Salafy Kena Batunya

Salafush-shalih adalah para sahabat RA dan siapa saja yang mengikuti cara dan jalan mereka di antara para tabi’in yang mengikuti mereka pada tiga abad masa Islam yang pertama, yang telah disaksikan kebaikan mereka. Namun tidak ada satu pun nash yang membolehkan kita memutlakkan diri sendiri sebagai yang paling salafi, karena sifat-sifat kita belum teruji. Misalnya dengan membuat Yayasan Ihya as-Sunnah, Ihya at-Turats, Ihya as-Salafi, dan Daarus-Salafi belum tentu salafi…. Oleh karenanya dimanapun kelompok Salafy muncul maka di situ pasti akan muncul pertikaian di antara kaum muslimin, akibat kekakuan ajaran mereka.

———————————————

    Salafy Kena Batunya

Setelah beberapa saat yang lalu terjadi pertikaian antara Salafy dan MMI yang ajarannya juga masih berbau wahabisme, kini kembali hubungan di antara mereka memanas. Kini Salafy yang menjadi sasaran tohokan Fauzan Anshari, salah satu orang penting di tubuh MMI. Kelompok Salafy yang merasa paling berpegang kepada Salaf Saleh (nyalaf) sehingga seakan-akan Salaf Saleh adalah kakek mereka sendiri, kini ia kena batu yang dilemparkannya sendiri. Karena selama berdirinya kelompok ini, ia selalu merasa sok paling benar dan menyesatkan kelompok lain dengan alasan telah berlaku syirik, bid’ah, khurafat, hizbi dan sebagainya. Oleh karenanya dimanapun kelompok Salafy muncul maka di situ pasti akan muncul pertikaian di antara kaum muslimin, akibat kekakuan ajaran mereka. Maka dari itu, ajaran Salafy tidak akan pernah cocok dengan sikon Indonesia yang beradat ketimuran. Ia lebih cocok di daerah yang mayoritas penduduknya berwatak keras, seperti Arab Saudi. KAli ini kita akan simak tulisan Fauzan Anshari yang mengkritisi ust Jakfar Umar Thalib salah seorang tokoh Salafy yang kita ambil dari;

http://swaramuslim.com/flashnews.php?id=P5638

    Siapa Salafi?

Kolom bertitel “Salafi Mesti Berani” tulisan Ja’far Umar Thalib (JUT), yang dimuat majalah Gatra edisi 20 Juni lalu, menarik dicermati. Jika logika JUT ini dilanjutkan, maka yang tergolong teroris daftarnya akan cukup panjang dan mengejutkan. Hal ini sudah dilakukan oleh Luqman Ba’abduh, mantan Wakil Panglima Laskar Jihad. Dalam pandangan Luqman, yang tergolong teroris adalah mereka yang dikenal umat Islam pada umumnya sebagai mujahid, seperti Syekh Ahmad Yasin, Rantisi, Hassan al-Banna, Sayyid Qutb, Khattab, Abdullah Azzam, Zarqawi, serta para syuhada lainnya. Apakah Osama bin Laden, Ayman Zawahiri, Omar Abdurrahman, Al-Muhajeer, Kholid Misy’al adalah teroris? Apa pula argumen yang dibangun dalam memvonis mereka sebagai teroris? Karena itu, apa yang ditulis JUT di Gatra dengan titel “Salafi Mesti Berani” itu betul. Jangan cuma berani bicara di majelisnya sendiri. Dialog terbuka untuk mengkaji definisi, metode, dan amaliah salafi perlu digelar.

Kolom bertitel “Salafi Mesti Berani” tulisan Ja’far Umar Thalib (JUT), yang dimuat majalah Gatra edisi 20 Juni lalu, menarik dicermati. Poinnya, JUT merasa jengah ketika laskar Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) melabrak tempat pengajian kelompok salafi di Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengajian yang mestinya membawa kesejukan itu berubah mencaci maki MMI dan mengkhawarijkan amirnya, Ustad Abu Bakar Ba’asyir.

Kelompok salafi di Grogol itu memprotes berita yang dimuat majalah Risalah Mujahidin (RM) edisi 7 (April 2007) halaman 42, berjudul “Mengenal Agen Mossad dalam Gerakan Islam”. Berita itu dianggap melecehkan kelompok salafi. Itulah klaim Ayip Syaifuddin, pengajar Pesantren Daarus Salafi dan Abu Karimah Asykary yang bertindak sebagai penceramah acara “Membongkar Kedustaan Risalah Mujahidin”.

Sebenarnya ada dua hal yang secara substansi perlu mendapat tanggapan. Pertama, dalam memahami makna salafi. Imam Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Wajib atasmu mengikuti sunahku dan sunah khulafaur-rasyidin al-mahdiyin. …” Imam Muslim dan Bukhari juga meriwayatkan hadis yang bersumber dari Abdullah bin Mas’ud, “Sebaik-baiknya zaman bagi kalian adalah zamanku ini, kemudian selanjutnya zaman yang mengikuti mereka, kemudian selanjutnya lagi zaman yang mengikuti mereka.” Salafiyah terkait dengan kualitas ahl salaf atau salafush-shalih (generasi terdahulu yang salih) melekat dengan kehidupan para sahabat, tabi’in, dan tabi’it-tabi’ in.

Jadi, salafush-shalih adalah para sahabat RA dan siapa saja yang mengikuti cara dan jalan mereka di antara para tabi’in yang mengikuti mereka pada tiga abad masa Islam yang pertama, yang telah disaksikan kebaikan mereka. Namun tidak ada satu pun nash yang membolehkan kita memutlakkan diri sendiri sebagai yang paling salafi, karena sifat-sifat kita belum teruji. Misalnya dengan membuat Yayasan Ihya as-Sunnah, Ihya at-Turats, Ihya as-Salafi, dan Daarus-Salafi belum tentu salafi. Adalah Abdullah bin Mas’ud pernah berujar, “Jamaah adalah apa yang sesuai dengan kebenaran, walau engkau seorang diri.”

Kedua, definisi khawarij. Dalam sejarahnya, kaum khawarij adalah mereka yang tidak terima dengan keputusan Khalifah Ali RA berdamai (tahkim) dengan Muawiyah. Kemudian khawarij membunuh Ali RA. Sekarang istilah khawarij itu oleh JUT ditujukan kepada siapa pun yang dianggap tidak loyal kepada pemerintah yang sah. Dalam konteks Indonesia, siapa pun yang tidak patuh kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masuk dalam kategori khawarij. Alasannya, karena SBY-JK adalah ulil amri, pemerintah Islam. Walau tidak menerapkan hukum Islam, mereka masih salat, maka harus ditaati.

Lalu, bagaimana dengan ulah JUT sendiri yang pada tahun 2000 meminta izin pada Presiden Abdurrahman Wahid untuk berjihad ke Ambon dan tidak diperbolehkan, tetapi JUT dan Laskar Jihad-nya nekat berangkat ke Ambon? Bukankah itu tindakan khawarij?

Kalau mengikuti logika tersebut, maka Ibnu Taimiyah adalah khawarij. Ini karena Ibnu Taimiyah menentang pemerintah penjajah Holako yang berhasil menguasai Irak pada masa khilafah Abbasiyah. Holako itu muslim, bahkan memberi kebebasan pada rakyat Irak untuk bersyariat Islam, tetapi justru diperangi oleh Imam Ibnu Taimiyah, sehingga beliau dipenjara di Damaskus sampai menjemput syahidnya.

Begitu juga dengan Muhammad bin Abdul Wahhab yang membangkang (bughat) dari kekhilafahan Turki Utsmani, lalu mendirikan Kerajaan Arab Saudi sekarang, bersama keluarga Ibnu Saud. Mengapa JUT dan kelompok salafinya tidak berani mengkhawarijkan kedua imam salafush-shalih tersebut? JUT hanya berani menempatkan Ustad Abu Bakar Ba’asyir sebagai khawarij, bahkan menyebutnya sebagai teroris bersama para tersangka teroris yang ditangkap Densus 88.

Jika logika JUT ini dilanjutkan, maka yang tergolong teroris daftarnya akan cukup panjang dan mengejutkan. Hal ini sudah dilakukan oleh Luqman Ba’abduh, mantan Wakil Panglima Laskar Jihad. Dalam pandangan Luqman, yang tergolong teroris adalah mereka yang dikenal umat Islam pada umumnya sebagai mujahid, seperti Syekh Ahmad Yasin, Rantisi, Hassan al-Banna, Sayyid Qutb, Khattab, Abdullah Azzam, Zarqawi, serta para syuhada lainnya.

Pertanyaan berikutnya, apakah Osama bin Laden, Ayman Zawahiri, Omar Abdurrahman, Al-Muhajeer, Kholid Misy’al adalah teroris? Apa pula argumen yang dibangun dalam memvonis mereka sebagai teroris?

Karena itu, apa yang ditulis JUT di Gatra dengan titel “Salafi Mesti Berani” itu betul. Jangan cuma berani bicara di majelisnya sendiri. Dialog terbuka untuk mengkaji definisi, metode, dan amaliah salafi perlu digelar. Mengklaim sebagai salafi, sementara metode dakwahnya jauh dari kesejukan, hanya akan membuat umat menjadi bingung.

