Posted on AprilUTCbSat, 14 Apr 2007 21:31:43 +0000000000pmSat, 14 Apr 2007 21:31:43 +000031 11, 2007 by Salafy
Dalam membedakan antara konsep tauhid dan syirik dalam prilaku masyarakat kita tidak boleh hanya melihat sisi zahir saja. Harus dibedakan antara perendahan diri, menghinakan diri dan ketaatan yang umum dilakukan oleh masyarakat (‘urf) –seperti perendahan diri (baca: penyembahan) para abdi dalem keraton Solo/Yogya terhadap sang raja- dengan perendahan diri yang masuk kategori ibadah. Sebagaimana harus [...]
DIarsipkan di bawah: Tauhid & Syirik | 30 Komentar »
Posted on AprilUTCbFri, 06 Apr 2007 01:43:41 +0000000000amFri, 06 Apr 2007 01:43:41 +000043 11, 2007 by Salafy
Sewaktu kaum muslimin (ahli tauhid) melakukan penghormatan terhadap obyek-obyek tertentu seperti bersimpuh di hadapan makam mulia Rasul sebagai rasa cinta dan penghormatan, mencium mimbar Rasul untuk bertabarruk (mencari berkah), bertawassul kepada Allah melalui para nabi, rasul dan kekasih (wali) Allah dst, sementara di hati mereka tetap meyakini hanya Allah swt yang memiliki sifat ketuhanan dan [...]
DIarsipkan di bawah: Tauhid & Syirik | 13 Komentar »
Posted on MaretUTCbFri, 30 Mar 2007 16:18:31 +0000000000pmFri, 30 Mar 2007 16:18:31 +000018 11, 2007 by Salafy
Kerancuan konsep keesaan tuhan (tauhid) jenis ini –tauhid uluhiyah hanya diidentikkan dengan tauhid dalam peribadatan- yang mengakibatkan kerancuan pengikut Wahaby dalam menentukan obyek syirik sehingga mereka pun akhirnya suka menuduh kaum muslimin yang bertawassul (mencari penghubung dengan Allah) dan bertabarruk (mencari berkah) sebagai bagian dari pebuatan syirik. Karena kaum Wahaby menganggap bahwa denga perbuatan itu [...]
DIarsipkan di bawah: Tauhid & Syirik | 69 Komentar »