan masalah baju yg dilemparkan kewajah ayahnya?, agar kita memahami bahwa Allah SWT memuliakan benda benda yg pernah bersentuhan dengan tubuh hamba hamba Nya yg shalih. kita akan lihat dalil dalil lainnya.</p>
<p>• Setelah Rasul saw wafat maka Asma binti Abubakar shiddiq ra menjadikan baju beliau saw sebagai pengobatan, bila ada yg sakit maka ia mencelupkan baju Rasul saw itu di air lalu air itu diminumkan pada yg sakit (shahih Muslim hadits no.2069).</p>
<p>• Rasul saw sendiri menjadikan air liur orang mukmin sebagai berkah untuk pengobatan, sebagaimana sabda beliau : “Dengan Nama Allah atas tanah bumi kami, demi air liur sebagian dari kami, sembuhlah yg sakit pada kami, dg izin tuhan kami” (shahih Bukhari hadits no.5413), ucapan beliau saw : “demi air liur sebagian dari kami” menunjukkan bahwa air liur orang mukmin dapat menyembuhkan penyakit, dg izin Allah swt tentunya, sebagaimana dokter pun dapat menyembuhkan, namun dg izin Allah pula tentunya, hadits ini menjelaskan bahwa rasul saw bertabarruk dg air liur mukminin bahkan tanah bumi, menunjukkan bahwa pd hakikatnya seluruh ala mini membawa keberkahan dari Allah swt.</p>
<p>• seorang sahabat meminta Rasul saw shalat dirumahnya agar kemudian ia akan menjadikan bekas tempat shalat beliau saw itu mushollah dirumahnya, maka Rasul saw datang kerumah orang itu dan bertanya : “dimana tempat yg kau inginkan aku shalat?”. Demikian para sahabat bertabarruk dengan bekas tempat shalatnya Rasul saw hingga dijadikan musholla (Shahih Bukhari hadits no.1130).</p>
<p>• Nabi Musa as ketika akan wafat ia meminta didekatkan ke wilayah suci di palestina, menunjukkan bahwa Musa as ingin dimakamkan dg mengambil berkah pada tempat suci (shahih Bukhari hadits no.1274).</p>
<p>• Allah memuji Nabi saw dan Umar bin Khattab ra yg menjadikan Maqam Ibrahim as (bukan makamnya, tetapi tempat ibrahim as berdiri dan berdoa di depan ka’bah yg dinamakan Maqam Ibrahim as) sebagai tempat shalat (musholla), sebagaimana firman Nya : “Dan mereka menjadikan tempat berdoanya Ibrahim sebagai tempat shalat” (QS Al Imran 97), maka jelaslah bahwa Allah swt memuliakan tempat hamba hamba Nya berdoa, bahkan Rasul saw pun bertabarruk dengan tempat berdoanya Ibrahim as, dan Allah memuji perbuatan itu.</p>
<p>• Diriwayatkan ketika Rasul saw barusaja mendapat hadiah selendang pakaian bagus dari seorang wanita tua, lalu datang pula orang lain yang segera memintanya selagi pakaian itu dipakai oleh Rasul saw, maka riuhlah para sahabat lainnya menegur si peminta, maka sahabat itu berkata : “aku memintanya karena mengharapkan keberkahannya ketika dipakai oleh Nabi saw dan kuinginkan untuk kafanku nanti” (Shahih Bukhari hadits no.5689), demikian cintanya para sahabat pada Nabinya saw, sampai kain kafanpun mereka ingin yang bekas sentuhan tubuh Nabi Muhammad saw.</p>
<p>• Sayyidina Umar bin Khattab ra ketika ia telah dihadapan sakratulmaut, Yaitu sebuah serangan pedang yg merobek perutnya dengan luka yg sangat lebar, beliau tersungkur roboh dan mulai tersengal sengal beliau berkata kepada putranya (Abdullah bin Umar ra), &#8220;Pergilah pada ummulmukminin, katakan padanya aku berkirim salam hormat padanya, dan kalau diperbolehkan aku ingin dimakamkan disebelah Makam Rasul saw dan Abubakar ra&#8221;, maka ketika Ummulmukminin telah mengizinkannya maka berkatalah Umar ra : &#8220;Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” (dimakamkan disamping makam Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.1328). Dihadapan Umar bin Khattab ra Kuburan Nabi saw mempunyai arti yg sangat Agung, hingga kuburannya pun ingin disebelah kuburan Nabi saw, bahkan ia berkata : &#8220;Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” </p>
<p>• Demikian pula Abubakar shiddiq ra, yang saat Rasul saw wafat maka ia membuka kain penutup wajah Nabi saw lalu memeluknya dengan derai tangis seraya menciumi tubuh beliau saw dan berkata : “Demi ayahku, dan engkau dan ibuku wahai Rasulullah.., Tiada akan Allah jadikan dua kematian atasmu, maka kematian yang telah dituliskan Allah untukmu kini telah kau lewati”. (Shahih Bukhari hadits no.1184, 4187).</p>
<p>• Salim bin Abdullah ra melakukan shalat sunnah di pinggir sebuah jalan, maka ketika ditanya ia berkata bahwa ayahku shalat sunnah ditempat ini, dan berkata ayahku bahwa Rasulullah saw shalat di tempat ini, dan dikatakan bahwa Ibn Umar ra pun melakukannya. (Shahih Bukhari hadits no.469). Demikianlah keadaan para sahabat Rasul saw, bagi mereka tempat-tempat yang pernah disentuh oleh Tubuh Muhammad saw tetap mulia walau telah diinjak ribuan kaki, mereka mencari keberkahan dengan shalat pula ditempat itu, demikian pengagungan mereka terhadap sang Nabi saw.</p>
<p>• Dalam riwayat lainnnya dikatakan kepada Abu Muslim, wahai Abu Muslim, kulihat engkau selalu memaksakan shalat ditempat itu?, maka Abu Muslim ra berkata : Kulihat Rasul saw shalat ditempat ini” (Shahih Bukhari hadits no.480).</p>
<p>• Sebagaimana riwayat Sa’ib ra, : &#8220;aku diajak oleh bibiku kepada Rasul saw, seraya berkata : Wahai Rasulullah.., keponakanku sakit.., maka Rasul saw mengusap kepalaku dan mendoakan keberkahan padaku, lalu beliau berwudhu, lalu aku meminum air dari bekas wudhu beliau saw, lalu aku berdiri dibelakang beliau dan kulihat Tanda Kenabian beliau saw&#8221; (Shahih Muslim hadits no.2345). </p>
<p>• Riwayat lain ketika dikatakan pada Ubaidah ra bahwa kami memiliki rambut Rasul saw, maka ia berkata: “Kalau aku memiliki sehelai rambut beliau saw, maka itu lebih berharga bagiku dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari hadits no.168). demikianlah mulianya sehelai rambut Nabi saw dimata sahabat, lebih agung dari dunia dan segala isinya.</p>
<p>• Diriwayatkan oleh Abi Jahiifah dari ayahnya, bahwa para sahabat berebutan air bekas wudhu Rasul saw dan mengusap2kannya ke wajah dan kedua tangan mereka, dan mereka yang tak mendapatkannya maka mereka mengusap dari basahan tubuh sahabat lainnya yang sudah terkena bekas air wudhu Rasul saw lalu mengusapkan ke wajah dan tangan mereka” (Shahih Bukhari hadits no.369, demikian juga pada Shahih Bukhari hadits no.5521, dan pada Shahih Muslim hadits no.503 dengan riwayat yang banyak).</p>
<p>• Diriwayatkan ketika Anas bin malik ra dalam detik detik sakratulmaut ia yg memang telah menyimpan sebuah botol berisi keringat Rasul saw dan beberapa helai rambut Rasul saw, maka ketika ia hampir wafat ia berwasiat agar botol itu disertakan bersamanya dalam kafan dan hanut nya (shahih Bukhari hadits no.5925).</p>
<p>Tampaknya kalau mereka ini hidup di zaman sekarang, tentulah para sahabat ini sudah dikatakan musyrik, tentu Abubakar sudah dikatakan musyrik karena menangisi dan memeluk tubuh Rasul saw dan berbicara pada jenazah beliau saw, Tentunya umar bin khattab sudah dikatakan musyrik karena disakratulmaut bukan ingat Allah malah ingat kuburan Nabi saw, Tentunya para sahabat sudah dikatakan musyrik dan halal darahnya, karena mengkultuskan Nabi Muhammad saw dan menganggapnya tuhan sembahan hingga berebutan air bekas wudhunya, mirip dengan kaum nasrani yg berebutan air pastor!</p>
<p>Nah.. kita boleh menimbang diri kita, apakah kita sejalan dengan sahabat atau kita sejalan dg generasi sempalan. Wahai saudaraku, jangan alergi dengan kalimat syirik, syirik itu adalah bagi orang yang berkeyakinan ada Tuhan Lain selain Allah, atau ada yang lebih kuat dari Allah, atau meyakini ada tuhan yang sama dengan Allah swt. Inilah makna syirik. Sebagimana sabda Nabi saw : “Kebekahan adalah pada urang orang tua dan ulama kalian” (Shahih Ibn Hibban hadits no.559) Dikatakan oleh Al hafidh Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy menanggapi hadits yg diriwayatkan dalam shahih muslim bahw Rasul saw membaca mu’awwidzatain lalu meniupkannya ke kedua telapak tangannya, lalu mengusapkannya ke sekujur tubuh yg dapat disentuhnya, hal itu adalah tabarruk dg nafas dan air liur yg telah dilewati bacaan Alqur’an, sebagaimana tulisan dzikir dzikir yg ditulis dibejana (untuk obat). (Al Jami’usshaghiir Imam Assuyuthiy Juz 1 hal 84 hadits no.104)</p>
<p>Telah dibuktikan pula secara ilmiah oleh salah seorang Profesor Jepang, bahwa air itu berubah wujud bentuknya dg hanya diucapkan padanya kalimat kalimat tertentu, bila ucapan itu berupa cinta, terimakasih dan ucapan ucapan indah lainnya maka air itu berubah wujudnya menjadi semakin indah, bila diperdengarkan ucapan cacian dan buruk maka air itu berubah menjadi buruk wujud bentuknya, dan bila dituliskan padanya tulisan mulia dan indah seperti terimakasih, syair cinta dan tulisan indah lainnya maka ia menjadi semakin indah wujudnya, bila dituliskan padanya ucapan caci maki dan ucapan buruk lainnya maka ia berubah buruk wujudnya, kesimpulannya bahwa air itu berubah dengan perubahan emosi orang yg didekatnya, apakah berupa tulisan dan perkataan.</p>
<p>Keajaiban alamiah yg baru diketahui masa kini, sedangkan Rasul saw dan para sahabat telah memahaminya, mereka bertabarruk dg air yg menyentuh tubuh Rasul saw, mereka bertabarruk dg air doa yg didoakan oleh Rasul saw, maka hanya mereka mereka kaum muslimin yg rendah pemahamannya dalam syariah inilah yg masih terus menentangnya padahal telah dibuktikan secara ilmiah, menunjukkan pemahaman mereka itulah yg jumud dan terbelakang.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<strong><br />
Sastro Menjawab:</strong></p>
<p>Mas, lain kali jangan panjang2&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahmad</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-3243</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 06:57:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-3243</guid>
		<description>riwayat tidak temtu kebenarannya kok dijadikan dalil, kasihan imam ahmad difitnah orang kaya gini.

---------------------------------------------
&lt;strong&gt;
Sastro Menjawab:&lt;/strong&gt;

Kata &quot;tidak tentu&quot; meniscayakan dua kemungkinan, boleh jadi benar atau boleh jadi salah....karena anda meragukannya, silahkan buktikan dengan argumen bahwa itu bohong!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>riwayat tidak temtu kebenarannya kok dijadikan dalil, kasihan imam ahmad difitnah orang kaya gini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
<strong><br />
Sastro Menjawab:</strong></p>
<p>Kata &#8220;tidak tentu&#8221; meniscayakan dua kemungkinan, boleh jadi benar atau boleh jadi salah&#8230;.karena anda meragukannya, silahkan buktikan dengan argumen bahwa itu bohong!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aidil</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-3016</link>
		<dc:creator>aidil</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 05:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-3016</guid>
		<description>MAAF NANYA NIH, LINK NYA PAK JAYADI IBNUTAIMIYAH BERAFILIASI KE SYIAH YA.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MAAF NANYA NIH, LINK NYA PAK JAYADI IBNUTAIMIYAH BERAFILIASI KE SYIAH YA&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ibnu Thariq</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-3000</link>
		<dc:creator>ibnu Thariq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 03:53:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-3000</guid>
		<description>Kelemahan Wahabi yang menolak Ajaran Tasawuf dan kaum sufi  yang cuma pake akal.Ga&#039; pernah membenahi hati.Segala perkara di hukumkan secara lahiriah.

seperti Nabi Musa Terheran-heran terhadap kelakuan Khidir yang kontradiktif terhadap syariatnya. (Al-kahfi) dari kisah ini, Allah mengajarkan nabi Musa tentang kesabaran dan hikmah dengan mempertemukan dia dengan Khidir AS.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kelemahan Wahabi yang menolak Ajaran Tasawuf dan kaum sufi  yang cuma pake akal.Ga&#8217; pernah membenahi hati.Segala perkara di hukumkan secara lahiriah.</p>
<p>seperti Nabi Musa Terheran-heran terhadap kelakuan Khidir yang kontradiktif terhadap syariatnya. (Al-kahfi) dari kisah ini, Allah mengajarkan nabi Musa tentang kesabaran dan hikmah dengan mempertemukan dia dengan Khidir AS.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jayadi</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-2975</link>
		<dc:creator>jayadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 13:21:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-2975</guid>
		<description>ma&#039;af ralat ada salah ketik dalam tulisan saya diatas:

tertulis sbb:
(kalo mereka pake akal nggak bakalan jadi wahabi atau mengikuti Ibin Taimiah dan abdul wahab (si pembantai umat Islam).

yang benar:

( ........dan ibnu abdul wahab...... dst)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ma&#8217;af ralat ada salah ketik dalam tulisan saya diatas:</p>
<p>tertulis sbb:<br />
(kalo mereka pake akal nggak bakalan jadi wahabi atau mengikuti Ibin Taimiah dan abdul wahab (si pembantai umat Islam).</p>
<p>yang benar:</p>
<p>( &#8230;&#8230;..dan ibnu abdul wahab&#8230;&#8230; dst)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jayadi</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-2974</link>
		<dc:creator>jayadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 11:54:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-2974</guid>
		<description>Omong-omong soal Ibnu Taimiah memang dari sononya suka tidak konsisiten dan konsekuwen, bahkan sering melakukan kebohongan ilmiah demi hawa nafsunya.

Hanya para wahabi/salafi saja yang taklid buta kepada ibnu taimiah. kan mereka penganut sekte yang tidak menggunakan akal. 

kalo mereka pake akal nggak bakalan jadi wahabi atau mengikuti Ibin Taimiah dan abdul wahab (si pembantai umat Islam).

Untuk mengetahui SIAPA SEBENARNYA ANAK TAIMIAH INI, silahkan mengunjungi blog yang mengkhususkan kajian tentang pemikiran Ibnu taimiah:

http://ibnutaymiah.wordpress.com/ 

sejak saya ikuti blog tersebut sampai sekarang tidak saya dapatkan pembelaan para wahabi dan salafi kepada imamnya (ibnu taimiah) yang suka melakukan kebohongan ilmiah tersebut.

bagi wahabi tulen yang &quot;gila&quot; ibnu taimiah silahkan berdiskusi dan membela imamnya disana. kok saya pingin tahu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Omong-omong soal Ibnu Taimiah memang dari sononya suka tidak konsisiten dan konsekuwen, bahkan sering melakukan kebohongan ilmiah demi hawa nafsunya.</p>
<p>Hanya para wahabi/salafi saja yang taklid buta kepada ibnu taimiah. kan mereka penganut sekte yang tidak menggunakan akal. </p>
<p>kalo mereka pake akal nggak bakalan jadi wahabi atau mengikuti Ibin Taimiah dan abdul wahab (si pembantai umat Islam).</p>
<p>Untuk mengetahui SIAPA SEBENARNYA ANAK TAIMIAH INI, silahkan mengunjungi blog yang mengkhususkan kajian tentang pemikiran Ibnu taimiah:</p>
<p><a href="http://ibnutaymiah.wordpress.com/" rel="nofollow">http://ibnutaymiah.wordpress.com/</a> </p>
<p>sejak saya ikuti blog tersebut sampai sekarang tidak saya dapatkan pembelaan para wahabi dan salafi kepada imamnya (ibnu taimiah) yang suka melakukan kebohongan ilmiah tersebut.</p>
<p>bagi wahabi tulen yang &#8220;gila&#8221; ibnu taimiah silahkan berdiskusi dan membela imamnya disana. kok saya pingin tahu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: topo_broto</title>
		<link>http://salafyindonesia.wordpress.com/2008/01/29/tabarruk-8-fatwa-fatwa-ulama-ahlusunah-tentang-legalitas-tabarruk/#comment-2895</link>
		<dc:creator>topo_broto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 03:54:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salafyindonesia.wordpress.com/?p=111#comment-2895</guid>
		<description>&quot;Ini bukti tidak konsistensian dan ketidakkonsekuenan Ibnu Taimiyah yang hingga saat ini diteruskan oleh orang-orang yang taklid buta kepadanya yang terhimpun dalam sekte Wahabisme.&quot;

Ini bukti kemunafikan wahabiyyun, ahlul-bid&#039;ah yg suka teriak bid&#039;ah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Ini bukti tidak konsistensian dan ketidakkonsekuenan Ibnu Taimiyah yang hingga saat ini diteruskan oleh orang-orang yang taklid buta kepadanya yang terhimpun dalam sekte Wahabisme.&#8221;</p>
<p>Ini bukti kemunafikan wahabiyyun, ahlul-bid&#8217;ah yg suka teriak bid&#8217;ah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