Dengan adanya dialog itu, selain mengurangi fitnah antarkomunitas, umat akan mendapatkan pencerahan. Siapa salafi yang sebenarnya, umatlah yang akan menilainya.

Fauzan Al-Anshari
Mantan Pemred Risalah Mujahidin
[Kolom, Gatra Nomor 34 Beredar Kamis, 5 Juli 2007]

Iklan

56 Tanggapan

  1. Rasa kecintaan (mahabbah) terhadap Uswatun Hasanah kita, habiballah, Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW. adalah masalah yang sangat penting. Hal ini karena iman kita tidak akan ada artinya bila belum mampu menempatkan Rasullulah SAW. sebagai orang yang paling dicintai dan disayangi. Sebab Rasulullah adalah penunjuk ke jalan yang benar dan penegak keadilan. Tanpa terutusnya beliau kita akan sesat dan tidak akan bisa selamat. Rasa kecintaan kepada Rasul hanya akan terbukti bila kita mampu mengenali dengan baik pribadi Rasulullah SAW, termasuk mampu menghilangkan sifat-sifat buruk yang selama ini dilekatkan orang terhadap pribadi beliau yang mulia. Sebagian besar sifat-sifat buruk itu ada dalam Hadits yang selama ini kita selalu memandang Hadits merupakan cerminan pribadi Rasulullah apalagi untuk hadits-hadits yang dianggap shahih seperti Hadits Bukhari.
    Karena itu, jika kita ingin menemukan kembali sunnah sejati, kita harus berusaha keras untuk meneliti Hadits-Hadits nabi Saw. Dengan sikap kritis. Dan tentunya harus disandarkan kepada Al-Quran sebagai pedoman yang utama.
    TENTANG ‘Rasulullah berbuat tidak sepantasnya’
    a. Shahih Bukhari Hadits No. 107
    Abdullah bin Umar ra. menceritakan,”Saya naik ke loteng rumah Hafsah untuk suatu keperluan; kelihatan olehku Rasulullah sedang buang air membelakangi kiblat dan menghadap ke Syam.”
    b. Shahih Bukhari Hadits No. 1182
    Dari Huzaifah ra., katanya: Saya lihat Rasulullah SAW (atau sesungguhnya Nabi SAW) pergi ke tempat buang sampah orang, lalu beliau buang air kecil dengan berdiri.
    c. Shahih Bukhari Hadits No. 531
    Dari Abdullah bin Zaid ra., katanya: “Nabi SAW keluar rumah, pergi ke tempat sembahyang untuk minta hujan. Beliau menghadap ke kiblat, lalu shalat dua rakaat dan membalikkan cedarnya.”
    Kajian:
    Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa seolah-olah Rasulullah pernah berperilaku tidak sepantasnya yaitu pernah buang air sambil berdiri, buang air di tempat buang sampah, dan memakai pakaian terbalik. Mari kita rujuk dalam Al-Qur’an:
    Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (Q.S. Al Qalam: 4).
    Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (Q.S. Al Ahzab: 21).
    “Dan dia tidak menuturkan menurut hawa nafsunya. Ia tiada lain kecuali wahyu yang diwahyukan” (QS.An-Najm (53) :3-4)
    Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan kedudukan Rasulullah sebagai nabi dan rasul yang paling mulia di sisi Allah, tidak mungkin beliau melakukan aib yang tercela apalagi sampai dilihat oleh umatnya.

  2. SAYA SAMPAIKAN JEMPUTAN DARI ABU SYAFIQ UNTUK TUAN RUMAH

    MENYERTAI ROOM kami =

    PERBINCANGAN ILMIAH SERTA DEBAT SECARA LANGSUNG….

    Demi mencari dan menegakkan kebenaran… Ahlu Sunnah Wal Jamaah Malaysia telah menyediakan bilik perbincangan dan perdebatan antara Ahlu Sunnah Wal Jamaah Malaysia berdebat dengan Syiah dan Wahhabiyah.

    Perbincngan dan perdebatan ini adalah secara langsung terus dari bilik yang sesiapa sahaja dan dari mana tempat berada samaada di rumah, pejabat atau dimana-mana sekali pun dialu-alukan untuk masuk bilik ini bersama menjayakan, mendengar dan berkongsi ilmu islam .

    * PERHATIAN…!

    JADUAL PERBINCANGAN DAN DEBAT BERMULA JAM 9.30 MALAM WAKTU MALAYSIA PADA SETIAP HARI KHAMIS, JUMAAT DAN SABTU.

    Caranya mudah!:
    1- Download: http://www.paltalk.com .

    2- Daftar nama anda (sekiranya tidak pernah mempunyai id paltalk).

    3- Buka Paltalk Messenger.

    4- Login Paltalk dengan taip nama pendaftaran (nickname) dan password anda.

    5- Dikotak Paltalk tersebut anda klik pada Chat Rooms.

    6- Klik pada Rooms.

    7- Taipkan: Ahlu Sunnah Wal Jamaah Malaysia dalam kotak yang tertulis Search for a Chat Room . Atau anda pilih dengan klik pada kotak ‘ Religion & Spirituality ‘ kemudian klik pada kotak ‘ Islam ‘ maka akan ada antara senarai Ahlu Sunnah Wal Jamaah Malaysia dan anda klik padanya. Selamat mencuba dan selamat datang ke room Ahlu Sunnah Wal Jamaah Malaysia.

    *Sila Addkan id: suara_azhary untuk kemudahan ketika jadual.

    *Setiap Khamis, Jumaat Dan Sabtu Jam 9.30 Malam Waktu Malaysia. Bermula pada 12/07/2007M.

    *Harap pastikan komputer anda mempunyai mic untuk perbualan dan speaker untuk mendengar perdebatan. Sekiranya tidak anda boleh menaip dalam bilik tersebut.

    * Penyertaan dari pengamal Syiah, Wahhabiyah dan apa-apa sahaja ajaran yang menyandarkan kepada Islam amat dialu-alukan.
    * Debat dan perbincangan adalah mengunakan bahasa melayu.

    _____________________________________

    * Sekiranya room tidak dibuka maka anda tidak boleh masuk. Sila hubungi atau sms :
    013-3310351 untuk maklumat lanjut mengenai room.
    Sila war-warkan demi mencapai kebenaran dalam agama islam yang sebenar.

    Wassalam.

  3. Ah yang bener nih..ahlus sunnah model giniin bikin bantahan terhadap syi’ah?? yang bener ah..

    —————-
    Sastro Menjawab:

    Syiah…?

  4. silakan merujuk ke salafindonesia.wordpress.com

    Saya tidak bisa menjawab semua dalam waktu singkat karena memang saya baru saja membuka situs ini. jadi akan saya jawab sedikit demi sedikit.

  5. Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuhu
    Mas Sastro, apa tidak sebaiknya mas satro membantah mereka (yg disebut wahabi) dengan dalil dan hujjah.
    Seperti maulud, tahlilan, tarekat, makna syariat, ma’rifat, hakekat, yasinan, dsb.

    Jangan dengan kebencian lalu menuduh Ibnu Taimiyyah bukanlah Ahlus Sunnah. Ibnu Taimiyah juga seorang manusia yang tidak luput dari salah dan dosa. Jadi sebaiknya disikapi dengan sikap arif dan bijak.

    Jika ternyata Tulisan Anda SALAH tentang Ibnu Taimiyah, DUHAI Celakanya, Pertanggungjawaban apa yang akan diutarakan di HADAPAN ALLAH Subhanahu wa Ta’ala kelak di hari akherat.

    Setiap perkataan dan perbuatan akan diminta pertanggungjawaban kelak di yaumil akhir.

    Ada seorang bersyair :
    —————————
    Ketika saya menulis saya yakin
    Bahwa tanganku akan binasa sedang tulisanku kekal
    Dan saya tahu bahwa Alloh pasti akan menanyaiku
    Aduhai, apakah nanti jawabnya
    —————————
    Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka
    Sebab petaka itu bergantung pada ucapan
    —————————
    Pandangan simpati menutup segala cela
    Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat
    —————————
    Di sisi kalian dusta itu sangat murah harganya
    Tanpa ditakar dan ditimbang mereka menghamburkannya
    —————————

    Semoga Allah merahmati diriku dan diri mas Sastro

    Jazakallahu khoir

  6. bismillah, ash sholatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du.. menyimak apa yg dikatakan al-akh Fauzan al-Anshari ttg tulisan ‘Salafy Kena Batunya (red. JUT)..’ Sebagai informasi bahwa Ja’far ‘Umar Thalib sudah bukan pengikut manhaj Ahlussunnah wal jama’ah, semenjak beliau mendirikan Laskar Jihad dan membangkang trhdp perintah Gusdur-ttg jihad ke Ambon. Lihat saja amaliyahnya yg ikut2an dzikir jama’ah brsama Arifin Ilham di masjid Istiqlal bbrapa thn yg lampau…
    JUT sudah ditahdzir oleh para ulama Saudi-Madinah- jg oleh para du’at ahlussunnah wal jama’ah yg lainnya. Jadi kalau JUT dikatakan sebagai suara salafyyin, maka itu salah besar, krn beliau sudah meninggalkan manhaj yg mulia ini. Adapun ttg ust. Luqman Ba’abduh, konon-wallohu a’lam-beliau dan para jama’ah yg lainnya sudah baro’ dan bertaubat dari Laskar jihad (semenjak turun fatwa dari syaikh Rabi’ al-Madkholi hafizhohulloh) ttg tdk bolehnya jihad ke Ambon dan pembubaran LJ… Adapun ttg sikap ust. Luqman dan yg semisalnya, itu merupakan cerminan dari akhlaq pribadi masing-masing, sehingga tdk bisa digeneralisir kalau semua ikhwah yg mengikuti manhaj ahlussunnah seperti itu semua, terus terang kami pun merasa sedih dgn sikap beliau dan yg lainnya. Adapun ttg Imam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh yg bughot trhdp pemerintahan Holako, dikarenakan Holako adalah penjajah-bukan pemerintahan yg sah-walaupun muslim. Maka hukumnya fardhu ‘ain untuk berjihad (wallohu a’lam). Adapun ttg imam Muhammad bin ‘Abdul Wahhab yg bughat trhdp pemrntahan Turki Utsmani-red. Ottoman-pada waktu itu, dikrnkan kekhilafahan ottoman sudah porak poranda dan pemimpinnya yaitu Musthafa Kemal at-Turk (red. attaturk) merupakan antek barat/yahudi yang kelak mendirikan negara Turki yang notabene jauh dari nilai-nilai Islam (sekuler)… Qodarulloh walhamdulillah Syaikh Abdul Wahhab rahimahulloh memilih untuk berpisah dari kekhilafahan Ottoman dan mendirikan negara terpisah bersama keluarga Sa’ud sehingga bi idznillah berdirilah negara Tauhid, yaitu Saudi Arabia. Mudah-mudahan dgn penjelasan dari ana dapat memberikan sedikit wawasan ttg adanya kelompok atau sikap yg keras dari para ikhwah tsb diatas.
    Agar lebih objektif dalam menilai dan menimbang, sehingga tdk ada lagi prasangka atau hujatan trhdp sesama muslim. Sebagaimana sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam, “Menghina sesama muslim merupakan kefasikan dan membunuhnya merupakan kekufuran.”
    Maka ada baiknya antum membaca buku ‘Ada Apa dengan Salafy’ yg ditulis oleh ustdz Abu ‘Umar Basyir al-Medany.
    Syukron wa ‘afwan jiddan,
    Wa akhirul da’wana, alhamdulillahi robbil ‘alamin.

  7. assalamu alaikum mas sastro..mohon keizinan mas untuk menyebarkan tulisan mas sastro d malaysia. keizinan mas saya dahului dengan ucapan terima kasih.

    ———————–
    Sastro Menjawab:

    Alaikum salam wr wb. Silahkan pak…semoga Allah membalas kebaikan anda.

  8. Assalamu’alaykum Wr Wb
    Jadi…..? JUT itu salahfily yang bener aja Utadz shoffiyyah,sangat celaka ente salafy membuka borok salafy meskipun benar adanya.
    Ngaji adab dulu yeeeeh.

    wasslam
    thx

  9. Buat Abu Shofiyyah as Suhaily :

    Anda mengatakan ” imam Muhammad bin ‘Abdul Wahhab yg bughat trhdp pemrntahan Turki Utsmani-red. Ottoman-pada waktu itu, dikrnkan kekhilafahan ottoman sudah porak poranda dan pemimpinnya yaitu Musthafa Kemal at-Turk (red. attaturk) merupakan antek barat/yahudi yang kelak mendirikan negara Turki yang notabene jauh dari nilai-nilai Islam (sekuler)…”

    Anda menulis asnul ( Asal nulis ) tanpa dasar. Kemal Attaturk belum lagi dilahirkan sewaktu Muhammad bin Abdul Wahab wafat. MKA Lahir pada tahun 1881M sedang MAW wafat pada tahun 1793 M.

    Jadi sewaktu MAW melakukan makar terhadap daulah Utsmaniyah, pemerinatahan Utsmaniyah masih belum sekuler.

  10. Abu Shofiyyah as Suhaili sepertinya tidak membaca sejarah dan mengikuti hawa nafsu-nya saja, bahkan mungkin beliau juga belum mambaca sejarah berdirinya negara arab saudi. diluar itu semua saya juga saya juga sering berfikir apa yang sudah dilakukan oleh negara arab saudi untuk membela kaum muslimin, apakah kebersekutuan mereka dengan amerika juga dapat dibenarkan menurut syariat dan apakah nabi mengajarkan mewariskan kekuasaan kepada keturunan.

  11. Bismillahirrohmanirrohiim
    Iftiroq adalah suatu keniscayaan. Mudah2an Allah ta’ala senantiasa menjaga dan merahmati orang-orang yang mengikuti jalan rasulullah dan para sahabat. Bukan taqlid dengan ulama2 su’ yang berkata dengan hawa nafsunya yang mengajak pada fanatisme golongan. Betapa banyak umat islam indonesia yg terjerat dengan ‘bendera-bendera dakwah’ mengajak pada demonstrasi, mencela pemerintah, menyebarkan fitnah dan sebagainya. Semoga Allah Ta’ala melaknati dai-dai mereka, walaupun lisan mereka arab tetapi pada hakekatnya menyeru kepada jahannam…

  12. Gitu aja ko ribut….. Mari kita benahi diri masing2 tanpa harus menyela dan membuka aib !

  13. hmmmmmmmmmmm hmmmmm naehat untuk kita semua (saya (aswaja NU)) dan untuk yang mengaku salafy wahabi juga janganlah saling menyalahkan karena yang paling di takutkan oleh rasulullah SAW adalah perpecahan ummat bukan dosa syirik karena dosa syirik sudah jelas barometernya jangan karena khilafiyah mari kita renungkan bersama-sama

  14. @abu shofiyyah as suhaili
    ….JUT sudah ditahdzir oleh para ulama Saudi-Madinah- jg oleh para du’at ahlussunnah wal jama’ah yg lainnya. Jadi kalau JUT dikatakan sebagai suara salafyyin, maka itu salah besar, krn beliau sudah meninggalkan manhaj yg mulia ini….
    = = = =
    jadi untuk mendapat gelar salafiyoon, wahabiyoon juga harus dapat restu dari sononya .. tho, dan keanggotaan sala bisa dibekukan juga yaa, koq kaya asset di bank??????

  15. Assalamu’alaikum…
    Apabila tujuan kita sama yaitu memperjuangkan kejayaan Islam kembali maka fahamilah bahwa kejayaan itu tidak akan berhasil apabila diperjuangkan oleh satu golongan kaum muslimin. harus ada kesadaran dari orang-orang yang sadar untuk menjadi perekat dan jembatan bagi seluruh umat yang berkiblat ke Ka’bah.
    Saat ini bukan saatnya gontok-gontokan tapi saatnya beramal nyata untuk menjadi perekat dan jembatan umat. mari kita sebagai kaum muslimin yang sudah melek dan sadar berusaha untuk merekatkan umat bukan memecah belahnya. karena hanya orang yang bodoh saja yang sadar atau tidak sadar berusaha memecah belah umat.
    Semboyan kita bukan “Hidup Wahaby…Hidup Ikhwani…HidupTablighi….” tapi “Hidup Islam…Jayalah Islam….Allahu Akbar”.

  16. Saudara-saudaraku seiman, marilah kita saling mengendalikan nafsu kita. Jangan saling mengolok-olok. Bila ada perbedaan pemahaman, marilah kita kembalikan pada Al Qur’an dan Al Hadits. Kita buang jauh-jauh fanatik kita pada kelompok atau aliran tertentu. Kita buka hati kita untuk mau menerima yang lebih benar.

  17. Sejak dulu dalam hati kecil kami selalu bertanya-tanya…
    Kenapa sih umat islam harus mengikuti madzhab Syafi’i, madzhab Hambali… dll. Dan apakah ada keharusan atau kewajiban seorang muslim harus mengikuti salah satu madzhab tsb.

    Tanpa sengaja suatu saat kami membaca tanya jawab tentang madzhab tsb. Ternyata ada kewajiban mengikuti madzhab tertentu bagi seorang muslim yang tahu dan meyakini dalil-dalil dari tuntunan madzhab tsb. Bagi yang tidak tahu, tidak ada kewajiban untuk mengikutinya.

    Lagi-lagi dalam hati kecil kami bertanya lagi, lalu bagi umat muslim sebelum lahirnya empat imam madzhab tersebut, bermadzhab kepada siapa? Tentunya bermadzhab ke Rasulullah. Kalu begitu kenapa sekarang ini kita tidak bermadzhab ke Rasulullah saja?
    Dan rupanya inilah yang kami cari-cari.

  18. ya benar kata narimo dia atas.. saya saja orang awan tahu JUT/ ja’far umar tlh meninggalkan manhaj salafy sekitar waktu laskar jihad membubarkan diri.
    situs salafy tulen = http://www.asysyariah.com. & http://www.salafy.or.id

    ————————
    Sastro Menjawab:

    O jadi manhaj Salaf Saleh itu dominasi Wahaby saja ya? Selain itu berarti bermanhaj apa donk, ahli bid’ah dan musyrik ya?

    Itu sich bukan situs Salafy tulen mas, Wahaby tulen…

  19. assalamu’alaykum ww

    ana hanya ingin menyampaikan sedikit isi hati untuk saudara ana “SALAFI”. ana rasa pemberian nama itu terlalu gegabah, dengan nama salafi lantas mudah untuk mengkafirkan, mengkhowarijkan, membid’ahkan, memuktazilahkan, dan me..me.. yang lain kepada saudara mereka yang tidak masuk dalam SALAFI (IM,HT,MMI,DDII,dll). ana kok jadi risih ngedengernya.

    ana rasa siapapun orangnya yang tidak mengatas-namakan dirinya SALAFI, kalau melaksanakan syari’at (Al-Qur’an dan Hadits) ya tetep namanya salafi, jadi nggak harus ‘gembor-gembor’ bahwa dirinya salafi. sehingga seolah-olah yang layak masuk syurga hanya mereka, selain salafi ga bisa (setidaknya itu yang ana liat dari adab bicara mereka kepada kelompok yang lain).

    lagian, mana sih dakwah salafi saat ini? realitasnya mana di masyarakat? apa dakwah hanya di masjid? kemudian yang dakwah di luar masjid namanya kafir, khowarij,muktazilah? waduh!!!

    kesannya kok serakah banget, masak sembilan pintu syurga hanya akan bisa dimasuki orang2 yang mengatas-namakan dirinya salafi?

    ini ada cerita, di desa ana ada yang mengaku salafi, lantas mereka menyalahkan, membodohkan,mengkhowarijkan,memuktazilahkan kelompok lain termasuk ana. mendengar perkataan seperti itu maka ana bicara dengan mereka, “akh, kan udah tau tuh di sini orang2nya bodoh semua, ga ada yang bener. gimana kalo antum dakwahi?”. spontan dengan sinisnya ia berkata kepada ana (mungkin karena ana dianggap pasti kafir kali ya? mana mungkin mau dakwah dg org kafir), “nggak bisa..nggak bisa… buat sendiri aja!!! nggak mau!!”. dalam hati ana,”waduh, ilmunya buat sendiri aja? egois banget, mau masuk syurga sendiri ya?”. dan banyak lagi cerita yg lainnya sampai persoalan tentang pemerintahan, khilafah dan jihad. tapi kebanyakan dari pertanyaanku ga bisa ia jawab, ya…ana hanya bisa bilang, wah..wah..mungkin ana orangnya terlalu bodoh ya sampe2 pertanyaanku nggak perlu dijawab.

    sekian, ana mohon maaf kalo ada yang tersinggung. tapi kalopun ada, ana kira rasa itu tidak ada apa2nya dibanding rasa sakitnya hati kami yang jadi sasaran untuk dikafirkan,dsb.

    pesan ana, udahlah gak usah pake ngomong doang, kalo kita temui hal yang melenceng dari syara’ mari kita benahi bersama. bukankah lebih indahnya kalo kita hidup rukun sesama muslim. dakwah bersama, jihad bersama. dengan begitu ana yakin kehidupan Islam akan segera tegak kembali. insyaAllah

  20. tuh kan nggak konsisten, giliran ulahnya wah mati – matian tuh ngebela diri membabi buta. tapi mas… (siapa tuh namanya) kalau mencela orang di luar kelompoknya bukan main bikin argumen dibuat – buat. aduh.. mas… mendingan loe orang mikirin kenape harga – harga pada naik, minyak langka, sekolah mahal dan sebagainya. daripada musuhin sesama muslim itu gak berguna… tahu gak sih loe…. (kalau masih membatu, yah dasar orang geblek)

  21. – PUISI ABADI –

    Wahai Syiah, jiwa-jiwa yang dengki…

    Tidak cukupkah kalian dengan doa kami diduduk tasyahud Akhir kami, yaitu …”Allahumma sali ala Muhammad wa’ala ali muhammad (Ya Allah berkahilah Muhammad beserta keluarganya)” disetiap shalat -shalat kami ?

    Tidak cukupkah kalian dengan kalimat ini ? Betapa qalbu itu telah mengeras Naudzubillahi min dzalik !

    Ya Allah kabulkan lah doa Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullahu ta’ala, sebagaimana doa ini terucap dari bibir insan yang dhoif ini…Beliau berucap: “Ya…Allah matikanlah aku diatas Islam dan Sunnah”

  22. Kritik dikit nih buat nyang buat blog ini, Kang Sastro nya’?, soal kalimat “Setelah beberapa saat yang lalu terjadi pertikaian antara Salafy dan MMI YANG AJARANNYA JUGA MASIH BERBAU WAHABISME, kini kembali hubungan di antara mereka memanas.”. Kalimat ini HARUS dibuktikan. Ketika kita tidak suka dituduh dengan berbagai tuduhan sesat, bid’ah, kafir, syirik, maka hendaknmya kita jangan sembarangan menuduh orang ini itu. Demi Allah saya bukanlah aktivis ataupun pengikut MMI (simpatisan juga kayanya ga deh), tapi kalimat yang Kang Sastro sampaikan seperti yang saya kutip tadi itu telah mencederai rasa keadilan dalam memperlakukan sebuah jama’ah, ato juga telah mengusik rasa keilmiahan saya. Sebelum Kang Sastro menuduhkan demikian, berdasarkan asumsi, coba beberkan dahulu dalam suatu tulisan ciri-ciri Manhaj (metode, thariqah) yang disebut dengan wahabiyyah itu yang seperti apa. Trus beberkan juga dalam tulisan itu, thariqah yang ditempuh majelis mujahidin itu yang seperti apa? di situ kan ada pembuktian bahwa MMI terpengaruh wahabisme. Kalo cuma asal tunjuk gitu, saya juga bisa, dan ini telah meniru-niru perbuatan orang-orang yang Kang Sastro tunjuk sebagai Wahabby, kan kata Kang Sastro mereka asal bunyi “Bid’ah, dsb.”. Kalo memang mau memerangi yang seperti ini, kaum asbun, cobalah untuk tidak meneladani cara-cara mereka. Tapi kalo hanya ingin menimbulkan perpecahan silahkan gunakan cara asal tuduh ini. ^_^
    Kritik bagi yang lainnya, bahwa sepengetahuan saya, ulama’ ahlussunnah, dari kalangan nahdhiyyin, muhammadiyyin (muhammadiyah maksude), Persis (Persatuan Islam), para modernis, hatta para pemikir semisal Nurcholis Majid dan Arkoun masih menganggap beliau adalah ulama’, mereka mengutip darinya, dan tiada yang mendoakan laknat baginya. Maka cobalah hati-hati dalam mengomemtari pada ulama’. Cari informasi yang detail dahulu, tidak asal do’a. Ingatlah peringatan Allah, “Janganlah kamu mengikuti apa-apa yang kamu tiada mempunyai ilmu (mengetahuinya dengan jelas), sesungguhnya pendengaran, pengelihatan, dan hati adalah mereka itu akan dimintai pertanggungan jawabnya”. Lalu ingat pula peringatan Rasulullah (Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa ahli baytihi wa sallam) bahwa ketika seseorang menuduh seseorang dengan kekufuran dan itu tidaklah benar maka niscaya yang demikian itu akan kembali kepada yang menuduhkan (sifat kekufuran itu akan menempel padanya). Kalo untuk Muhammad bin ‘Abdul Wahhab saya sudah mafhum dengan kebencian beberapa golongan terhadap beliau, jadi terserah siapa yang mencacinya dan saya berlepas diri dari apa yang panjenengan lakukan.

    ————————–
    Sastro Menjawab:

    Terimakasih atas masukannya. Mas, saya tidak membawa bendera ORMAS Islam Indonesia apapun, dan saya tidak meniru dan merujuk ungkapan mereka (tokoh-tokoh Indonesia) dalam masalah orang seperti Ibnu Taimiyah dan Muhamad bin Abdul Wahab, tetapi saya merujuk kepada ungkapan para ulama Ahlusunah yang berada di Timur Tengah, yang menjadi kiblat kaum muslimin…Saya kira, dengan membaca artikel2 yang di blog ini akan jelas, mana yang bukan Wahaby, mana yang yang sudah terpolusi dengan Wahabisme dan mana yang Wahaby asli…

  23. Yang menuduh-nuduh itu mungkin mereka yang baru belajar.
    Bagi orang yang telah memahami manhaj Salafy, tidak akan pernah mengkafirkan seseorang. Tetapi perilaku tertentu bisa dikatakan kafir, sesuai apa yang ada dalam Al Qur’an.

    Barangkali saudara-saudara kita yang salafy ini kebetulan membacakan suatu ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan perilaku orang kafir, lalu ada saudara kita di luar salafy yang dengar dan kebetulan dia berperilaku seperti yang disebut dalam Al Qur’an tsb, lalu dia bikin woro-woro kalau dirinya dituduh kafir oleh orang salafy.

    Saudara-saudaraku, marilah hukum-hukum yang ada itu kita pergunakan untuk diri kita, untuk membentengi diri kita, bukan diperlakukan untuk orang lain.

    Misalnya ada hadits : Siapa yang meninggalkan sholat adalah kafir.
    Seyogyanya dalil ini kita peruntukkan untuk diri kita, maksudnya agar diri kita tidak pernah meninggalkan sholat.
    Kalau dalil ini kita terapkan untuk orang lain akan jadi masalah, karena begitu ada orang yang meninggalkan sholat lalu kita katakan kafir, wah cilaka…

    Lha kepada orang yang meninggalkan sholat itu kita beritahu kalau ada hadits yang bunyinya demikian itu. Maka agar tidak termasuk didalamnya, jangan sekali-kali meninggalkan sholat.

    Terus terang masih sedikit orang yang tahu apalagi yang faham tentang hadits. Sangat mungkin orang seperti tsb diatas tidak tahu kalau ada hadits seperti itu.

    Juga seperti saudara-saudara kita yang biasa “tahlilan”, kalau mereka dikatakan bid’ah ya tentu akan marah. Karena bid’ah itu tempatnya di neraka.

    Lha sebaiknya kepada mereka itu diberitahu, bahwa membaca tahlil itu sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Tetapi “tahlilan” tidak pernah dituntunkan oleh Rasulullah. Sesuatu amal ibadah yang tidak pernah dituntunkan oleh Rasulullah akan tertolak.

    Ngapain capek-capek, pahala nggak dapat…….. mending mengamalkan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah, pasti selamat dunia akhirat.

  24. MUSA BERKATA:
    Lagi-lagi dalam hati kecil kami bertanya lagi, lalu bagi umat muslim sebelum lahirnya empat imam madzhab tersebut, bermadzhab kepada siapa? Tentunya bermadzhab ke Rasulullah. Kalu begitu kenapa sekarang ini kita tidak bermadzhab ke Rasulullah saja?
    Dan rupanya inilah yang kami cari-cari.

    =====================
    maksudnya bermadzab ke rasulullah menurut versi aliran sekte salapi. kalau nggak salapi sesat, ya sama saja balik ke taqlid mdzab mas, maksud hati menghindari madzab imam empat eh terperosok ke jurang yg justru mencelakakan.

  25. Assalamualaikum wr wb

    maaf sebelumnya, sebetulnya saya baru belajar agama baru baru ini saja . disini begitu kental dengan hujatan2 dengan penuh kedengkian . saya jadi teringat beberapa ayat yang saya pelajari diantaranya :

    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu “( Al Hujaraat:6)

    “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
    (Al Maidah : 8 )

    ini membuat saya lebih berhati-hati lagi untuk belajar . kemudian saya menemukan beberapa ayat dan hadits, diantaranya :

    “Barang siapa yang menyelisihi Rasul setelah jelas baginya petunjuk dan mengikuti jalan selain jalan orang-orang yang beriman maka Aku akan palingkan dia kemana dia berpaling dan akan memasukannya ke dalam neraka jahanam dan itulah seburuk buruknya tempat kembali”.( QS An Nisa:116)

    Dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anhu. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa mengada-ada (sesuatu) dalam urusan (agama) kami ini, padahal bukan termasuk bagian di dalamnya, maka dia itu tertolak.” [Hadits Riwayat Al-Bukhari 5/301 no. 2697, Muslim 12/61 dan lafadz ini milik Muslim]

    ” Waspadalah kalian terhadap perkara-perkara baru ( dalam dien ), karena setiap perkara baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiap kesesatan berada di api neraka”.(HR Abu Daud/3607, At Tirmidzi/2678, Ibnu Majah/43)

    Rasulullah bersabda: “Allah melaknat orang yang melindungi orang yang mengadakan perkara baru dalam agama (bid’ah).( HR Bukhari 17,Muslim 3657-3659, An Nasa’i 4346, Imam Ahmad dalam musnadnya )

    Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya Allah telah mencegah taubat bagi yang mengerjakan bid’ah sehingga ia meninggalkan bid’ahnya”.(HR At Tabrani/189)

    Hadits2 diatas membuat saya gemetar, berarti selama ini yang saya lakukan salah , seperti misalnya melakukan dzikir pada tengah malam dengan jumlah 100, 500 dan 1000. Padahal ada beberapa ayat yang menjelaskan :

    “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang”. (Al Ahzab 42 )

    “Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang. “(Al Insaan 25 )

    “Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.” (Maryam 11)

    “Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi,” (Shaad 18 )

    “…supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang”. ( Al fath 9 )

    saya jd bingung, ditrima ga ya amalan saya itu ?

    Lalu saya belajar lagi, mencari-cari di beberapa buku2 dr ulama2 seperti misalnya :
    -Kitab Shahih Bukhari
    -Kitab Shahih Muslim
    -Kitab Sunan At Tirmidzi
    -Kitab Sunan Abu daud
    -Kitab Sunan Ibnu Majah, Al Albani
    -Kitab Sunan An Nasa’i
    -Kitab Sunan Ad Darimi
    -Kitab Sunan Ad Daruquthni
    -Kitab Shahih Ibnu Hibban
    -Kitab Shahih Ibnu Khuzaimah
    -Kitab Musnad Imam Ahmad
    -Kitab Shahih Riyadhush Shalihin, Imam An Nawawi
    -Kitab Al Muqhni, Ibnu Qudamah
    -Kitab Bidayatul Mujtahid, Ibnu Rusyid
    -Kitab Al I’tisham, Imam Asy Syathibi
    -Kitab Al Iman, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
    -Kitab I’lamul Muwaqi’in,Ibnu Qayyim Al Jauziyah
    -Kitab Fathul Baari, Al Hafidzh Ibnu Hajjar As Qalani
    -Kitab Imam As Suyuti
    -Kitab Nailul Autar, Imam Asy Syaukani
    -Kitab Bulughul Maram,Abdurrahman Al Bassam
    -Kitab Al Muhala , Ibnu Hazm

    kemudian saya juga membaca buku2 dari para Imam Madzab., dan saya terkejut sekali ketika membaca nya diantaranya :

    Imam as Syafi’i berkata :”keputusanku terhadap ahlu kalam adalah : mereka dipukul dengan pelepah kurma dan sandal , diarak mengelilingi keluarga dan suku2, dan dikatakan , inilah balasan bagi orang yang meninggalkan al Kitab dan As Sunnah dan menerima ilmu kalam “.

    Imam as Syafi’i berkata : “:Tidak seorang pun yang memakai ilmu kalam kemudian beruntung “.

    Imam Ahmad berkata : “Barang siapa yang mempelajari Ilmu kalam, dia bukan Ahlu sunnah”.

    Imam Ahmad berkata : “Janganlah kalian bermajlis dengan ahli kalam (filsafat) walaupun mereka membela sunnah “.

    ya ampuuuunnn, gimana ini , padahal bukankah tasyauf itu bagus?

    belum lagi ada yang bilang Ibnu Timiyah itu sesat karena mengkafirkan orang, padahal Imam As syafi’i dan Imam Ahmad berkata : Barang siapa yang mengatakan Al Quran itu mahluk , maka ia telah kafir . berarti mereka semua mengkafirkan orang juga .

    duuuh klo semua sesat lalu mana yang benar ? tolong bantuanya , karena ilmu saya belum melebihi para Imam2 dan Ulama2 di atas . jadi saya belum mampu menilai semua ucapan2 beliau2. mungkin saya orang yang paling bodoh disini . mohon bantuanya bagi yang bisa membimbing saya .

    sebelumnya terima kasih , wassalamualaikum wr wb

  26. mas sastro seharusnya anda banyak2 belajar lagi ya hihihihihihi

    ————————-
    Sastro Menjawab:

    Nabi saya memerintahkan saya belajar ampe masuk liang lahat…he he

  27. Assalamualaikum wrwb.

    Ustad Bathosai yg di rahmati Allah, dengan membaca segitu banyak kitab yg antum baca, hikmah atau ilmu islam apakah yg antum dapatkan ?

    Setahu saya orang yg membaca kitab sebanyak itu udah termasuk golongan Kiai.
    Menurut saya mungkin antum udah termasuk golongan Kiai.

    Apakah antuk belajar sendiri (membaca sendiri) atau dengan bimbingan guru ?

    Salam dari saudaramu yang faqir ini.
    Abah

  28. Bathosai, tentu ada sikap2 dan pendapat ulama terdahulu yang perlu ditimbang dan dikaji lagi, tapi untuk sastro dan teman-temannya, saya kira bagus, untuk menghadang gerakan destruktif pemecah belah dan pembonsaian umat islam. tapi tentu untuk hal-hal/sikap2 yang memng salah..

  29. Wahabbi itu artinya apa sih Mas Sastro? Pengikut Abdul Wahab Bapaknya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab ya? Mestinyakan kalau yang dimaukan pengikut Syaikh Muhammad bin abdul Wahhab yah namanya Muhammadiyah mas Sastro ey, bukannya wahhabiyah. Itu mah artinya pengikutnya Bapaknya Syaikh artinya.

    Kalau katakanlah ‘ajaran’ syaikh muhammad itu sesat, ya jangan Bapaknya dibawa bawa dong. Masa anaknya ‘sesat’ bapaknya dibawa – bawa. Lah kepiye. Mas Sastro mas Sastro.

    Kan ada ayat yang mengatakan ‘Janganlah kebencianmu kepada suatu kaum membuatmu bersikap tidak adil, bersikap adillah, hua aqrabu litaqwa’

    Sekarang, mana sih ajaran syaikh Muhammad yang menyelisihi ajaran Islam berdasarkan pemahaman para shahabat? Kalau ternyata memang itu adalah pemahaman yang memang ‘ORIGINAL’ dari syaikh Muhammad, ya berarti orang yang ngikut pemikiran beliau ya berarti pemahaman bid’ah yang menyimpang yang tidak ada sebelumnya.

    Tapi tetap saja pengikutnya itu harus secara fair disebut Muhammadiyah, atau muhammadi. Karena Bapaknya yakni Syaikh Abdul Wahabi ga ikut ikutan. Terus maksudnya apa dengan ngotot menyebut orang yang mengulamakan Syaikh Muhammad disebut Wahabi? Bisakan anda jelaskan?

    Salafy suka membid’ah bid’ahkan? Lha ya memang bid’ah, masa harus dibilang sunnah. Gimana sih. Syirik, lah minta minta sama orang yang sudah dikubur masa maunya dibilang tauhid, gimana sih mas. Khawarij, lah ya memang kenyataannya begono, gimana lagi. Masa kite – kite orang meneng ae. Itu namanya setan bisu.

    Dan kita-kita bilang itu bid’ah, ini bid’ah, itu khawarij, suka ngebom, nyalah nyalahin orang bukan karena sorga itu milik sendir Masi, lah, justru kita mau saudara kita seiman juga masuk surga, insya Allah spt kita – kita orang.

    Artinya kita PEDULI banget sama mereka, kalau kita ga peduli. lah ngapain sih cape – cape ampe mulut bebuse ngasih tahu orang ini bid’ah itu bid’ah, mending yang dikasih tahu bilang jazakallah khair, yang terjadi malah dapat sumpah serapah. Persis yang dialami para Nabi yang bahkan sampai mereka dibunuh. Kenapa sih itu para nabi sampai dibunuh? yah karena suka nyalah nyalahin orang, merasa bener sendiri (emang sendirian berhadapan dngan seluruh masyarakat).

    ————————–
    Sastro Menjawab:

    Silahkan melihat tulisan yang baru diupload itu mas…”Siapa Pencetus Julukan Wahhaby?”

  30. kayaknya mas sastro harus lebih memahami tentang perpecahan Ummat islam yang merupakan keniscayaan. islam akan terpecah menjadi 73 golongan yang semuanya masuk neraka kecuali satu, yaitu yang seperti Aku dan para shahabatku. jalan satu2nya adalah menyatukan aqidah dengan yang benar2 murni.
    ngomong-ngomong mas sastro tau dimana Allah berada? jawabnya itu kalo mas sastro tau lho… ini ngtes doang lho sejauh mana sih keilmuan penulis blog ini.

    —————————–

    Sastro Menjawab:

    Kalau anda Wahaby pasti anda akan memaksa saya menjawab bahwa Allah ada di atas khan? Karena Dia duduk di singgasana dan singgasana itu ada dilangit…bener khan? Saya mau tanya, kalau Allah di langit berarti gak ada di bumi donk? Padahal dalam ayat disebutkan bahwa “Allah melingkupi atas segala sesuatu” atau ayat “Dialah yang dilangit Tuhan dan di bumi Tuhan”. Kalau Allah duduk di Arsy kapan Dia di bumi Tuhan? Kalau anda bisa jawab ini berarti cerdas…

  31. assalaamu ailaikum.wr.wb.saya salut dengan kang sastro teruskan perjuanganmu untuk menghadang paham2 salafy/wahabi

  32. Apakah kita hapal dan paham 100 ribu hadist spt Imam Bukhori ?
    Apakah kita paham dan hapal tafsir seperti Ibnu Abbas RA ?
    Jawabnya adl Tidak.
    Masalah tahdzir sampai politik yg syar’i adl kewenangan para Ulama Robbani….
    Kita cukup belajar dan memperdalam ilmu serta bertauhid kpd Alloh dan mendidik kita dan keluarga kita dulu.
    Wahai…ALLOH SATUKAN ORANG2 YG BERTAUHID DENGAN BENAR…

  33. wahai saudaraku abah yang rendah hati, sungguh , dengan banyak belajar kita bisa melihat kekurangan2 yang ada pada diri kita dari pada kekurangan pada diri orang lain . semakin banyak yang kita ketahui , maka akan semakin lebar mata kita terbuka ,bahwasanya kita tidak sebanding dengan para Ulama. kita juga bisa tahu bahwa tidak dibolehkannya taklid kepada salah satu madzhab yang ada ( sekitar 8 atau 9 madzhab yang bat tau). apaun yang ada pada al quran dan assunah , itulah madzhab kita.mari kita sama2 belajar ketertinggalan kita dari kaum yahudi yang lebih tau tentang Islam dr pada sebagaian muslim di seluruh dunia .

    dahulu kaum yahudi berkata kepada Salman ra: ” sesungguhnya Nabi mu ( Rasulullah SAW) sudah mengajarkan segalanya kepadamu, termasuk (adab) buang hajat”

    apakah kita tidak merasa malu ?
    Kita sibuk mencela , memaki dan menghujat padahal ilmu belum seberapa . bathaosai mengajak saudara abah untuk tinggalkan sifat2 jahiliyah ( mencaci, menghina dan menghujat) yang tak akan pernah hilang dari ummat ini. karena semakin banyak bicara , maka akan semakin nampak kebodohan diri kita .

    ————————————

    Sastro Menjawab:

    Anda menyatakan: “tidak dibolehkannya taklid kepada salah satu madzhab yang ada ( sekitar 8 atau 9 madzhab yang bat tau). apaun yang ada pada al quran dan assunah , itulah madzhab kita”, mana dalil pelarangannya? Jika semua orang harus berijtihad (tidak bertaklid) maka yang terjadi adalah kekacauan, karena tidak semua orang mampu berijtihad. Ijtihad bukan hanya berbekal mampu bahasa Arab doang mas…ada kaidah-kaidahnya yang harus dipelajari secara khusus dan lama. Apakah tidak wajar orang yang awam mengikuti orang alim, sehingga anda melarang taklid? Dan ternyata terbukti bahwa dalam Wahaby (“Mazhab yang melarang bermazhab”) pun terdapat konsep taklid dengan mengikuti para mufti yang ada di Saudi (Lajnatul buhust wal I’fta’) yang fatwa-fatwanya diikuti oleh segenap muballigh dan kaum awam Wahaby, apakah itu bukan taklid? Lantas apa bedanya dengan taklid kepada para Imam Mazhab empat itu? Apakah hanya ulama Wahaby saja yang boleh berfatwa dan ditaklidi? Manakah dalilnya?

  34. antosalafy masuk mana nich? mohon penjelasan
    http://antosalafy.wordpress.com

    ———————————-

    Sastro Menjawab:

    Masuk Salafy yang itu lho mas, yang hakekatnya WAHABY.

  35. #
    Abu Maula, di/pada Agustus 11th, 2007 pada 3:14 Dikatakan:

    Assalamu’alaikum…
    Apabila tujuan kita sama yaitu memperjuangkan kejayaan Islam kembali maka fahamilah bahwa kejayaan itu tidak akan berhasil apabila diperjuangkan oleh satu golongan kaum muslimin. harus ada kesadaran dari orang-orang yang sadar untuk menjadi perekat dan jembatan bagi seluruh umat yang berkiblat ke Ka’bah.
    Saat ini bukan saatnya gontok-gontokan tapi saatnya beramal nyata untuk menjadi perekat dan jembatan umat. mari kita sebagai kaum muslimin yang sudah melek dan sadar berusaha untuk merekatkan umat bukan memecah belahnya. karena hanya orang yang bodoh saja yang sadar atau tidak sadar berusaha memecah belah umat.
    Semboyan kita bukan “Hidup Wahaby…Hidup Ikhwani…HidupTablighi….” tapi “Hidup Islam…Jayalah Islam….Allahu Akbar”.

    —————————————————–

    Saya setuju dengan ini..

  36. saya setuju mas aaaaaaaaaa,
    Hidup Islam, Jayalah Islam, ISLAM NEVER DIES…

  37. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu
    mungkin ada baiknya mas sastro baca sendiri kitab aqidah 4 imam madzhab, bagaimana pendapat para imam tersebut tentang taqlid buta tanpa mengetahui sumber dari mana mereka mengambilnya . Abu Hanifah bahkan mengharamkannya . lebih baik anda lebih banyak belajar lagi, dr pada hanya bisanya mendebat dan memutar balikan pernyataan orang lain. cobalah untuk mencari kebenaran dan mencari cari pembenaran . barakallah fik, wassalam

    ——————————–

    Sastro Menjawab:
    Mas, tidak satupun dari para Imam Mazhab Islam yang membolehkan “Taklid Buta”. Akal sehat manusia pun menghukuminya. Tapi apakah benar Wahaby tidak taklid buta, sbagaimana yang mereka dituduhkan kepada saudara-saudara mereka sesama muslim? Lihat bagaimana pengikut Wahaby mengekor ke “Majlis Ifta’ wal buhuts” yang ada di Saudi itu? Kalau kalian tidak mau dibilang taklid buta, maka kaum muslimin pun sama seperti itu…

  38. Saya setuju dengan pendapat Abu Maula dan mas aaaaaaa……

    Hidup Islam……….Allahu Akbar!!!

    Btw mas bathosai, kok pake nama itu sih, kalo ga salah itu kan artinya pembunuh bayaran di jaman restorasi meiji di jepang. gak penting sih…

  39. assalamualaikum Wr. Wb..
    Laskar jihad berangkat ke ambon untuk jihad membela saudara – saudaranya disana, Bukan gaya – gayaan, mereka berperang melawan orang kafir yang membunuh saudara kita sesama muslim bukan untuk membela teman – teman organisasinya.
    karena ganjarannya adalah pahala yg berlimpah, bahkan suga ditawarkan untuk mereka. Fauzan Al-Anshari yg tidak bisa membedakan antara yg diperintahkan oleh ALLAH dan Rosulnya dan yang diperintahkan oleh presiden gus dur.
    Kami berangkat karena orang kafir sangat keterlaluan kepada saudara kita di ambon.
    Anda tanya apakah ada umat muslim ambon yang keberatan dengan jihad kami….. TIDAK………..
    dan itu membuktikan karena apa yg laskar jihad lakukan adalah bener, sudah banyak orang pintar di Indonesia… ( Tp hanya pintar berdebat lewat media ), sekarang sudah bukan waktunya bicara, tetapi bagai mana kita membuktikan kepada dunia kalau kita sebagai bangsa dan umat yang kuat .
    Assalamualaikum Wr. Wb

  40. Sedikit pesan dari seorang yang fakir ini, janganlah terlalu asyik dengan permasalahan mukhlataf fihi, sehingga lalai dengan kepentingan global umat Islam. Banyak yang masih harus dipikirkan solusinya: kemiskinan, ketertinggalan dalam bidang pendidikan alias kebodohan, terbelakang dst…Kita butuh Ukhuwah. Bukan Ukhuwah yang hanya berhenti untuk mengenang masa kejayaan silam. Tetapi Ukhuwah untuk membangkitkan tekad membangun kembali peradaban Islam……Allahu Akbar!!!!

  41. mas sastro yang bijak, mengenai pengikut wahaby ya ng ikut majlis ma wal’ buhuts, apakah mas pernah menghadirinya ? atau mas hanya mendengar atau membaca tentang mereka dari orang lain ? krn bat perhatikan banyak tulisan disitus ini yg hanya menukil sepotong2 , sehingga berkesan didapat dr tulisan orang lain dari informasi yang tidak berimbang dan anda begitu meyakininya, mis tentang Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. mengapa anda tidak mau mendengarkan pendapat mereka atau membaca kitab2 yg mereka baca, misalnya: fathul majid karya Syaikh Muhammad Abdul wahab. Agar mengetahui aqidah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. cobalah untuk tidak taklid buta kepada orang atau golongan anda. cobalah lapangkan dada anda bersihkan hati dr rasa benci dan dengki. Banyak orang yang wajahnya langsung merah padam , ketika mendengar kata “bid’ah” . so what ? bukankah kita semua dalam taraf pembelajaran ? wajar bila melakukan kesalahan karena ketidak tahuan . bukankah seharusnya kita bersyukur, krn masih ada orang yang memberitahukan kepada kita tentang kesalahan2 yg kita lakukan dalam beribadah dan beramal. taruhlah mereka yang anda tuduh wahaby itu menuduh atau mencela , apakah perlu dibalas ? klo di balas , ya sama aja dong anda dan mereka . ga ada yg bener hehehehehe

    ———————————–

    Sastro Menjawab:

    Mustahil orang diluar Wahaby mengikuti MAjlis tadi mas….Lagi pula untuk mengetahui fatwa mereka khan gak mesti harus bergabung ke majlis itu? Mereka memliki banyak sarana untuk mensosialisasikannya, termasuk via TV, Radio, Buku dan internet. Dan buktikan bahwa kami menukilnya tidak benar dan tidak amanat, versi anda. Jangan asal tudul tanpa ilmu…
    Tentang Ibnu Taimiyah pun apakah anda telah membaca karya-karyanya atau anda hanya langsung tidak menyetujui pendapat yang berseberangan dengan Ibnu Taimiyah? Apakah Ibnu Taimiyah -dan Ibnu Abdul Wahhab- setinggi itu derajatnya di mata kaum Wahaby sehinga dikultuskan dan seakan ajarannya adalah risalah Allah dan dia adalah nabi yang gak boleh dikritisi? Trus bagaimana anda melihat pernyataan para ulama Ahlusunah itu tentang Ibnu Taimiyah, anda juga akan menuduh mereka juga karena fanatik terhadap Ibnu TAI-miyah? Silahkan saja…itu urusan anda.
    Untuk urusan kitab Wahaby, jangan ajari kami, anda tidak tahu khan siapa kami? Alhamdulillah untuk kitab-kitab standart Wahaby ataupun yang ditulis untuk anti Wahabypun kami sudah siapkan rujukannya…untuk apa? Itu bukan urusan anda..!
    Jika kaum Wahaby masih suka menyebut dan menuduh Bid’ah maka jangan salahkan jika kami nanti menulis ayat-ayat munafik yang ternyata sesuai dengan ciri-ciri zahir kaum WAhaby…dan itupun kaum Wahaby seperti anda jangan marah lho…khan hasil kajian. Kerancuan dan kebodohan kaum Wahaby dalam memahami konsep Bid’ah berakibat pada terjerumusnya mereka ke jurang “tuhmat” kepada kaum muslimin yang lain. Setelah membuka satu-satu tentang syirik dan masalah2 yang berkaitan dengannya, kami akan membahas tentang bid’ah dan masalah2 yang berkaitan dengannya.
    Karena Wahaby itu “keras kepala” dan keras kepalanya itu bukan hanya berdampak negatif kepada diri sendiri saja, tetapi juga negatif untuk untuk kehidupan sosial kemasyarakatan. Kalau dampak negatifnya buat mereka sendiri sich ya kita akan diam saja mas…Karena kenakalan mereka berdampak negatif kepada orang lain, makanya kami jewer (dengan agak keras) mereka biar sadar bahwa mereka nakal dan nakalnya membahayakan Islam itu sendiri…kalau kelompok lain ditegor dengan mulut saja sudah cukup. Namun Wahaby ini ibarat anak yang kelewat bandel dan sudah sulit diberitahu denbgan mulut, plus ia suka kekerasan…makanya harus dikerasi juga. Itu analogi kami tentang kelompok Wahaby yang sok pintar tapi banyak kejanggalan ajarannya.
    Gak percaya? Silahkan jawab artikel2 kami…kami yakin seyakin-yakinnya bahwa kalian yang Wahaby (karena kami tahu persis kualitas keilmuan kalian) tidak akan mampu menjawabnya dengan baik. Lihat dan buktikan hal itu…

  42. menurut saya , mereka bukan taqlid buta, tetapi mereka mengikuti orang shalih yang berilmu, mendasarkan Al Quran dan assunah dalam setiap tindakan dan pola pikir. Bagaimana bisa mereka mengikuti orang2 seperti anda, bila menukil tulisan saja se_potong2 dengan tuduhan2 keji , menukil tulisan yang menghujat Syaikul islam Ibnu Taimiyah, Mengajak kepada praktek2 ibadah dan beramal yang menyelisihi al Quran dan assunah ? lengkap sudah kemiripan anda dengan kaum syiah , berkata sesuatu yang anda sendiri tidak mengetahui kebenarannya .Tapi anda begitu taqlid buta terhadap tulisan orang2 yg hanya menukil se_potong2 lalu menuduh dan menghujat secara membabi buta , mengucapkan sesuatu tentang agama ini tetapi sangat jelas anda buta akan al quran dan assunah. simpanlah taqlid buta itu tuk diri anda sendiri . anda kan bisa menghukumi yg demikian dengan akal anda yang …mmmm….hihihihihi

    —————————————–

    Sastro Menjawab:
    Trus, apa komentar anda tentang ungkapan para tokoh Ahlusunah seperti Ibnu Hajar dan tokoh-tokoh lain yang juga mengkritisi dengan tegas pemikiran mlenceng Ibnu Tai-miyah itu, apa mereka juga mereka juga akan sebut sebagai ahli bid’ah?
    Saya lebih suka dibilang mirip dengan Syiah dibanding dengan Wahaby…karena ada beberapa ajaran Syiah yang juga mirip dengan Ahlusunah wal Jamaah, sepertri masalah Tabarruk, tawassul, ziarah kubur, menghormati para kekasih Allah, diperbolehkannya membangun masjid di sisi kuburan..dsb. Siapa takut disamakan dengan Syiah? He he he he
    Jika disamakan dengan Syiah saja saya gak takut, apalagi dituduh Sufi (tarekat) yang juga sangat dimusuhi oleh kaum Wahaby…
    Jika dituduh Syiah dan Sufi saja saya tidak gentar, apalagi dituduh sebagai orang-orang Hizbi seperti Jamaah Tabligh, Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir..dsb?
    Sapa takut….Ha ha ha ha
    Saya cuman takut dituduh Wahaby saja…naudzubillah min dzalik.

  43. cape dech….:)

    —————————-

    Sastro Menjawab:
    “Cape tapi penasaran” ya mas sama blog ini…kok suka bener sama blog sesat (versi Wahaby) sih mas? Suka sama kesesatan ya? Ini namanya “Benci tapi Rindu”, dibenci tapi dikunjungi terus…ha ha ha ha

  44. Sastro Menjawab:

    Kalau anda Wahaby pasti anda akan memaksa saya menjawab bahwa Allah ada di atas khan? Karena Dia duduk di singgasana dan singgasana itu ada dilangit…bener khan? Saya mau tanya, kalau Allah di langit berarti gak ada di bumi donk? Padahal dalam ayat disebutkan bahwa “Allah melingkupi atas segala sesuatu” atau ayat “Dialah yang dilangit Tuhan dan di bumi Tuhan”. Kalau Allah duduk di Arsy kapan Dia di bumi Tuhan? Kalau anda bisa jawab ini berarti cerdas…

    Pernyataan diatas adalah mensifatkan Allah ta’ala seperti mahluk ciptaanNYA, bagaimana mungkin Allah subhanahu wata’ala disamakan seperti mahluk ciptaanNYA ??????

  45. Orang yang membuat & menulis di Blog ini mempunyai 2 kemungkinan keadaan ;

    1. Orang jahil alias bodoh tentang ilmu agama tetapi merasa diri berilmu sehingga berani menulis artikel yang JAUUHH dari ilmiah dan penuh fitnah. Kebodohan tersebut justru tampak dari tulisan-tulisannya.

    2. Orang yang mempunyai kedengkian terhadap dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Orang-orang seperti ini selalu ada sejak dulu dan riwayatnya selalu habis ditelan jaman, membusuk bersama kebusukan tulisannya.

    Semoga Alloh Tabaraka wa ta’ala memberikan taufiq serta hidayahNya pada penulis-penulis di Blog ini.
    Ya Alloh, lindungilah agamaMU ini dari para pemfitnah dan pendusta-pendusta agama.
    Jauhkanlah mereka dari kaum muslimin ya Alloh.

    ———————————————————–

    Sastro Menjawab:

    Pak, untuk membuktikan kebenaran tesis anda itu harus dikuatkan dengan argumen ilmiah, bukan sekedar memberi kemungkinan-kemungkinan saja. Kalau begitu, saya juga bisa memberi puluhan kemungkinan atas komentar yang anda tulis itu. DAn kalau sudah begitu akhirnya kemungkinan yang anda berikan itu hanya sebatas sangkaan / praduga (Dzan) saja, TANPA DASAR. Padahal Dzan itu tidak dapat dijadikan tolok ukur kebenaran, sebagaimana firman Allah; “wa innadza dzanna laa yughni minal haqqi shai’an” (sesungguhnya sangkaan tidak memberi muatan kebenaran sedikitpun; QS an-Najm: 28) dan “Inna ba’dzz Dzanni Itsmun” (sesungguhnya sebagian sangkaan itu adalah dosa: QS al-Hujurat: 12)

  46. benar tuh kata mas sastro mudah2an kita di berikan taufik dan hidayah Alla SWT

  47. Numpaang lewat disitus ini hanya saya mau memberikan kenyataan, karena saat kerusuhan di Maluku dan kebetulan berhadapan dengan laskar Jahad dari Jawa. Memang laskar jahad yang masuk ke Ambon bukan saja untuk membelah saudanya disana, tetapi juga banyak menjarah dena melakukan perkosaan kepada muslima di ambon. Terbukti banyak anak haram yang lahir di rumah sakit Alfata.on

    Dan berapa gontaer yang dibuang dilaut, (dalam Kontaer tersebut mayat-mayat laskar Jihad.
    Untuk membuktikan hal pernyataan ini, anda selakan hubungi mesjit Al Fatah Ambon tayakan mereka berapa “Kontaer Mayat laskar Jihad” yang dibuang dilaut. Fakta dilapangan karena kita sendiri berhadapan dengan kerusuhan di Ambon berhadapan
    dengan Laskar Jahad yang diberangkat dari Surabaya
    menuju Ambon.

  48. Mr nunusaku itu kkafir,jangan dilayani pakde Sastro,coba orang kafir buat front di jawa???mana berani???cancut taliwondo …..tak pateni tenan wong kafir …arep tho???

    Bagus ente pade siap-siap kafirun,munafikun terkumpul di UKI,Pulogadung, dan terminal serta stasiun lainnya….bonek-bonek pasti berantas kafirun yang songong

  49. Satu hal yang saya cukup sependapat dengan tulisan artikel ini, adalah kalimat pertama yang mengawali artikel. Yaitu tentang definisi salafush-sholih. Sebagai muslim saya yakin semua yang di sini setuju jika mendasarkan penafsiran-penafsiran Alquran dan Al-hadits kepada penafsiran para salafush-sholih rodhiyallohu anhum. Termasuk mendasarkan perilaku peribadatan mereka. Bagaimana, Setuju?

    Jadi, baik itu IM-kah, Muhammadiyah-kah, NU-kah, HTI-kah, MMI-kah, termasuk salafy-kah, harus mengikuti generasi salafush-sholih rodhiyallohu anhum. Dengan kata lain, seorang muslim mesti nyalaf! Artinya, berpedoman kepada orang-orang salaf (terdahulu), yaitu salafush-sholih! Benar begitu??? — Bukan berarti mengkultuskan para salafush-sholih… Pedoman hukum tetap Alquran dan Al-Hadits, sebab para salafus-sholeh juga tetap demikian… Yang disandarkan kepada mereka hanyalah penafsiran dan aplikasi di kehidupan saja.

    Jika sampai di sini semua sepakat, maka selesai sudah masalah! Buat apa ribut-ribut. Gitu aja kok ngotot… (ga enak pinjam istilah…)

  50. Assalmu’alaikum.
    Astaghfirullah,antum itu maunya pa?
    klo ntum gk tau bner tntang salfy, jgn nulis yg aneh2 deh. klo memang salafy yg ada saat ini adalah takfiri, lalu antum apa? klo antum ngaku alafy, knp antum memajang foto yng jelas2 itu dalah DILARANG dan HARAM. tu masih salah satu dr skian bnyak kesalahan yng antum buat sendri (Sastro Kena Batunya). A’udzubillahi minasyaithonnirajim. kalimat itulah yng harus diucapkan bagi seluruh umat islam yng membuka dan membaca tulisan2 nyelenah dan penuh Dusta dan Fitnah di blog ini. Berlindunglah kepada Allah subhanahu wata’ala dari “syaithon” ini ya akhi.. ya ukhti…Semoga Allah Azza wa Jalla memberi antum (sastro) petunjuk dan kesempatan bertaubat sebelum ajal.aamin.
    Wassalamu’alaikum.

  51. Kalau salafy itu islam, knapa islam adalah islam tp bukan islam adlh salafy.
    Teruz yg bener mana, salafy ataukah ISLAM?

  52. pokoknya mundurnya umat islam sekarang karena gak lagi pakai logika dan selalu mengkultuskan manusia. dan membabibuta tentang hadist. pokoknya apa saja yang mengatasnamakan nabi 100% di legitimasi.

    salam…
    ingkarussunnah….

    —————————————————————

    Sastro Menjawab:
    Saya heran dengan orang pengingkar Sunah, padahal ada banyak ayat al-Quran yg menjelaskan kita disuruh mengikuti Rasul….lantas apakah dengan bekal al-Quran saja mereka tahu tata cara shalat, puasa, haji dsb?

  53. Bathosai Vs Sastro….
    Seruuuuuuuuuuuuuuu aku cuman bisa mengambil hikmah dari apa yg kalian debatkan. . .
    itupun masih banyak yg bingung. . .
    Tapi gag apalah,,,cuman buat nambah2 pengetahuan ajah. . .
    haha 😀

    Kalo ngomongin tentang islam gag boleh pake urat!!!
    hehe :p

  54. teruskan mas sastro, gempur terus kesesatan wahabi. biar kedoknya terbongkar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: