Pengakuan Seorang Profesor Saudi atas Ajaran Wahabisme

Salah seorang guru besar dan intelektual Saudi Arabia yang benama Prof. Khalid ad-Dakhil dalam sebuah penelitian yang menggunakan keturunan keluarga Saudi dan ideologi Wahabisme sebagai obyek penelitiannya untuk menetapkan bahwa kekuasaan tanpa batas waktu dan yang berjalan secara turun temurun dari keluarga Saud itu pada awalnya memiliki tujuan politis, memisahkan diri dari kekhalifahan Usmani yang Ahlusunah.


———————————-

-Pengakuan Seorang Profesor Saudi atas Ajaran Wahabisme-

Salah seorang guru besar dan intelektual Saudi Arabia yang benama Prof. Khalid ad-Dakhil dalam sebuah penelitian yang menggunakan keturunan keluarga Saudi dan ideologi Wahabisme sebagai obyek penelitiannya untuk menetapkan bahwa kekuasaan tanpa batas waktu dan yang berjalan secara turun temurun dari keluarga Saud itu pada awalnya memiliki tujuan politis, memisahkan diri dari kekhalifahan Usmani yang Ahlusunah.

Profesor yang lahir dan dibesarkan di Saudi Arabia itu menyatakan bahwa para mufti Wahaby-lah yang memiliki peran penting dan utama dalam mengontrol segala sesuatunya, termasuk berkaitan dengan penentuan kebijakan negara. Dengan dipengaruhi pemikiran dan ajaran Muhammad bin Abdul Wahab (pendiri Wahabisme) yang hidup pada abad ke-18, wahabisme terbentuk. Itulah yang menjadi penyebab terwujudnya ekstrimisme dalam tubuh Islam. Banyak hal yang telah diharamkan oleh mereka, hingga pelaksanaan shalat berjamaah pun diterapkan secara paksa oleh para ulama Wahabi terhadap setiap anggota masyarakat.

Sang profesor yang dibesarkan di kalangan masyarakat Wahabi tadi akhirnya bertanya-tanya, dari manakah gerangan asal-usulnya sehingga Wahabisme bisa menjadi ideologi negara itu dan dari mana para ulama tadi mendapat pengaruh begitu besar semacam itu?

Setelah menyelesaikan penelitian desertasi doktoralnya, iapun akhirnya telah mendapat jawaban dari teka-teki pertanyaan-pertayaan tersebut. Secara terperinci ia menjelaskan bahwa ulama-ulama tadi mendapat pengaruh dari Muhammad bin Abdul Wahab, pendiri sekte Wahaby. Muhammad bin Abdul Wahab seorang rohaniawan garis keras yang telah memperoleh pengaruh besar hasil dukungan pendiri kerajaan keluarga Saudi kala itu (Muhammad bin Saud), di permulaan berdirinya dinasti tersebut. Persatuan antara keluarga penguasa dengan keluarga rohaniawan itu berkelanjutan hingga kini. Dari situ akhirnya Wahabisme -yang menolak keyakinan ajaran lain- mendapat kepercayaan untuk menyebarkan ajaran Islam yang menyimpang tadi di berbagai sekolah-sekolah dan masjid-masjid yang berada di wilayah Saudi Arabia. Hingga sekarang, penguasa keluarga Saud telah menghadiahkan otoritas pengurusan tempat-tempat suci dan bersejarah kepada para rohaniawan Wahaby tersebut.

Prof ad-Dakhil menunjukkan pendapat barunya tentang posisi resmi tentang gerakan wahabisme yang berakhir pada melemahnya kekuatan para rohaniawan tadi. Beliau berpendapat bahwa Muhammad bin Abdul Wahab dalam hal politik pun ia sangat getol sebagaimana kegetolannya dalam menyebarkan ajaran wahabismenya. Melalui sarana pertentangan mazhab yang bertujuan politis itulah ia memanfaatkannya untuk membentuk sebuah negara di pusat wilayah Arab yang terbentuk dari berbagai keamiran kecil yang saat itu dikuasai oleh kekhilafahan daulah Usmani.

Segala usaha Prof ad-Dakhil akhirnya menghasilkan beberapa artikel yang ditulis pada bulan November dan Disember. Ini merupakan jerih payah seorang ilmuwan Saudi dalam meneliti kembali sisi-sisi keagamaan negaranya yang mendasari terbentuknya kerajaan Saudi Arabia.

Dengan melihat berbagai standart yang dimiliki oleh kaum muslimin (Ahlusunah) pada saat awal berdirinya kerajaan Saudi, Muhammad bin Abdul Wahab telah menafsirkan sendiri ajaran Islam secara radikal (ekstrim) terkhusus dalam masalah Jihad. Jihad diartikan sebagai peperangan sakral dan yang lantas ia gunakan sebagai alat untuk membentuk negara klan Saudi yang berserikat. Dan masyarakat pun dipaksa untuk menyetujui ide politisnya yang dibalut dalil-dalil teks agama yang ditafsirkan secara serampangan.

Muhammad bin Abdul Wahab menghukum orang-orang yang tidak sepaham dan tidak menyetujui penafsirannya. Bahkan ia menganggap dan menvonis para amir (pemimpin) -sebuah daerah yang ditunjuk oleh Daulah Usmani- yang tidak menyetujui pola pikirnya sebagai pengkhianat. Pemahaman-pemahaman semacamlah ini yang akhirnya dimanfaatkan oleh keluarga Saud untuk menyusun sebuah doktrin baru, guna membentuk kerajaan Saudi di dataran Arab. Semua doktrin Wahabisme tersebut selalu dipakai untuk mendampingi dan menyokong keluarga kerajaan Saudi. Akan tetapi, pada saat kemunculan kelompok-kelompok bersenjata seperti al-Qaedah di dataran Arab Saudi yang juga memiliki background Wahabisme maka pihak kerajaan pun akhirnya menganggapnya sebagai sebuah bentuk pengkhianatan dan menyatakan bahwa kelompok tersebut harus diperangi dan dibasmi.

Walaupun semenjak tahun 2005 setelah tampuk kepemimpinan di pegang oleh raja Abdullah mass media Saudi Arabia telah membuka kebebasan press lebih dibanding zaman sebelumnya, namun, walau begitu, hingga kini masih ada dua hal yang tetap tergolong hal terlarang untuk di kotak-katik:

Pertama: Legalitas mazhab resmi negara tersebut (Wahabisme).

Kedua: Tahta kerajaan yang bersifat keturunan (Dinasti).

Robert Leisi seorang sejarawan Inggris yang mengarang buku berjudul “Kerajaan; Arab dan Istana Saud” mengatakan: “Tujuan keagamaan negara Saudi selalu berada di atas satu pertanyaan”. Ia menambahkan: “Perkara ini merupakan pondasi semua keyakinan yang dimiliki oleh negara itu. Selain dari perkara ini telah banyak disinggung oleh berbagai peneliti. Mempertanyakan kembali pondasi legalitas keluarga Saud berarti sama halnya dengan menyatakan bahwa nenek moyang mereka adalah orang-orang ateis (tidak beragama)”. Tentu dengan itu mereka akan tersingung berat.

Tersebarnya dua bagian pertama makalahnya menyebabkan munculnya berbagai kritikan tajam dan serangan yang dilancarkan oleh pihak-pihak mass media Saudi Arabia.

Pada bulan Oktober, setelah pihak keluarga kerajaan Saudi mengumumkan dibentuknya sebuah majlis permusyawaratan yang terdiri dari para petinggi negara yang bertujuan untuk melegalisir pemerintahan keluarga -yang didapat secara warisan- dengan cara proses pemilihan. System warisan kekuasaan keluarga pun akhirnya mendapat kritik tajam. Masalah ini selalu dipertanyakan semenjak zaman kekuasaan Abdul Aziz bin Saud yang berhasil menundukkan penguasa-penguasa lokal (setempat) pada tahun 1932 hingga sekarang dimana kekuasaan berada di tangan Abdullah sebagai raja kelima yang menduduki kursi kerajaan.

Prof ad-Dakhil yang hingga kini masih tetap tinggal di rumahnya yang berdekatan dengan universitas Malik Saud dan masih aktif mengajar di Universitas tersebut mengatakan; dirinya telah membahas satu permasalahan sensitif yang itu dianggapnya sebagai tugas dia sebagai seorang dosen dan ilmuan yang dituntut untuk konsis terhadap segala tugas kerjanya.

Setelah adanya pembredelan beberapa artikel yang sempat ditulis dalam Koran “al-Hayat”, beliau bekerjasama dengan sebuah Koran Emarat dan web site yang dijalankan dari London. Walaupun beberapa topik dapat diakses di “Saudi Debate” dan mass media Saudi pun telah tersebar, namun hingga saat ini beberapa orang yang melalui batasan jalur merah (larangan) tadi tidak dapat melakukan aktifitasnya di chanel-chanel parabola Saudi Arabia yang terhitung sebagai media terbesar di negara-negara Arab.

Pada tahun 2004 sebuah undang-undang telah disetujui dimana kritik terhadap kebijakan dan praktik politik pemerintah Saudi yang dilontarkan oleh pihak pegawai negari Arab Saudi seperti Prof ad-Dakhil yang menjadi dosen pada universitas negeri dapat dikategorikan sebagai suatu tindak kriminal. Atas dasar itu sang profesor akhirnya mengirim artikel-artikelnya kepada “New York Times” sehingga kumpulan artikel kritisi gerakan Wahabisme tersebut disebarluaskan melalui mass media itu.

Jadi Ideologi Wahabisme yang mengaku hendak menyelamatkan wilayah yang ada dari penyelewengan agama, prilaku syirik dan khurafat, namun bedasarkan penelitian sang Profesor, semenjak berdirinya wahabisme hingga kini tidak terjadi perubahan yang berarti terhadap akidah masyarakat, dan pada saat awal kemunculannya tidak ada satupun berhala yang diklaim akan dibasmi.

Profesor ad-Dakhil dalam karyanya yang berjudul “Mengenal Wahabisme” -yang tahun ini hendak dicetak oleh Universitas Misigon- menyatakan bahwa; tujuan utama Muhammad bin Abdul Wahab adalah membentuk negara yang kuat sehingga mampu menghapus segala bentuk perbedaan kabilah. Untuk mewujudkan hal tersebut ia melihat bahwa Muhammad bin Saud -pendiri Arab Saudi- layak untuk dijadikan patner kerjanya.

Profesor ad-Dakhil melihat bahwa masjid merupakan salah satu poin utama dalam usaha menampakkan kekuatan mereka. Pengumandangkan azan dan pemaksaan segenap orang untuk melakukan shalat berjamaah merupakan simbol dan bukti akan kepemilikan dan kekuasaan mereka atas masyarakat. Muhammad bin Abdul Wahab menvonis penduduk desa-desa yang menolak untuk bergabung dengan negara Saudi sebagai orang-orang murtad (keluar dari Islam .red). Prof ad-Dakhil menambahkan bahwa mazhab (Wahabisme) merupakan sarana praktis yaang relatif kuat, sehingga hal tersebut dapat dijadikan tolok ukur untuk menilai seorang muslim dinilai sebagai muslim yang baik dan taat adalah dengan melihat adakah ia ukur mengikuti segala ajaran-ajaran mereka (Wahabisme) ataukah tidak. Ini merupakan doktrin yang murni politis namun berkedok agamis, kata Profesor ad-Dakhil.

NB: Ingin lihat artikel sang profesor? buka di;

http://www.saudidebate.com/index.php?option=com_mhauthor&task=show&auth=134&Itemid=113

Iklan

59 Tanggapan

  1. jadi, kayak Zionisme donk
    doktrin yang murni politis, tetapi dengan kedok agama.

    Pantesan aja berusaha mecah belah umat Islam ini.

    ———————
    Sastro Menjawab:

    Naudzubillah min Dzalik…semoga Allah tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan kaum muslimin dan menghancurkan siapapun yang ingin memecah belah barisan kaum muslimin!!!

  2. persatuan macam apa yang anda inginkan???jika tauhid tidak tegak, bid;ah tetap meraja lela bagaimana pertolongan Allah akan turun kepada kita??sudahlah, hentikan semua debat yang tidak berusaha mencari kebenaran, anda juga sebenarnya menghujat bukan memperingatkan ato menasehati, karena kata2 anda juga tidak anda utarakan dengan akhlak baik. katanya ahlu sunnah??tapi menasehati koq dengan kata2 menghujat…kalopun wahabi salah, kenapa mesti anda ganti menghujat??padahal Rosululloh telah memberikan petunjuk jika menasehati pilihlah kata yang terbaik. apa anda cinta Rosululloh shollallohu ‘alaihi was sallam??jika ya berakhlaklah dengan akhlak rosululloh, beliau adalah tauladan terbaik untuk umat kan???

    —————————
    Sastro Menjawab:

    Akhi, terkadang kita harus mengorbankan salah satu anggota tubuh kita yang sudah tidak lagi bisa dipertahankan demi kemasalahatan yang lebih besar dengan amputasi. Dalam masalah persatuan kaum muslimin pun dapat diterapkan hal semacam ini. Kita ingin ada persatuan antar kaum muslimin. Namun dikarenakan sebagian dari anggota kaum muslimin selalu menyebarkan fitnah di dalam tubuh kaum muslimin sendiri yang itu akan membahayakan anggota lainya, maka tindakan amputasi atas anggota tersebut kadang harus dilakukan segera. Jika anda pelajari kembali sejarah Wahabisme akan anda dapati bahwa Wahabisme ini sangat membahayakan terwujud dan kelangsungan persatuan Islam dengan berbagai fitnah yang dilontarkannya. Hal itu terbukti dalam searah hidup Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab (pendiri wahabisme) yang kala itu berbenturan dengan semua pihak (ulama) Ahlusunah dari berbagai mazhab (yang empat). Demi ersatuan Ahlusunah yang mengikuti mazhab empat ini maka terpaksa kita harus mengadakan pengamputasian Wahabisme dari jajaran Ahlusunah, selain karena ajaran wahabisme pun telah gak sesuai dengan ajaran Ahlusunah sebagaimana yang ada dapati dalam beberapa artikel yang telah kita cantumkan di blog ini.
    Adapun akhlak Rasul, memang benar bahwa Rasul adalah penjelmaan akhlak Rubbani yang sempurna lagi sakral dimana atas dasar itulah beliau menjadi suru tauladan bagi segenap umat manusia, terkhusus kaum muslimin. Namun kita juga harus melihat kembali bahwa terkadang Rasul pun marah dan murka terhadap beberapa sosok yang ada, namun muranya itu tetap dalam koredor akhlak mulia. Sekarang kita lihat pihak-pihak yang mengaku sebagai pegikut Wahabisme apakah mereka melakukan hal itu terhadap rival mazhabnya?
    Akhi, memang Islam melarang pengikutnya untuk balas dendam, tetapi Islam juga tidak mengajarkan kepada pengikutnya “jika ditempeleng pipi kanan maka berikan pipi kiri”. Islam mengajarkan untuk melakukan tindakan setimpal terjadap prilaku zalim yang diperbuat oleh seseorang kepada kita, tentu dengan tetap menjaga batas-batas keadilan (setimpal). Anda pasti tahu perbedaan antara dua hal tadi bukan? Itulah yang kita lakukan terhadap Wahabisme yang suka mengkafirkan kelompok lain yang tidak sependapat dengan ajarannya. Walaupun di sisi lain kita tetap menganggap mereka sebagai muslim karena mereka masih bersyahadat.

  3. Pengertian wahabi

    Musuh-musuh tauhid memberi gelar wahabi kepada setiap muwahhid (yang mengesakan Allah), nisbat kepada Muhammad bin Abdul Wahab. Jika mereka jujur, mestinya mereka mengatakan Muhammadi nisbat kepada namanya, yaitu Muhammad. Betapa pun begitu, ternyata Allah menghendaki nama wahabi sebagai nisbat kepada Al-Wahhaab (Yang Maha Pemberi), yaitu salah satu dari nama-nama Allah yang baik (Asmaa’ul Husnaa).

    —————————
    Sastro Menjawab:

    Kalau begitu, lantas kenapa para pengikut Salafy gadungan itu banyak yang tidak mau disebut dengan Wahaby? Bukankah ini bertentangan dengan pernyataan anda? LAgi pula yang pertama menyebut kelompok Wahaby dengan sebutan Wahaby adalah Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahab dalam kitab “as-Showa’iq al-Ilahiyah fi ar-Raddi ‘ala al-Wahhabiyah” sebuah surat teguran terbuka buat adiknya, Muhammad bin Abdul Wahab. Syeikh Sulaiman menyebutnya dengan sebutan Wahhaby dengan alasan jika kelompok tersebut disebut (dinisbahkan) dengan pendirinya maka selayaknya disebut “Muhammadiyah” yang itu rawan menjadi pelecehan, sedang nama saudaranya sama dengan nama Rasulullah. Untuk menghindari pelecehan terhadap nama itu akhirnya ia menyebutnya dengan sebutan “Wahhaby”.

  4. Jadi karena berharap persatuan ada, maka bid’ah dan tauhid harus dipotong ???

    ————————-
    Sastro Menjawab:

    Tidak, namun buktikan bahwa apa yang dituduhkan kaum Wahaby terhadap kaum muslimin itu memang benar-benar bid’ah dan syirik!

  5. salam kenal juga.
    mohon dipahami, pada dasarnya islam itu satu, dan saya sangat setuju dengan persatuan dalam islam. saya juga sangat setuju dengan pendapat bahwa terkadang amputasi itu perlu untuk menyelematkan tubuh yang lain. tapi permasalahannya mana tubuh yang sakit dan mana tubuh yang sehat itu yang sekarang sudah kabur.

    tetapi ketika persatuan itu akan mengganggu akidah, menyebabkan bid’ah dimana-mana, fiqih tidak ditaati, maka persatuan bukan lagi yang utama.

    —————————
    Sastro Menjawab:

    Betul dan kami sangat setuju sekali dengan ungkapan anda. Namun yang jadi masalah adalah, apa benar bahwa apa-apa yang dituduhkan kaum Wahaby (salafy gadungan) terhadap kaum muslimin itu tergolong Bid’ah dan Syirik? Lha blog ini menjelaskan bahwa tuduhan mereka itu tidak beralasan sama sekali…lihat dan baca dengan teliti artikel-artikel kami niscaya anda akan mendapatkan dalil-dalil yang jelas dan kuat yang bersumber dari al-Quran, as-Sunnah dan Salaf Saleh serta para Imam Mazhab Ahlusunah yang empat dan para ulama setelahnya.

  6. …….bahwa kekuasaan tanpa batas waktu dan yang berjalan secara turun temurun dari keluarga Saud itu pada awalnya memiliki tujuan politis, memisahkan diri dari kekhalifahan Usmani yang Ahlusunah.

    jawaban :

    coba natum baca sejarah yang objektif

    Kedua: Mereka menebarkan fitnah antara gerakan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan pemimpin pemerintahan Utsmani. Orang-orang Inggris dan Peranciss menebarkan racun ke dalam pikiran Sultan Mahmud II, bahwa gerakan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bertujuan untuk memerdekakan Jazirah Arabia dan memisahkan diri dari Khilafahah Utsmaniyah kemudian setelah itu menyatukan dunia Arab serta mencabut panji khilafah daan kepemimpinannya dari pemerintahan Utsmani serta membangun Khilafah Arabiyah. Sultan merespon fitnah yang disebarkan musuh. Padahal tidak sepantasnya dia melakukan itu. Apa yang pantas dilakukan adalah, hendaknya dia meragukan nasehat bohong ini dan mengirimkan para pemuka pemerintahan untuk melakukan investigasi dan meneliti masalah ini. Sultan tidak menyadari bahaya dari pembenaran terhadap kabar keji yang diarahkan pada gerakan Islam yang murni. Sangat disayangkan dengan menuruti usulan-­usulan musuh yang mengharuskan agar gerakan itu diberangus sebelum dia membesar. Pemerintahan Utsmani telah mengeluarkan biaya yang besar dan mengerahkan demikian banyak orang untuk memberangus gerakan ini. (footnone 3)

    lihat artikel keseluruhan = hakikat dakwah Syaikh wahab thdp Khilafah Utsmani

    artikel ini dinukil
    [1] Dinukil dari “Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah”, Pustaka Al-Kautsar, cet. I, 2003, hal. 469-483.

    [2] Lihat : Imam at-Tauhid Muhammad bin Abdil Wahhab, Ahmad al-Qaththan, hal. 35

    [3] Ibid : hal. 36

    [4] Ibid : hal. 45-46.

    [5] Lihat : Istimrariyat ad-Da’wah, Muhammad Sayyid al-Wakil (III/293).

    [6] Lihat : Imam at-Tauhid Muhammad bin Abdil Wahhab, Ahmad al-Qaththan, hal. 53

    [7] Ibid : hal. 78

    [8] Lihat : Al-A’lam al-‘Arobi fit Tarikh al-Hadits, hal. 17.

    [9] Lihat : Qira’at Jadiidah fi Tarikhil Utsmaniyyin, hal. 156.

    [10] Ibid : hal. 158.

    [11] Lihat : Ad-Daulat al-Utsmaniyyah, DR. Jamal, hal. 94.

    [12] Idem : hal. 94.

    [13] Idem : hal. 95.

    [14] Lihat : Al-‘Alam al-‘Arobi fit Tarikh al-Hadits, DR. Ismail Yagha, hal. 171.

    [15] Ibid : hal. 172.

    [16] Lihat : Qiro’ah Jadidah fit tarikh al-‘Utsmani, hal. 183.

    [17] Lihat : Min Akhbar an-najd wal Hijaz, Muhammad Adib Sholih, hal. 111.

    [18] Idem : hal. 111-112.

    [19] Lihat : Qiro’ah Jadidah fit tarikh al-‘Utsmani, hal. 186.

    [20] Lihat : Min Akhbar al-Hijaz wan Najd, Muhammad Adib Gholib, hal. 110.

    [21] Ibid : hal. 100.

    [22] Lihat : ‘Ajaib al-Atsar Akhbar Yaumi Akhir Dzilqo’dah Sanat 1328, Adib Gholib, 149.

    [23] Lihat : Ad-Daulat al-‘Utsmaniyyah, Muhammad Anis, hal. 233.

    [24] Lihat : Qiro’ah Jadidah fit Tarikhil Utsmani, hal.188.

    [25] Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Kitabul Jamal (XV/263).

    [26] Lihat : Nashbur Rooyah, Az-Zaila’i (III/463).

    [27] Diriwayatkan oleh Al-Hakim dengan sanad yang shahih. Sedangkan Imam adz-Dzahabi menyatakan sebagai hadits mauquf di dalam Al-Mustadrak (II/155).

    [28] Lihat : Qiro’ah Jadidah fit Tarikhil Utsmani, hal. 189.

    [29] Lihat : Ad-Daulah as-Su’udiyah al-‘Ula, DR. Abdul Halim Abdur Rahman,hal. 199-235.

    [30] Lihat : Qiro’ah Jadidah fit Tarikhil Utsmani, hal. 172.

    [31] Ibid : hal. 172.

    [32] Lihat : Ad-Daulah as-Su’udiyah al-‘Ula, hal. 339-345.

    [33] Lihat : Al-‘Alam al-‘Arobi fit Tarikhil Hadits, hal. 174.

    [34] Ibid : hal. 174.

    [35] Lihat : Ad-Daulah al-Utsmaniyyah, DR. Jamal Abdul Hadi, hal. 96.

    [36] Ibid : hal. 97.

    [37] Lihat : Dirosat fi tarikh al-Khaliij al-‘Arobi al-hadits wal Mu’ashir (I/198).

    [38] Lihat : Tarikh al-Ahsa’ as-Siyasi, DR. Muhammad ‘Arobi, hal. 42-43.

    [39] Lihat : Dalil al-Khaliij at-Taarikhi, J.J. Lurimer (II/1009-1010).

    [40] Lihat : Huruub Muhammad ‘Ali ‘ala asy-Syaam, DR. Ayidh ar-Ruuqi, hal.112.

    [41] Lihat : Mishr fi Mathla’ al-Qornit Taasi’ ‘Asyar, DR. Muhammad Fu’ad Syukri (II/856-857).

    [42] Ibid : hal. (II/826).

    [43] Lihat : Daur al-Kanisah fi Hadmid Daulatil Utsmaniyyah, Tsuroyya Syahin, hal.56-57.:

    —————————
    Sastro Menjawab:

    Anda kelihatannya kurang percaya diri untuk menjawab tulisan kami sehingga hanya mampu mencopy-paste tulisan orang saja. Silahkan dech anda baca sejarah kemunculan kerajaan Saudi Arabia -dengan bantuan kolonial Inggris- yang bersekongkol dengan Muhammad bin Abdul Wahab. Lantas kenapa Muhammad bin Abdul Wahab mengusir para qadhi (hakim agama) yang ditunjuk oleh kekhilafahan Usmani sehingga membuat amarah khalifah kala itu? Baca dari buku-buku dari orang-orang yang netral seperti “Tarikh Aali Sa’ud” karya Nashir as-Sa’id, “Shidqu al-Khabar fi Khawarij al-Qurni ats-Tsani ‘Asyar” karya Abdullah Hasan Basya, “Khulashat al-Kalam fi Umara’ al-Balad al-Haram” dan atau “al-Futuhaat al-Islamiyah” keduanya karya Syeikh Ahmad Zaini Dahlan, “TArikh an-Najd” karya Syeikh USman Abdulah bin Syubar, “al-Islam wa al-Watsaniyat as-Sa’udiyah” karya ustadz Fahd al-Qohthoni, “al-Aqo’id as-Shohihah fi Tardid al-Wahabiyah an-Najdiyah” karya Muhammad Hasan Hanafi, “Aali Sa’ud Madhiihim wa Mustaqbaluhum” karya Ustadzubran Syamiyah dan masih banyak lagi karya-karya lainnya.

  7. afwan…. bukan (footnote 3) tetapi yang benar (footnote 13)..lihat hakikat dakwah Syaikh wahab thdp Khilafah Utsmani

    ————————————-
    Sastro Menjawab:

    Cek lagi dech, kali aja ada yang salah lagi…jangan memalukan lho? Masa tinggal copy-paste aja kok masih ada salahnya…?

  8. Salam kenal…mungkin perlu saya beri info tambahan. Kini ajaran Wahabi juga lagi berusaha mati-matian untuk menyusup ke dalam kajian-kajian kristologi Islam yang telah lama bergulir di Indonesia. Kajian kristologi di Indonesia sejak lama bersikap independen…namun akhir-akhir ini, kajian kristologi jadi jumud, akibat sebagian yang mengaku-ngaku kristolog itu sebenarnya tidak bertujuan untuk melakukan suatu kajian perbandingan agama, tapi menyebarkan paham wahabiisme kepada para jemaahnya. Sebagain kajian kristologi di negeri ini sudah bukan lagi forum bersahabat lintas iman, tapi sudah jadi ajang pengkafiran sesama yang memang sudah menjadi ciri kebiasaan kaum Najd itu…bravo juga untuk artikelnya…monggo mampir2 ke blog saya…salam

    ———————————-
    Sastro Menjawab:

    Terimakasih atas masukannya. Ya, insya-Allah akan kami kunjungi blog anda.

  9. http://muslim.or.id/2007/03/12/pengumuman-donasi-dakwah-pencetakan-dan-penyebaran-gratis-buku-mungkinkah-sunnah-dan-syiah-bersatu-2/

    ————————–
    Sastro Menjawab:

    Saya ingin sekali mendapat buku itu. Namun terus terang saya juga curiga, ada apa dengan buku gratisan itu? Kalau memang buku itu bagus pasti akan laku di pasaran walau dijual dengan harga yang wajar. Pasti ada apa-apa dengan buku tadi. Dan pertanyaan selanjutnya, siapakah yang memberikan promosi buku gratis tersebut?
    Saya bisa memperkirakan isi buku itu karena saya sering baca buku-buku yang anti Syiah seperti karya Ihsan Ilahi Zahir. Sebagaimana pendapat banyak ulama Wahaby mengatakan bahwa antara Sunni-Syiah sulit -atau taruh kata mustahil- untuk bertemu, maka saya katakan “Sebagaimana juga kemustahilan bertemunya antara Wahaby dan Ahlusunah wal Jamaah”.

  10. mas, beginilah orang yang tidak paham dengan manhaj yang sebenarnya. mereka terpaku kepada ustadz. ketika ada kritik mengatakan anda liberal-ahli bid’ah-fasiq-kafir dan pelabelan2 lainnya. dan sampai disitulah mereka berkoar kemudian kembali tertutup menjadi katak dalam tempurung. kalau memang mengaku benar kenapa harus takut dengan ide2 bersebrangan??mengapa menjadi paranoid??
    salam buat mas yang punya web ini. semakin banyak wcana semakin kita berpikir dewasa.
    tulisan yang ini boleh saya copy kan untuk web saya??
    thanks

    ————————
    Sastro Menjawab:

    Terimakasih banyak atas kepercayaan anda kepada kami…silahkan ambil ataupun sebarkan artikel-artikel yang anda angap perlu di blog ini.

  11. Beberapa bulan yg lalu saya mempelajari (dan hampir saja masuk) ke Tarekat Naqysbandi.
    Tarekat Naqsybandi ini mengaku menggunakan banyak mazhab juga (mazhab yg 4) tp ??? Ada tp nya 😀 SYIRIKNYA ITU LHO ! HEBAT BANGET !
    Sampe akhirnya aku baca-baca di sini …
    http://www.geocities.com/salafystarter/DEWA-PejuangYahudiKah.htm
    http://www.geocities.com/salafystarter/HallajNaqsybandi.htm
    http://www.geocities.com/salafystarter/TarekatNaqsybandi.htm
    http://www.geocities.com/salafystarter/WahdatulWujudKah.htm
    http://www.geocities.com/salafystarter/AyoDilihatApaItuDuniaSufistik.htm
    http://www.geocities.com/salafystarter/MenggandakanDiriKah.htm

    4 Link diatas ditulis sendiri oleh murid Syaikh Nazim Naqsybandi.
    NGAKU2 AHLUSSUNAH KOK SYIRIKNYA DAHSYAT SEH ???

    SAYA YAKIN KALO IMAM MAZHAB YANG 4 GAK KAYAK GITU !!!

    MADAD YAA SAYYIDI THOK !
    SYIRIK AMPUN !

    TOBAT AKU !

    ———————————–
    SAstro Menjawab:

    Ini nanti juga akan kita bahas, apakah menyeru “Madad yaa sayyidi” terhadap orang yang telah mati (seperti Rasul dan wali Allah) juga tergolong syirik? Sabar aja, akan kita perjelas batasan tauhid dan syirik versi ulama Islam, bukan ulama Wahaby yang jismiyah (anthropomorphisme) itu…

  12. Saya gak heran kenapa DEWA19 jadi ANCUR AKIDAHnya KAYAK GITU !

    Gara2 Tarekat Naqsybandi titik habis !

    Dan sampeyan ini saya ngerti juga *orang tarekat tho* 😀

    Soal’e di situs Naqsybandi tulisan yg menyerang masalah Wahabbi juga sakabrek abisss BUANYAK TENANNNN…

    Terus terang meskipun awam, saya memilih jadi Wahabbi ketimbang jadi pengikut Tarekat Edan macem Qadiriyah dan Naqsybandiyah…

    Wes ngono ae teko awakku sing melu edan iki 😀

    —————————–
    Sastro Menjawab:

    Jangan sok tahu ah…kadang-kadang kelompok anda menuduh kami orang sufi (ahli tasawuf), kadang nuduh Syiah, dst. Kalau mau ngafirin kelompok lain gak usah pakai tuduh-tuduh yang sok tahu gitu…bukankah itu kebiasaan buruk kelompok Wahaby dalam menyesatkan kelompok lain tanpa dasar…dasar kelompok takfiri, sok tahu lagi…!

  13. Intine ngene mas… TAUHID dan SYIRIK gak isok nyatu…
    Lah lek Wahabbi bilang TAUHID dan orang2 YG KATANYA AHLUSSUNNAH tp BERBUAT SYIRIK YO jelas ae gak isok nyatu pisan… iki wong goblok model awakku lho sing ngomong gini… bukan ustad bukan kiai dan ulama 😀

    Jadi karena MODELNYA NGAKU-NGAKU AHLUSSUNNAH TP PERBUATANNYA SYIRIK yo JELAS AJA gak Nyatu Sama WAHABBI (sing jenenge WAHABBI ae aku gak ngerti sopo asline 😀 )
    Padahal sebenarnya justru yang WAHABBI itulah yg AHLUSSUNAH
    soal’e lek AHLUSSUNNAH itu bebrbuat SYIRIK, lah? Mosok Nabi yg memberi komando SUNAH berbuat SYIRIK? Gak mungkin thoh???

    Jadi intinya di situ… SYIRIK versus TAUHID
    Yg ngaku2 AHLUSSUNAH versus WAHABBI

    SO MARI KITA LIHAT FAKTANYA SAJA…
    silakan lihat di 4 link di atas itu…

    ——————————–
    Sastro Menjawab:

    Apakah anda sudah belajar Tauhid secara bagus dan semprna? Memang benar antara Syirik dan Tauhid tidak bakal dan mustahil bertemu. Namun apakah benar bahwa apa yang dituduhkan kaum Wahaby itu benar-benar Syirik, atau karena kebodohan mereka akan konsep tahuhid dan Syirik saja sehingga dalam pemraktekannya mereka juga sembrono…lihat kembali tulisan kami ttg membangun masjid di sisi kuburan yang konon kata Wahaby disebut syirik tapi kok dibiarkan sama para Salaf Saleh? beranikah kaum Wahaby menuduh Salaf Saleh sebagai pelaku Syirik? Kalau berani berarti edaaaan…

  14. Kapan itu saya mempelajari Syiahnya IMAM KHOMENI Iran… njeketek… kitab2 yang diajarkan oleh dia PERSIS SAMA TAREKAT NAQSYBANDI 😀

    wah… ada apa gerangan dengan ummat ini 😀

    SYIAH – TAREKAT SUFI… sepertinya 2 sejoli 😀

    —————————–
    Sastro Menjawab:

    Lihat kelompok salafy, jika sudah tidak bisa ngejawab ya gini kerjaannya, para ustadznya aja gitu apalagi muridnya…podo ae, podo edane…pinter enggak, sombong ya…

  15. innalillahi wa inna ilaihi raji’un

    al fithnatu asaddu minal qatl

    taubat akhi

    —————————
    Sastro Menjawab:

    Fitnah Wahabiyah lebih kejam dari pembantaian kaum muslimin. Terbukti, tangan imam Wahaby (Muhammad bin Abdul Wahab) selain telah berlumuran darah kaum muslimin yang menantang akidahnya, juga menyesatkan dan menjerumuskan orang seperti anda kepada kesesatan yang nyata…bartaubatlah dari Wahabisme (Salafy gadungan) menuju Ahlusunah wal Jamaah.

  16. Hampir dari sekian banyak artkel yg saya baca..mas sastro tidak terlihat mengkafirkan siapapun…pertahankan ini mas..agar pembaca tidak jatuh pada pemikiran bahwa sampean sama dengan mereka yang sampean kritisi…
    Masih banyak kami2 yg netral yang dari kalangan intelektual yang lebih banyak menggali ilmu ilmiah (sceince and technology) yang dapat pencerahan dengan artikel ini sebab kami bisa berfikir dengan objektif..kalau ada yang memberi tanggapan dengan cara emosi ya biarin aja mas..toh pembaca juga bisa semakin melihat dan itu bumerang buat mereka….
    Oh iya..ditunggu jawabnya untuk pertanyaan saya di artikel sampean yang lain tentang kesediaan mengisi pengajian virtual…

    ———————————-
    Ssatro Menjawab:

    Terimakasih mas…

  17. Assalam Mualaikum Wr, Wb

    Memang sekarang wahabi sudah terang-terangan memperluas ajarannya yang takfiriyyah itu, kalau kita mau merunut dari sejarah kita mengapa islam besar di indonesia itu karena pembawa risalah islam kita yang notabene pembawa tauhid yaitu para wali songo dengan cara – cara yang kultural sehingga diterima di nusantara hingga banyak hingga sekarang coba kalau yang menyebarkan orang wahabi (salafy gadungan) pasti nusantara agamanya masih budha dan hindu , terus kemana tuh dakwahnya orang wahabi (salafy gadungan ) jaman dulu pasti masih tidur atau masih sibuk ngumpulin dalil-dali

    Wassalammualaikum Wr, Wb

  18. assalamu’alaikum,
    nongol lagi mas..he..he. mas ane ngopy artikelnya yee, boleh tho?..oh ya, artikelnya di update kapan lagi. maksudnya yang baru2 nongol kapan lagi ane sudah nungguin..
    wassalam

    ————————–
    Sastro Menjawab:

    Monggo kersaaken mas…tapi di edit lagi ya mas, biar lebih bagus bahasanya. Kami berusaha menup-loadnya setiap dua minggu sekali…itu kalau gak ada kerjaan yang mendesak mas…alon-alon tapi asal kelakon mas…sabar wae, orang sabar itu kekasih Tuhan, katanya…

  19. SYIRIK ITU SATU YAITU PENGAKUAN TERHADAP KEKUATAN INDEPENDEN SELAIN ALLAH SWT. KALO MASIH NGKUIN ALLAH SWT SEBAGAI HANYA SATU-SATUNYA KEKUATAN INDEPENDEN DI JAGAT RAYA INI ANDA SODARA SAYA. APAUN MAZHAB NYA

    ———————————
    Sastro Menjawab:

    Nilai seratus sebanyak seratus kali buat mas Abzay…merdeka!

  20. Salam kenal buat Mas Sastro, teruskan jihad dan dakwahmu dan jgn redup oleh kejahilan wahabi.
    Saya jadi ngefans ama blog ini. Boleh kan kalo ngefans ??
    Oh iya mas kalo boleh dan di perkenankan minta alamat imelnya dong buat konsultasi dakwah melawan wahaby?.

    Salam kenal
    Muhammad Sulton
    —————————
    Sastro Menjawab:

    Silahkan hubungi salafyindonesia@yahoo.com mas…

  21. tolong tanyain si wahabi, kemana orang-orang mu ketika saudara-saudaranya mengislamkan India, Nusantara, Afrika Selatan. Dimana kau ketika itu kita perjuangkan kemerdekaan, dan ketika negeri ini merdeka, ibarat kata kau tikam kawan dari belakang……

  22. kalau memang gitu kenyataannya, berarti AJARAN WAHABI LEBIH MEMBAHAYAKAN AGAMA ISLAM DIBANDING AJARAN YANG SUDAH JELAS KAFIR. saya akan mengecek kebenaran ini, jika terbukti, saya akan anjurkan semua keluarga,saudara, tetangga dan teman-teman saya untuk meninggalkan atau menjauhi ajaran yang mengaku salafi ini. kebetulan disekitar saya banyak yang hampir menjadi mangsa da’i-da’i wahabi. saya juga meminta kesedian mas sastro untuk kerja sama. nanti saya kirim e mail ke mas sastro.

  23. assalamu allaikum wr’wb

    salam untuk mas sastro, dan salam untuk saudaraku yang mengaku wahabi abizzzz.. semoga ALLAH SWT mengampunimu.

    saya ingin bertanya sejak kapan anda bergabung dengan thaiqat naqshbandi haqqani? anda benar-benar bergabung dan merasakannya atau hanya melihat dan menyelidik? saya ingin bertnya lagi buat rekan saya yg mengaku wahabi.. mas sudah khatam kitab hadist dan kitab fiqh berapa kali? sudah khatam qur’an dan mengerti satu persatu ayat dan arti yang disajikan didalamnya? sudah berapa kitab tafsir yang anda khatamkan? mahzab apakah yg anda anut dan ikuti sekarang? siapakah guru-guru anda dalam bidang disiplin ilmu islam baik itu hadist, fiqh,tafsir qur;an? apakah sanad pengajaran yang mereka berikan silsilahnya jelas bersambung kepada Rasulullah saw? sudah berapa orang yang anda ajak untuk mengingat dan mendekat kepada rabbnya? sudahkah anda bergelar sebagai muhadist, faqih, hafizh? sudahkah itu semua ada dalam diri anda? sehingga anda berani menuduhkan kafir daan syirik kepada satu kaum..ingat mas didalam thareqat kita tidak menyembah mursyid yang kita sembah hanyalah Allah swt kalau mursyid adalah berfungsi sebagai pembimbing dan penunjuk jalan untuk menuju kepada Allah swt mereka tidak minta disembah sebagaimana layaknya menyembah ALLAH SWT..kami menolak dengan keras isu-isu yang terjadi seperti ini..kalau anda ingin jelas tanyakan kepada ahlinya jangan mentakwilkan sendiri kecuali anda sudah memenuhi kriteria yang saya sebutkan tadi…kalau anda mengaku pengikut Rasulullah saw tetapi anda gampang sekali membuat fitnah dan menyebarkan dakwaan kafir dan syirik kepada setiap orang yang tidak sejalan dengan anda JELAS ANDA DAN KAUM ANDA BUKANLAH PENGIKUT RASULULLAH SAW. kenapa? Rasulullah sendiri manusia yang dimuliakan ALLAH Swt dan seorang pemimpin umat tidak pernah mengkafirkan dan menuduh syirik terhadap satu orang atau golongan mananpun…itulah ajaran yang lurus dan itulah yang di AJARKAN DI THARIQAT NAQSHBANDIYAH bukan seperti yang ANDA TUDUHKAN…orang dikatakan KAFIR bila orang tsb tidak mau mengakui adanya Allah swt dan dikatakan SYIRIK yaitu apabila MENYEKUTUKAN Allah swt …dan kami tidak pernah melakukan kedua hal tersebut yang KAMI SEMBAH HANYALAH ALLAH SWT RASUL KAMI ADALAH MUHAMMAD AGAMA KAMI ADALAH ISLAM SHOLAT KAMI SEHARI SEMALAM SEBANYAK 5 WAKTU (17 RAKAAT) KITAB KAMI ALQUR’ANUL KARIM KIBLAT KAMI ADALAH KA’BAH SYAHADAT KAMI ADALAH ” ASYHADU ANLAA ILAAHAILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADDURASULULLAH” KAMI SENANTIASA BERZIKIR UNTUK MENGINGAT ALLAH DAN MENANAMKAN DIDALAM HATI KAMI, KAMI BERSHALAWAT UNTUK RASULULLAH SAW…… apakah yang berbeda, adakah yang aneh? kalau sekedar jalan atau methode yang berbeda itu hal biasa mas tetapi bukan alasan anda untuk lantas mengkafirkan dan mengatakan kami syirik……thariqah kami bersilsilah sambung menyambung hingga ke Rasulullah dan ini disebut Mu’tabar atau sah..kalau anda INGIN menupas masalah thariqat anda bisa tanyakan kepada ahlinya tentang thariqat ini kepada ketua JAM’IYAH AHLI THARIQAH WAL MU’TABARAH AN-NAHDLIYAH Yaitu AL habib muhammad luthfi bin ali bin yahya pekalongan…lebih buruk manakah orang yang mengajak orang lain untuk selalu mengingat Allah swt dan cinta kepadaNya dan RasulNya? dibandingkan dengan kelompok atau golongan yang selalu mengkafirkan dan menuduhkan syirik kepada yang lain?? Terserah bagaimana anda menilainya WALLAHU ALAM BI SHOWAB Karena sesungguhnya segala sesuatu yang benar hanyalah milik Allah swt semata dan segala kealpaan dan keburukan adalah berasal dari syetan dan ego yang ada dalam diri manusia…INGAT FRIMAN ALLAH DALAM AL’QURAN : TIDAK ADA RASA TAKUT DIDALAM DIRI HAMBA-HAMBAKU YANG MENJADI KEKASIHKU ( WALIKU) …DAN BARANG SIAPA YANG MENYAKITI HATI WALI-WALIKU SESUNGGUHNYA TELAH MENYATAKAN PERANG TERHADAP AKU……….WASSALAMU ALLAIKUM WR’WB

  24. Saya telah menulis hal ini di blog saya, dengan judul The Kingdom dan Al-Ikhwan Wahabi Pemberontak I s.d. IV. Semoga bermanfaat. Salah satu maraji’nya adalah bukunya Robert Lacey. Saya dihujat habis-habisan oleh mereka karena memakai bukunya orang-orang kafir sebagai referensi. Tapi tidak disadari oleh mereka bahwa hujatan itu tersebut hendaknya pula ditujukan kepada penulis salah satu dari mereka yang memakai buku tersebut sebagai referensinya, tetapi bedanya saya dengandia adalah dia mengambil sesutua yang menguntungkan untuk Dinasti Saud saja dari buku tersebut. Sedangkan saya mengambil sebagian untuk memberikan penjelasan.

  25. Apakah bid’ah itu..??
    Apakah itu Syirik…???
    Apakah itu Tasawwuf…???
    Apakah itu Islam…???
    Apakah Taukhid…???
    Mo tanya apa aja..???
    tentang Agama tentunya…
    Kunjungi
    http://www.burhamindo.tk
    Blog-nya Anak Dasukiah Muhammadiah KAIRO

  26. Salaam
    Bismillahirrahmanirrahim

    Allah SWT berfirman: “Bertasbih kepada Allah di rumah-rumah yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama- Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. Laki- laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak ( pula ) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan ( dari ) mendirikan sembahyang, dan ( dari ) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang ( di hari itu ) hati dan penglihatan menjadi guncang” (Nur: 36-37)

    Ibnu Mardawaih mengeluarkan hadis dari Anas bin Malik dan Buraidah berkata: “Rasulullah saw membaca ayat ini “Bertasbih kepada Allah di rumah-rumah yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama- Nya di dalamnya… Seorang bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah! Apa yang dimaksud dengan rumah-rumah dalam ayat itu?” Nabi menjawab: “Rumah para Nabi”. Abu Bakar bertanya: “Apakah rumah ini, yang ditempati oleh Ali dan Fathimah juga termasuk “rumah-rumah” dalam ayat itu?” Nabi menjawab: “Iya. Bahkan termasuk yang paling mulia dari rumah-rumah para Nabi”. (Ad-Durr Al-Mantsur, jilid 5, hal 50)

    wahabi memang tidak sadar bahwa dirinya sedang menghancurkan islam, mereka mengkafirkan sesama muslim, menyebar fitnah, bahkan menghancurkan tempat2 suci yang merupakan bukti sejarah peradaban islam. salahkan WAHABI kalau di masa yg akan datang para peneliti sejarah akan menolak kebenaran sejarah islam karena sudah tidak ada lagi bukti sejarah yang mendukungnya. Sehingga islam kehilangan jatidiri dan kebanggannya, bahkan umat islam tidak tau lagi dimana nabi tinggal, dimana dia dilahirkan, karena rumah nabi telah mereka hancurkan dan mereka bangun perpustakaan.
    Apa yang akan kalian katakan di hadapan Rasulullah nanti saat beliau bertanya bagaimana kalian memuliakan rumah-rumah kami?
    Wahai Wahabi….
    Gunakan akal sehat kalian.

    kalau kalian menolak AKAL dan hanya menerima Alquran, aku bertanya pada kalian dengan apa kalian menafsirkan Alquran???

  27. Wah makin rame aja iki web, Mas Sastro sebagian isi web udah pernah saya baca di web-web lain (podho yo ora) tapi kupasan sama. Berharap Mas Sastro bisa berikan “lebih” informasi terkini dan fakta-fakta terkini tentang Wahaby, termasuk perkembangan terkini Wahabi di negeri asalnya sana.
    Buat mboh ra weruh, antum kelihatan gusar sekali. Kelihatan antum belum sekedar tahu tentang tariqah. Tentu para murid setuju tiada nikmat Islam tanpa tariqah. Kita yang salafy (aswaja) tiada gampang berucap bid’ah, hingga pada sikap/tindakan pengkafiran, hal ini beda denga salafy (wahaby). Namun perlu dipahami juga orang yang nuduh bid’ah atau kafir bisa saja ia belum ‘dapet’ ilmunya. Jadi tidak selalu wahaby, di mana tuduhan bid’ah, khurafat, musyrik, kafir keq udah jadi bagian dari ideologi saja.
    Mohon Mas sastro juga mengulas tentang buku-buku/kitab-kitab salafus sholeh yang kemungkinan telah ‘direvisi’, diilangin sebagian, atau pokoknya diubah oleh puak wahaby. Matur Nuwun.

  28. Assalammu’alaikum Wr.wb…
    Setelah membaca2 artikel di blog mas ini…
    Saya jd bingung dan Maaf Saya Cm mau nanya..Sebenernya Mas sastro ini alirannya apa toh??
    Koq ngaku salafy tapi ngomongnya “Ndak BANGET” Kayak gitu!!!
    Ndak baik mas,,menghina2 orang lain apalagi saudara sesama muslim sendiri spt itu!
    Meskipun seandainya paham wahabi itu salah, tapi kan bukan hak kita u/ menghukum mereka dgn cara seperti ini. Wong Allah saja tdk menghukum mereka scr langsung dan masih memberikan kesempatan kpd mereka u/ memperbaiki diri (bertaubat),,knp justeru malah kita yang sewot dan “kepanasan” memaki2 dan menghina2 mereka dgn cara spt ini???
    Benar2 Ndak ahsan!!!
    Wong dlm al-Qur’an aja Allah SWT menyuruh Nabi MUsa As berdakwah dan memperingati Fir’aun dgn bahasa dan suara yg lemah-lembut,,,dgn harapan agar Fir’aun menjadi lunak hatinya dan bertaubat pd Allah Swt.
    Lha kok qt berani2nya bersikap keras dan kasar kpd sekelompok org dgn dalih berda’wah atau mengingatkan padahal org yg kita da’wahi itu TDK LEBIH KEJAM DAN JAHAT SERTA TDK KAFIR seperti FIR’AUN!!!
    Jadi,,,UNTUK MAS SASTRO…
    TOLONG DIRENUNGKAN LAGI ttg AKTIVITASNYA DLM MEMBUAT BLOG INI!!
    APA NIATANNYA???…
    APAKAH BETUL2 KRN ALLAH SWT,,atau JGN2 CUMA U/ CARI SENSASI…atau…
    ada MISI TERSEMBUNYI yg MERUPAKAN TITIPAN DARI ORG2 nonMuslim???
    Jika yaa..Na’udzubillah min dzalik!!!
    Mari kita sama2 berintrospeksi dan beristighfar!!!
    semoga Allah Swt MENGAMPUNI DOSA KITA SEMUA DAN KEMBALI MENUNJUKKAN KITA KPD JALAN YANG LURUS!!! Amiin2 ya Rabbal’alamiin

    Oh ya satu lagi,,mas sastro inget pepatah bijak lama dari negeri kita ga,,yang mengatakan bahwa:
    “Jangan lawan BATU dengan BATU,,KRN PASTI AKAN HANCUR AKIBAT SIFAT KERAS KEDUANYA! Tapii..LAWANLAH BATU DGN AIR YANG LUNAK!!
    Air bisa mengalahkan (melubangi/melapukkan) BATU bukan karena sifat kerasnya dan bukan krn DERASnya air itu mengalir,,tapi justeru krn sifat Lunaknya dan karena seringnya MENETES!!!”

    Jadi terakhir pesan saya,,,marilah kita berda’wah secara ARIF DAN BIJAKSANA dgn Cara yg sudah Rasulullah ajarkan!!!
    Dgn demikian,,,Semoga Allah meridhoi apa yg kita lakukan dan memasukkan kita ke dlm jannahnya yg memiliki berbagai macam kenikmatan yg tiada terkira.
    amiin2 ya Rabbal’alamiinn…

    Mohon maaf bila ada kata2 yg salah dan tdk berkenan di hati

    Wassalammu’alaikum Wr.wb..

    Dari Saya,
    Filzah R.
    Saudari kalian yang mencintai dan menyayangi Anda sekalian (saudara/i seIman) krn Allah (Insya Allah)

    ——————————–
    Sastro Menjawab:

    Terimakasih banyak atas segala masukan yang berharga itu mbak…
    Mbak juga harus lihat, betapa kaum Wahaby sangat gencar menuduh saudara-saudara muslim mereka dengan tuduhan keji semacam syirik, bid’ah dan khurafat. Padahal tuduhan itu tidak beralasan sama sekali, anda bisa lihat contoh2nya sebagian di sini…
    Apakah menuduh dengan tuduhan keji semacam itu layak dilakukan oleh seorang muslim terhadap saudaranya? Bukankah fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan…mbak, yang membenci dengan prilaku, metode dan cara para pengikut Wahaby berkedok Salafy ini bukan hanya satu dua kelompok Islam saja, hal itu karena Salafy menganggap bahwa hanya dirinyalah yang benar, selainnya salah dan masih terpolusi dengan syirik, bid’ah dan khurafat…Silahkan cek ucapan saya ini di blog-blog dan situs-situs mereka…
    Terimakasih

  29. semoga banyak kebenaran yang terungkap. Sehingga umat tidak menjadi bingung……..en yg penting kita hrs jaga akidah keluarga dan saudara kita yang lain dari akidah yahuuuudiiii.(pertahankan akidah ahlussunah waljamaah ala mazahibil arbaah) yang insya Allah dijamin kebenarannya. bukan mazhab-mazhab nyang baru n sok tau.

  30. SETUJU… Mari kita eratkan persatuan kita, rapihkan barisan, membela dan mempertahankan aqidah ahlussunnah waljamaah ala mazahibil arbaah.

    Jangan ada kesempatan untuk mereka (Wahabi) dan konco2nya untuk hidup di tanah air kita.

    Allahu akbar….

  31. Allah akbar……….
    ana setuju dgn tulisan yg diatas,krn ana pernah merasakan langsung bgmn tindakan wahabi la`natullah `alaihim ,menangkap dan memburu murid2 yg sedang mengadakan peringatan maulid nabi (Madinah).sekarang diindonesia pun mereka mengacak-acak persatuan dan kesatuan umat,serta merta menghina imam2 ahlu sunnah waljamah,kami dukung melalui media ini,bahkan kl bisa USIR PENJAJAH2 AKIDAH itu dari negi ini sebagaimana mereka mengusir dan menangkap ulama2/murid2 ahlu sunnah wal jamah
    Allah akbar….

  32. Assalmu’alaykum.

    Kalau saya perhatikan lemparan tuduhan bid’ah dilakukan oleh teman2 salafy sudah melewati batas. Kalau tuduhan tersebut dilakukan terhadap orang yang melakukan sesuatu “amal ibadah secara umum” tanpa dalil saya pikir bisa dilakukan, tapi ketika tuduhan tersebut dilakukan terhadap orang yang melakukan sesuatu perbuatan yang sama-sama diturunkan dari dalil dan ternyata berbeda kesimpulan dengan ulama2 rujukan salafy, kok langsung dicap bid’ah?????????…kenapa hal tersebut tidak dilakukan terhadap ulama mereka bila mereka berbeda dalam menyimpulkan dalil????
    -Contoh dalam kasus cadar, Syekh al-Bani tidak mewajibkan dan Syekh al-Madkhali mewajibkan, ketika terjadi perbedaan di kalangan mereka, mereka hanya menyebutkan “kesalahan” al-Bani saja, tidak sampai terjadi pem-bid’ah-an terhadap al-Bani. Tapi…
    -Contoh tentang kebolehan nyanyian yang ditengahkan oleh Yusuf al-Qordlowi mereka langsung mengecap bid’ah karena berbeda dengan al-Bani, padahal al-Qordlowi pun mengikuti ibn Hazm dalam perkara ini.

    Mereka pun (salafy) tidak konsisten dengan pernyataan mereka terhadap ahli bid’ah…Tidak boleh duduk2 bersama dalam satu majlis, tidak boleh menolongnya, sebutkan keburukan2 nya saja, tidak boleh membaca buku2 nya kecuali untuk membantahnya, tidak boleh menyebutkan kebaikan2 nya….TAPI

    Kenapa mereka masih merujuk Kitab2 Imam Ibn Hajjar dan Imam an-Nawawi? Bukankah dalam hal aqidah mereka mengikuti pendapat Imam al-asy’ari??
    Kenapa engkau tidak berani meyebut keburukan2 mereka?
    Apakah hanya karena kitab2 karangan mereka masih bermanfaat?
    Lalu kalian langgar apa-apa yang engkau harus lakukan terhadap ahli bid’ah?

  33. Assalam’mualaikum saudara ku di seberang, semoga allah merahmati kita semua insyaallah, teruskan usaha murni anda untuk menolak kekeliruaan yang di timbulakan oleh mereka yang mengakui diri mereka salafy, setelah terbonkarnya rahsia wahabi. Allahhuakhbar!!…Allahhuakhbar!!..Allahhuakhbar!!..

  34. BUKAN PULA WAHHABIYYAH
    KUNCI SORGA ITU

    tetapi
    la ilaaha illaLLaaah

  35. saya amat sangat prihatin dengan kelompok atau paham keagamaan yang suka dan gampang sekali mengkafirkan saudaranya sesama muslim yang tidak semazhab. sia[a yang suka mengkafirkan orang lain,saya khawatir “label” itu akan mengarah pada dirinya sendiri.saya menghimbau kepada teman-teman muslim indonesia -terutama teman-teman dari kalangan wahabi berhentilah mencap sesat atau kafir pada mazhab lain.

  36. mas rizal saya heran kok kita mudah sekali percaya dengan perkataan semacam itu tatkala saya belajar islam dan mengenal istilah wahabi atau salafy saya ga pernah mereka mengajari untuk mudah mengkafir2 kan sesama muslim, bahkan sebaliknya, alangkah baiknya kita crosscek dan tidak mudah untuk percaya dengan perkataan atau keterangan sebelum ada bukti yang nyata mas, semoga kebenaran akan nampak dan kebatilan akan nampak pula.

  37. kalau saya mudah aja kok mas,dahulu pada jaman rasululloh beliau pernah didatangi oleh tokoh-tokoh nasrani disebabkan beliau mengeluarkan statemen yang mendiskreditkan keyakinan mereka.mereka memojokkan nabi dengan pertanyaan-pertanyaan,sehingga beliau sampai diam seribu bahasa.akhirnya Alloh memberikan solusi (bisa dicek di surat ali imron)menyuruh beliau untuk bermubahalah dengan para tokoh-tokoh nasrani tersebut,yaitu sama-sama memohon kepada Alloh untuk melaknat siapa diantara keduanya yang berdusta(laknat ini bisa berupa kesialan atau kematian yang disegarakan).
    nah,belajar dari kisah ini,saya cuma usul saja coba deh praktekan cara yang diajarkan Alloh kepada nabi tersebut!!!setidak-tidaknya hal ini menunjukkan :1.menjadikan Alloh sebagai hakim yang menentukan mana yang benar,2.siapa diantara kedua pihak yang konsisten dengan pendapatnya, 3.masyarakat luas akan menilai mana yang konsisten dengan pendapatnya dan akan melihat siapa yang benar karena salah satu dari kedua pihak akan merasakan hukuman Alloh yang disegerakan.
    mungkin gitu aja usulan saya,yang jelas saya ingin masyarakat luas tidak terombang-ambing dan bingung hingga mengakibatkan pecahnya persatuan,nuwun

  38. Hmmm, Mestinya kita semua lebih baik Muhasabah eeiit ada ga ya istilah muhasabah di Wahabi ???

    udah di bilang Allah, Manusia tuh lemah tempat keluh kesah ehh masih ada yang suka gajah dipelupuk mata tidak kelihatan kuman diseberang lautan tampak juelas, seneng banget merasa dirinya benar..yach kita mesti sadar perbedaan adalah Sunnatullah sedangkan menjaga dari perpecahan adalah kewajiban kita..nah klo udah tau kewajiban lalu kenapa menebar ketidaksenangan yang menyebabkan permusuhan..janganlah kita menggunakan dalil2 Al-Quran dan Hadist untuk menganggap golongan yang tidak sejalan, sepandangan sebagai bid’ah,sesat,kafir.(Kecuali terbukti secara syah dg stemple ulama2 yg sholeh melalui kajian dan penelitian yg mendalam dengan acuan berbagai disiplin ilmu ).kenapa sih suka milih2 yg ada di Al-Quran & hadist hanya untuk kesenangan diri..lah klo mulutku (aku Human ) yg ga tau ape2 ikut2an menilai eeh dia sesat, bid’ah bla2222, bukankah udah ada ceritanya di Al-Quran begini kira tejemahannya (ayatnya cari sendiri) Allah kami mengikuti hanya pemimpin2 kami..buseet dah Al-Quran adalah petunjuk yg berarti klo didalamnya diceritakan orang2 kafir berati adalah peringatan utk kita agar tidak berperilaku seperti yg ada didalam Al-Quran.

    selamat berjuang kang Sastro.. MERDEKA !!!

  39. Mas Sastro, apakah blog ini memang hanya menjadikan salafy/wahaby yang sbg sasaran tembak?

    ————————

    Sastro Menjawab:

    Apa yang tercantum di blog ini kami kira sudah jelas…

  40. Assalamualaikum wr.wb
    Mas Sastro saya dukung dan saya doakan maju trus jgn goyah menegakan agama Allah dan Rasulnya. Saya yaqin apa yg diyaqini mas sastro berawal dari kecintaan terhadap agama yang dibawa oleh para wali-wali terdahulu. Sudah jelas kita lihat bagaimana berhasilnya para wali-wali Allah di Indonesia yg memegang /taqlid pada mazhab Al-Imam Syafi’i R.A yang kesemuaanya bisa kita rasakan dari zaman dulu smpai skarang dari sabang sampai merauke . Atas segala yg dituduhkan pihak Wahaby kita bandingkan saja dengan mazhab Imam Syafi’i R.A yg jauh berbeda. Sudah jelas buktinya !!! Adapun orng lain yg berijtihad dengan mazhab lain di Indonesia mudah2an berdasarkan ilmu yg haq untuk berijtihad. Untuk2 org2 yg berkomentar tolong ditafakuri sblmnya jangan berasal dari hawa nafsu belaka karena agama bersifat diktator tidak bisa ditawar2 lagi.
    Wassalamualaikum wr.wb.

  41. Tenang aja..saudara2.., orang2 wahabi/salafi yang laki2 atw yang wanita gak bakalan bisa jadi Pegawai Negri, Polisi, Tentara, Mentri, apalagi presiden. Masak polisi,PNS,Tentara, Mentri, Presiden pake celana cingkrang kan lucu bayangin aja deh…he..he…, tapi gak tau lagi ya kalau mereka bikin dalil baru..lagi, tapi gak mungkin bikin dalil baru itu kan namanya bid’ah..ya..gak..?

  42. syiah adalah kekuatan inti umat islam sekarang. Kekuatan itu jugalah yang ada pada tasawuf dan tarekat. musuh melihat bahwa inilah yang menjadikan islam kuat. oleh karena itu disebarkanlah FITNAH. Ada orang-orang yang mengatasnamakan dirinya syiah dan tasawuf membuat hal-hal yang bertentangan dengan agama islam. Orang-orang tadi sengaja disusupkan dan mengkaliam dirinya syiah. KEmudian di sisi lain para Kafirin menyediakan dana untuk menyebarluaskan berita itu secara membabi buta. dan memonopoli media…sehingga yang sampai ke kita Semua Syiah sesat.

    Hati-hati umat muslim, Imam Mahdi adalah Ahlul Bait. Dan sekarang siapa yang dekat dengan golongan Ahlul bait?

    Ingat mungkin musuh lebih tahu kekuatan utama umat islam… Dan kekuatan itulah yang diserangnya…difitnahnya…

    Anda mau tahu siapa Wali songo? itu adalah ahlussunnah yang ahli tasawuf, kalau tidak karena dakwah mereka yang lembut, mungkin bangsa indonesia ini masih bangak yang kafir.

    Intinya bagi umat muslim yang awam, jadilah adil jangan terbawa pengaruh media. Media disekitar sangat banyak Fitnahnya. meskipun itu adalah BUKU ATAUPUN MAJALAH ISLAM SENDIRI.

    Kang Sastro maju terus….
    Inilah jihad kita dari Indonesia…
    semoga Allah memberi pertolongan pada Islam.
    Dan islam bersatu..
    Bentuk Uni Harokah atau Komite persatuan umat islam.
    yang tidak MAU tinggalkan saja.
    Forum kesatuan umat islam ini perlu sekali agar orang awam yang pengetahuan islamnya rendah tidak termakan oleh FITNAH

  43. Mas Sastro,selalu tawadlu dan tenang ya…kami mendukungmu
    bikin Wadah kek spt usul diatas.kayaknya oke juga

  44. wah website ini malah mengajak kepada kesyirikan, kekufuran, kebid’ahan, kemaksiatan, dusta thd Agama ini secara nyata n gamblang. Ngakunya Ahlussunah wal jama’ah, e ngga taunya malah ahlul bida’ wal furqa’, yah begitulah pengakuan cuman sekedar pengakuan tanpa bukti n dalil. paling2 dalail yg kalian gunakan cuman seputar perkataan syaikh2 kalian n hadist palsu n dhaif, kalaupun itu shohih (baik A-Qur’an maupun Hadist) maka kalian semua berdalil tidak pada tempatnya, bahkan kalian sesuaikan dgn hawa nafsu kalian.
    NA’UDZUBILLAHI MIN DZALIK

    Sebaiknya hilangkan website ini dari dunia cyber, n bertaubatlah kpd Allah. Krn malah dpt menimbulkan fitnah n syubhat yg menyambar-nyambar.
    Malah mengatasnamakan salafi lagi, kalian TIDAK LEBIH HANYALAH para pengikut SALAFUSSUU’ BUKAN SALAFUSSHOLIH.

    —————————————————–

    Sastro Menjawab:
    Buktikan mas…buktikan bahwa apa yang anda katakan syirik itu memang benar syirik, yang anda vonis bid’ah itu memang benar benar bid’ah, yang anda katakan maksiat itu memang benar maksiat dengan mengulasnya secara ilmiah dengan dalil-dalil yang jelas dan kuat, jika memang kebenaran bersama kalian dan kalian adalah pengikut Salaf Saleh….Jangan hanya pintarnya mendakwakan diri sebagai ahli tauhid dan menvonis orang lain ahli syirik, tanpa tahu dalil yang kuat. KAlau gitu saja, banyak orang yang bisa melakukan hal itu….

  45. Kayaknya Yosia harus baca yang cermat. Di dalam Web ini rasany ngak ada ajakan kepada kesyirikan, kekufuran, kebid’ahan, kemaksiatan dan dusta thd Agama. Mas sastro ngak pernah ngajak kita sama hal-hal tersebut di atas. Coba Yosia anda baca alamat di bawa ini untuk nambah ilmu, biar ngak jumud dan ngak gelap gelap amat. http://www.saudidebate.com/index.php?

  46. buat saudara yosia kalau ahlul bidah dan syirik anda beri tahu ya pasti akan ditolak, mana ada kambing mau disuruh mandi? percuma yos…! yang betul ini adalah ajang penegakan hujah dan menghilangkan penghalang kekufuran untuk memvonis mereka sebagai ORANG KAFIR YANG KELUAR DARI MILLAH ISLAMIYAH.

  47. SETUJUUUUUUUUUU……………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Kalau ini baru cocok iwak endhok..
    tro jangan dihapus kalau kamu bener2 WONG LANANG!!!!!!!

  48. coba temen2 baca hadis ttg fitnah dari nejd, disitu Rasul meramalkan bahwa fitnah besar begi umat Islam berawal dari sana, mulanya musailamah al Kazab….apa kira2 Muhammad bin abdul wahab juga terkategori dalam hadis ini ya? krn dia kan dari Nejd?

  49. kalo cuman bisa bilang bid’ah, kufur anak2 juga bisa BI….kamu makan aja kalo ngga tahu ilmunya syrik tuh…..jadi sebelum bilang sirik, bid’ah dan konco2nya kamu pada ngaji agama yg benar…..jangan cuman belajar dari USTADZ yg bisanya cuman modal bibir……..WAHABI coba kamu belajar lagi deh….tanpa ulama sufi kita2 ini hidup ibarat di air yg kotor berkat ulama sufilah air itu menjadi bersih kembali……jadi kamu jangan sok2an mengatakan ulama sufi pembawa bid’ah malah sebaliknya USTADZ2 kamu itu semua dari dia hidup hingga matinya tidak terlepas dari sirik dan bid’ah

  50. Sastro, sebaiknya saudara pergi ke masjid Mubarok di belakang harian POS KOTA, Glodok (Kota) seberang masjid kebun jeruk. Kalau mau debat datang ke masjid Mubarok bertemu Ust. Hakim, dijamin anda pulang ke rumah dengan hati puas.
    Semoga Allah memberimu kemudahan dalam mencari kebenaran.

    ————————————————————–

    Sastro Menjawab:

    Salam saya buat Ust Hakim. Tolong print artikel2 saya dan berikan kepada beliau agar beliau menjawabnya…

  51. Salam kenal Kang Sastro…
    Sekedar numpang urun rembug ja, saged inggih…
    Kata Gus Dur, dari hasil penelitian sejarah peradaban di tanah hijaz. Saya pernah baca di salah satu situs di internet ( Ngapunten alamatnya dimana saya lupa), ternyata Muh. bin Abdul Wahhab- Mbahnya Wahabi tu masih keturunan kaum Pemberontak Khawarij. Makanya darah politik agresifnya kental. Coba siapa saja yang baca comment saya silakan cek di search engine…Hidup ASWAJA, Hidup Indonesia…End Wahhabism!!!

  52. Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

    Hemmmm…boleh juga blog nya kang, ayo kita diskusi yg ilmiah ya..biar kelihatan titik terangnya…
    Gimana kalau diskusi tetap mengarah ke Judul awal…biar ngak bias..
    Coba ada Salafy Wahabi yg bisa sanggah tulisan sang profesor lagi ngak ??

  53. yang udah kemakan wahaby dimohon tobat supaya gak ngebidahin ulama deh, belajar jangan ama golongannya aje chuy..anak baru kemaren so toy lo wahabiun..ke laut aje lu..mekkah sekarang dikuasain ama wahaby mari kita rebut lagi..hihi.

  54. Wahabi itu untuk wong arab, aku wong indonesia.
    bahasaku indonesia. wahabi semoga pengikutnya
    sadar dan diampuni dosa2nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: