Tabarruk 9; Jenazah dan Kubur Ulama yang Diambil Berkah

Lebih kasihan lagi Ibnu Taimiyah, betapa tidak, pengantar jenazahnya terdiri dari orang-orang musyrik dan ahli bid’ah (versi Wahabisme). Lantas mana kaum muslim monoteis (muwahhid) yang mengantar jenazah syeikh yang konon adalah pengikut salaf saleh, penyebar tauhid, anti bid’ah dan syirik yang ajarannya kemudian dilanjutkan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab itu? Ataukah fatwa sesat bertabarruk itu hanya berlaku bagi selain pengikut Ibnu Taimiyah saja, sehingga bertabarruk dari jenazahnya –yang kata para ulama Wahabisme yang lantas ditaklidi oleh para pengikut awam sekte Wahabisme, “tidak memberikan manfaat ataupun madharat”- diperbolehkan, bahkan dianjurkan? Kembali pertanyaan ini dapat dimunculkan; mana konsistensi para pengikut sekte Wahabisme terhadap akidahnya?

——————————————————-

    Mengambil Berkah (Tabarruk) Merupakan Perbuatan Bid’ah atau Syirik? (Bag-9)

    (Jenazah dan Kubur Ulama yang Diambil Berkah)

Setelah kita mengetahui pendapat (baca: fatwa) para ulama Ahlussunnah dari berbagai mazhab perihal legalitas mengambil berkah (tabarruk) dari berbagai peninggalan Rasul pasca wafat beliau -terkhusus kuburan suci dan mulia beliau- dan dari para manusia saleh lainnya, kini kita akan melihat bagaimana kaum muslimin pun melanjutkan dan menerapkan syiar Islam ini kepada kuburan para sahabat Rasul dan ulama mereka.

1- Kuburan Bilal al-Habsyi –seorang sahabat besar dan muadzin Rasul – yang berada di Damaskus (Syiria) adalah salah satu dari manusia mulia kekasih Allah dan Rasul-Nya yang selalu diziarahi dan diambil berkah oleh banyak dari kaum muslimin. Bukan hanya kaum muslim awam saja yang mencari berkah darinya, namun para Waliyullah pun turut berdoa dan mengambil berkah darinya. (Lihat: Rihlah bin Jubair Halaman: 251)

2- Kuburan Abu Ayyub al-Anshari juga termasuk yang diambil berkahnya. Al-Hakim an-Naisaburi menjelaskan: “Mereka bertekad, menziarahi dan mencari berkah hujan jika ditimpa kekeringan.” (Lihat: al-Mustadrak ‘ala as-Shohihain Jilid: 3 Halaman: 518 atau Ibnu al-Jauzi dalam Shofwah al-Shofwah Jilid: 1 Halaman: 407)

3- Makam sahabat besar Suhaib ar-Rumi juga termasuk yang dicari berkahnya. Bahkan as-Samhudi sendiri pernah mencoba tanah kuburannya untuk mengobati demam. Begitu juga dengan kuburan Hamzah bin Abdul Mutthalib –paman Nabi dan penghulu para syahid- dimana as-Samhudi menukil ucapan az-Zarkasyi yang menyatakan: “Tanah makam Hamzah diambili oleh orang-orang untuk pengobatan”. (Lihat: Wafa’ al-Wafa’ Jilid: 1 Halaman: 69)

4- Salah seorang sahabat Rasul yang bernama Abu ‘Amr Sa’ad bin Muadz al-Anshari -yang dalam kitab Siar A’lam an-Nubala Jilid: 1 Halaman: 279 disebutkan bahwa kematiannya menyebabkan ‘Arsy goncang- kuburannya menjadi salah satu tempat pengambilan berkah. Disebutkan bahwa salah seorang telah mengambil tanah pekuburannya kemudian membawanya pergi. Setelah lama ternyata berubah menjadi misik. (Lihat: Wafa’ al-Wafa’ karya as-Samhudi Jilid: 1 Halaman: 115)

5- Makam Umar bin Abdul Aziz salah seorang khalifah dari Bani Umayyah (wafat tahun 101 H) juga menjadi sasaran pencari berkah. Hal ini sebagaimana yang diceritakan oleh adz-Dzahabi. (Lihat: Tadzkirah al-Huffadz Jilid: 1 Halaman: 339)

6- Pusara salah seorang cucu Rasulullah yang bernama Ali bin Musa ar-Ridho yang kuburannya berada di Thus juga menjadi obyek zizrah dan pencarian berkah. Abu Bakar Muhammad bin Muammal mengatakan: “Ketika kami keluar bersama Imam Ahli Hadis Abu Bakar bin Khuzaimah beserta ‘Adilah Abi Ali ats-Tsaqofi yang disertai dengan beberapa orang syeikh kita yang ingin menziarahi Ali bin Musa ar-Ridho di kota Thus”. Beliau mengatakan: “Aku melihat betapa penghormatan, kerendahan dan perendahan dirinya –yaitu Ibnu Khuzaimah- terhadap kuburan itu hingga kami heran dibuatnya”. (Lihat: Tahdzib at-Tahdzib karya Ibnu Hajar al-Asqolani Jilid: 7 Halaman: 339)

7- Abdullah bin al-Haddani yang terbunuh (syahid) pada “hari Tarwiyah” di tahun 183 H juga merupakan salah seorang yang kuburannya menjadi obyek pencarian berkah kaum muslimin. Mereka mengambil tanah pekuburannya. Tanah itu ibarat misik yang kemudian mereka taburkan di baju mereka. (Lihat: Hilliyatul Auliya karya Abu Na’im al-Isbahani Jilid: 2 Halaman: 258 atau kitab Tahdzib at-Tahdzib karya Ibnu Hajar al-Asqoilani Jilid: 5 Halaman: 310)

8- Kuburan Ma’ruf al-Karakhi pun termasuk yang dicari berkahnya oleh kaum muslimin. Ibnu al-Jauzi dalam hal ini menyatakan: “Kuburannya terletak di Baghdad nampak menonjol dan diambil berkahnya”. Ibrahim al-Harbi mengatakan: “Kuburan Ma’ruf adalah obat yang mujarab” (Lihat: Shofwah al-Shofwah Jilid: 2 Halaman: 324)

9- Kuburan al-Khidr bin Nashr al-arbali (wafat tahun 567 H) seorang ahli fikih dari mazhab Syafi’i pun kuburannya dijadikan tempat pencarian berkah. Ibnu Katsir dalam menukil ungkapan Ibnu Khalkan mengatakan: “Kuburannya diziarahi, dan aku telah menziarahinya lebih dari sekali. Kulihat orang-orang mengerumuni kuburannya dan mencari berkah darinya”. (Lihat: al-Bidayah wa an-Nihayah karya Ibnu Katsir Jilid: 12 Halaman: 353)

10- Kuburan Nuruddin Mahmud bin Zanki (wafat tahun 569 H) –beliau adalah pejuang dan penguasa negeri Syam (Lihat: al-Bidayah wa an-Nihayah Jilid: 12 Halaman: 306)- juga termasuk yang dicari berkahnya. Ibnu Katsir dalam hal ini menyatakan: “Kuburannya berada di Damaskus yang selalu diziarahi, digelayuti jendelanya, diberi minyak wangir dan dicari berkahnya setiap saat” (Lihat: al-Bidayah wa an-Nihayah Jilid: 12 Halaman: 353)

11- Kuburan Imam al-Bukhari (pemilik kitab Shohih) pun tidak luput dari pencari berkah dari kaum muslimin. As-Subki dalam menjelaskan wafat beliau, menyatakan: “Adapun tentang tanah (kuburan), mereka telah meninggikan tanah kuburannya sehingga nampak menonjol. Sampai-sampai para penjaga tidak mampu menjaga kuburan tersebut. Kami telah melupakan diri kami sendiri. lantas kami menyerbu kuburan tersebut bersama-sama. Hingga sulit bagi kami untuk sampai ke kuburan tersebut.” (Lihat: Thobaqoot as-Syafi’iyah Jilid: 2 Halaman: 233 atau kitab Siar A’lam an-Nubala karya adz-Dzahabi Jilid: 12 Halaman: 467)

Dan masih banyak lagi kuburan-kuburan lain yang menjadi pusat ziarah maupun pencarian berkah yang terdapat di berbagai negara seperti; Irak, Syiria, Mesir, Yordania, Yaman, Iran dan negara-negara lainnya, termasuk Indonesia sendiri. Kuburan-kuburan itu adalah pusara-pusara para kekasih Ilahi yang diperbolehkan bagi setiap muslim untuk menziarahinya ataupun mencari berkah darinya, berdasarkan syariat Islam yang diajarkan oleh Rasul melalui sahabat-sahabat mulia beliau yang menjadi sandaran kesepakatan ulama Ahlusunnah dalam memberikan fatwa legalitas bertabarruk. Jika hal tersebut tetap dinyatakan –oleh pengikut sekte Wahhaby- sebagai perbuatan syirik maka apa kata mereka ketika melihat bahwa kuburan dan jenazah Ahmad bin Hambal yang diaku sebagai Imam Hadis mereka dan Jenazah Ibnu Taimiyah diperlakukan sama semacam itu oleh kelompok dari mereka sendiri?

Kini kita lihat apa yang terjadi dengan Imam Ahmad bin Hambal dan jenazah Ibnu Taimiyah:

Ibnu Hambal: Kuburan Imam Ahmad bin Hambal (wafat tahun 241 H) nampak menonjol dan masyhur menjadi tujuan ziarah para penziarah dan tempat pencarian berkah. (Lihat: Mukhtashar Thabaqoot al-Hanabilah Halaman: 14)

Ibnu Taimiyah: Ibnu Katsir mengisahkan: “Dalam menghantar (tasyi’) jenazahnya orang-orang berbondong-bondong hingga iringan jenazahnya memenuhi jalanan. Semua orang menyerbunya dari segala penjuru sehingga kerumunan kian bertambah ramai. Mereka melempar sapu tangan dan sorban mereka di atas eranda guna mengambil berkah (tabarruk). Kayu-kayu keranda jenazah banyak yang putus akibat terlampau banyak orang yang bergelayutan. Mereka juga meminum air bekas memandikan jenazahnya untuk mencari keutamaan (tayammun)….mereka bersedia membeli sisa-sisa kayu bidara (sidir, untuk memandikan jenazah) dan membagi-baginya diantara mereka…dan bahkan dikatakan bahwa; Benang yang diberi air raksa (zibaq) yang diletakkan pada jasadnya untuk menghalau kutu-kutu pun mereka beli dengan harga seratus lima puluh dirham”. (Lihat: al-Bidayah wa an-nihayah Jilid: 14 Halaman: 136 dan atau juga bisa didapat pada kitab al-Kuna wa al-Alqob Jilid: 1 Halaman: 237)

Jika pencari berkah dari kuburan dan dari jenazah (orang mati) adalah syirik atau bid’ah maka kasihan sekali Imam Ahmad bin Hambal yang selalu diziarahi oleh para ahli bid’ah dan kaum musyrik. Lebih kasihan lagi Ibnu Taimiyah, betapa tidak, pengantar jenazahnya terdiri dari ‘orang-orang musyrik’ dan ‘ahli bid’ah’ (versi Wahabisme). Lantas mana kaum muslim monoteis (muwahhid) yang mengantar jenazah syeikh yang konon adalah pengikut salaf saleh, penyebar tauhid, anti bid’ah dan syirik yang ajarannya kemudian dilanjutkan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab itu? Ataukah fatwa sesat bertabarruk itu hanya berlaku bagi selain pengikut Ibnu Taimiyah saja, sehingga bertabarruk dari jenazahnya –yang kata para ulama Wahabi yang lantas ditaklidi oleh para pengikut awam sekte Wahabisme, “tidak memberikan manfaat ataupun madharat”- diperbolehkan, bahkan dianjurkan? Kembali pertanyaan ini dapat dimunculkan; mana konsistensi para pengikut sekte Wahabisme terhadap akidahnya? Ini bukti lain dari begitu banyak kerancuan berpikir dan bertindak para pengikut Salafy gadungan yang pada hakekatnya Wahhaby itu.

[Sastro H]
Bersambung….

Iklan

40 Tanggapan

  1. Masya Allah. Bagus sekali. Terima kasih atas usahanya mengungkap dan menuliskan kajian-kajian semacam ini. Semoga Allah membalas kebaikan & jasa antum.

  2. 4- Salah seorang sahabat Rasul yang bernama Abu ‘Amr Sa’ad bin Muadz al-Anshari -yang dalam kitab Siar A’lam an-Nubala Jilid: 1 Halaman: 279 disebutkan bahwa kematiannya menyebabkan ‘Arsy goncang..

    Hebat juga ya ilmunya…. sampai dia tahu kalau Arsy goncang……… (mimpi kali yeeee…….)

    —————————————————

    Sastro Menjawab:

    Ini akibat Wahabisme tidak mengenal Takwil…akhiranya yang terpikir di benak kaum Wahaby adalah; Allah yang bertengger di atas kursi besar di atas langit itu akhirnya ketakukan karena kursinya goyang dan takut jatuh ke bumi akhirnya ngejatuhi Adji S…he he he he

    Mas tahu gak apa maksud dari kata-kata; “Kematian Suharto menggoncangkan dunia”…? “Kok goncangan gak terasa di rumahku?” Itu yang harus diomongkan kaum Wahaby kepada wartawan yang meliput.

    Gimana mas itu kasihan tuch pecinta dan pengikut Ibnu Tai-miyah kok musyrik dan ahli bid’ah ya…jawab donk, kok malah komentar yang ngelantur…mana keilmuan ustadz2 kalian wahai pengikut sekte Wahaby jangan yang LC-LC doang yang ilmunya masih nanggung, yang Doktor lah suruh ngejawab kalau mampu?

  3. terus mas sastro bantai sekte sesat MAHABI itu, jangan beri ampun yang bisanya cuman memfonis gak sadar klo sekte mereka yang seharusnya difonis. sekte yang doyan vonis bid’ah sementara mereka tdk tau yang sebenarnya bid’ah, “INSYAFLAH WAHAI WAHABI KARENA DIRIMU BERNODA”

  4. Aku Jadi bingung……………………..!, Sebenarnya WAHABIISME itu orangnya pinter atau bego sech, udah tau ada hadist yang mengatakan kalau orang yang cinta kepada Allah & RasulNya sesungguhnya tidak mati akan tetapi berpindah alam, lah koq mereka masih tetap ngotot yach…..? Wahai WAHABI sadarkah anda dengan sifat riya yang anda pamerkan setiap hari, 3/4 hari Rasullullah dilalui dengan sholat tapi tidak ada hadist atau riwayat yang mengatakan bahwa dahi Rasulullah menjadi hitam seperti dahi yang ada pada diri anda. Maha suci Allah yang menciptakan manusia dengan penuh keindahan, tapi mengapa WAHABI mengotorinya…………………………………….?

  5. Org2 wahabi di tempat ane,ngajinye pade pake kitab terjemahan. Emang pade kagak ade niat belajar nahwu sorof? Tu elmu pan fardhu ‘ain bro? Kagak mao taklid ame ulama,tapi taklid ame penerjemah. Pegimane mao bener?

  6. ironis memang…….
    seorang yang berseru musyrik kepada kaumnya, kaumnya yang “musyrik” malah yang memberi simpati untuk melayat dan megantar. Kaumnya yang seperti nabi, dicaci tetap bersabar dan tetap bersimpati. mungkin juga mereka merasa kasihan dengan ibnu karena semasa hidupnya bertindak yang aneh2. jadi bukan pengagumnya ternyata yang banyak, tapi musuh yang banyak yang mengantar kepergiannya

  7. dari beberapa point diatas .. 🙂

    saya sangat bersyukur anda mengambil dan menukil dari berbagai kitab2x ulama ..

    tapi apakah anda tidak tahu bahwa di jaman para ulama2x tersebut .. adakah ulama ahlussunnah yang masyhur dan terkenal memfatwakan masalah tabarruk dengan mengambil tanah dan sebagainya ..??

    kemudian .. setiap ucapan bisa benar bisa salah kecuali ucapan Rasulullah ..
    jadi mohon berikan dalilnya .. mengambil berkah dengan mengambil tanah itu apakah pernah dilakukan oleh generasi sahabat ..??

    —————————————————-

    Sastro Menjawab:
    Silahkan anda telaah kajian tabarruk itu dengan sempurna niscaya akan anda temukan poin-poin tadi…
    Benar, ucapan bisa benar dan bisa salah kecuali ucapan Rasul…tapi jika ucapan atau tindakan selain Rasul itu jika dinyatakan di depan Rasul dan Rasul diam maka itu salah satu bukti bahwa ucapan/perbuatan itu mendapat ACC dari RAsul dan pasti benar…jika tidak maka pasti Rasul akan melakukan Amar Makruf Nahi Munkar terhadap pelakunya…
    Lihat lagi, bagaimana Fatimah binti Rasul (yang tergolong sahabiyah) mengambil tanah kubur Rasul dan meletakkan di depan matanya…atau kenapa sebab ummul mukminin Aisyah menutup pusara Rasul? dst yang sudah kita jelaskan di artikel2 yang ada…

  8. Assalamu ‘alaikum wr.wb.

    Pak Sastro, saya telah membaca beberapa artikel Anda tentang tabarruk dari bagian 1 sampai 9.
    Namun ada sedikit hal yang membuat saya harus bertanya, yaitu perihal terjemahan hadits pada tabarruk bagian 4, yaitu pada poin C- Tabarruk para Sahabat dari tempat tangan dan bibir Nabi:; pada bagian:

    ==== 3- Dari Ummu ‘Amir –nama aslinya Fakihah atau Asma’- binti Yazid bin as-Sakan, beliau berkata: “Aku melihat Rasulullah melaksanakan shalat maghrib di masjid kami. Lantas aku pergi ke rumahku dan membawakan daging dan roti. Lantas kukatakan: Makanlah!? Lantas beliau bersabda kepada para sahabatnya: Silahkan makan!? Akhirnya beliau bersama para sahabat beliau yang datang makan bersama…lantas kukatakan: ????” (Lihat: Kitab al-Ishobah jilid 4 halaman 471 pada huruf ‘Ain di bagian pertama, berkaitan dengan (tarjamah) Ummu ‘Amir pada nomer 1374 dan atau Kitab at-Thobaqaat jilid 8 halaman 234) ====

    Saya memang belum pernah membuka kitab rujukan tersebut, oleh sebab itu saya bertanya:

    Apakah terjemahannya sudah benar, karena pada kalimat: === …lantas kukatakan: ????” === kurang begitu dapat dipahami. Mohon penjelasannya.

    Terima kasih.
    Wassalam

    ————————————————–

    Sastro Menjawab:
    Jadi mas, ketika Ummu Amir melihat Rasul shalat di masjid di daerahnya, lantas ibu tadi bergegas pulang untuk mengambil hidangan kepada untuk diberikan kepada Rasul. Setelah mengambilnya di rumah, ibu itu kembali ke masjid dan mengatakan (“aku katakan”) kepada Rasul; “Makanlah” (untuk mempersilahkan). Tetapi Rasul tidak langsung menyantapnya, akan tetapi memprsilahkan kepada para sahabat beliau terlebih dahulu. Jadi kata “kukatakan” dalam riwayat itu adalah ungkapan Ummu Amir kepada Rasul sewaktu menceritakannya kepada perawi.

  9. Mas Sastro,

    Apakah Anda betul seorang orientalis? dan apakah Anda benar di adopsi sejak kecil untuk dididik menjadi seorang orientalis di L.A?

    Mohon jawaban yang jujur.

    Mazzini

    ——————————————–

    Sastro Menjawab:
    Anda tahu bahaya dan dosanya menuduh tanpa bukti menurut ajaran Islam bukan? Jika anda seorang muslim sejati niscaya akan mampu menerima sinyal yang saya berikan itu…

  10. جزاك الله خيرا كثيرا بارك فيك جعلنا الله و إياكم من العلماء العاملين آمين

  11. Buat org2 wahabi, ente percaye kagak kalo duit punye potensi buat bikin ente pade tentrem,adem ayem kalo udeh pegang tu duit. Kalo kagak punye duit, ente pasti resah, bingung, ngerase susah. Kalo gitu,ntu duit punye kekuatan gaib dong. Kok ente pade percaye ame duit? Pegimane jawabnye?

  12. boleh minta alamat e-mail mas sastro.

    ———————————–

    Sastro Menjawab:
    Silahkan lihat “Tentang Kami”

  13. kasihan sekali Imam Ahmad bin Hambal yang selalu diziarahi oleh para ahli bid’ah dan kaum musyrik.

    Lho, emangnya orang yang sudah mati disiksa karena para penziarahnya?

    ——————————————–

    Sastro Menjawab:
    Bukan masalah disiksa atau tidaknya mas…itu lho, masalah konsistensi konsep pelarangan tabarruk terhadap orang mati dari para pecinta ibnu Taimiyah yang sekarang terjelma dalam sekte Wahaby.

  14. yang syirik itu bukan ziarahnya Mas, tapi berdoa dengan perantara arwah yang dikubur.Kalau Rasulullah SAW masih hidup dan tahu ziarah kubur banyak disalahgunakan seperti zaman sekarang, pasti sekarang ziarah kubur itu diharamkan.jelas sekali kan masalahnya, tak perlulah payah-payah buka kitab

    —————————————————

    Sastro Menjawab:
    Anda akan menyesal nulis komentar ini setelah kami cantumkan tentang legalitas Tawassul nanti, sebagaimana nyesal dan bingung ketika kami cantumkan legalitas Tabarruk. Menvonis haram tanpa payah-payah buka kitab? Terus hukum haram itu dari saku anda atau hawa nafsu anda? Yang berhak menentukan hukum itu Allah mas, bukan anda atau bapak anda…maaf.

  15. Pak Sastro, anda ini sebenarnya AWJ atau wahabi juga.Saya curiga anda sebenarnya wahabi yang berpura-pura menyerang wahabi,sebab dari jawaban-jawaban Pak Sastro untuk wahabi terlihat Pak Sastro seperti sengaja membuat jawaban-jawaban yang lemah,dusta,atau jawaban yang bisa jadi bahan tertawaan kaum wahabi.Akibatnya bukan wahabi yang jadi terhina malah sebaliknya kita yang aswaja ini sering dipermalukan wahabi gara-gara jawaban ngawur Bapak.Terus terang saja Pak, Bapak ini sebenarnya wahabi juga kan?Ngaku saja lah

    ———————————————————-

    Sastro Menjawab:

    Ha ha ha ha, dari sekian banyak tuduhan yang pernah saya rasakan, saya rasa ini yang paling lucu….
    Kalau sudah kehilangan akal jangan ngacau ah….nampak tambah lucu nantinya…!?

  16. Setuju Mas Sastro.Kalau tirakat saya berhasil,saya akan berdoa supaya Nabi Muhammad dihidupkan lagi.Nanti kita berangkat sama-sama untuk cari berkah ke beliau,setuju?

    ———————————————————–

    Sastro Menjawab:
    Jadi anda hanya membolehkan tabarruk terhadap yang hidup doang…? Apakah anda sangka Nabi mati? Beliau hanya mati jasad tetapi beliau selalu hidup dan selalu memantau umatnya….tahu dalilnya gak? Jangan langsung nuduh syirik doang tanpa argumen! Kalau gak tahu gw kasi tahu entar…

  17. orang ngantar jenazah kok dibilang tabarruk??? lain mas!!!!
    sampean itu gak ngerti bedanya apa pura pura goblok, gak boleh lho mas, nanti bisa goblok sungguhan!!!

    kalu nabi tidur matanya tapi bangun hatinya saya thu itu hadis sohih, tp yang saya tahu nabi memantau umatnya itu……..hehehehehehe……kaya WALT DISNEY

    —————————————

    Sastro Menjawab:
    Anda membaca artikelnya terlalu emosional hingga gak paham apa yang tertulis…
    Coba sekali lagi baca dengan tenang dan teliti dengan hati yang jauh dari emosi dan otak yang jernih…tulisan itu berbahasa Indonesia lho bang, bukan bahasa Arab bahasa moyang anda yang telah anda lupakan…

  18. terus juga kalau orang bodoh melakukan tabarruk pada jenazah ibn taimiyah berarti ibnu taimiyah juga setuju dg tabarruk pada orang mati??gitu ya???
    LOGIKA MACAM APA INI, KAYA GAK PERNAH MAKAN PAPAN TULIS SEKOLAHAN AJA……!

    ——————————————–

    Sastro Menjawab:

    Jadi segitu saja jawaban anda?
    Trus, tentang ungkapan Ibnu Taimiyah terhadap ucapan Imam Ahmad itu gimana?
    Lho sejak kapan orang Wahaby percaya sama logika…lha wong ajarannya sendiri penuh paradox?

  19. SUDAH SAYA BACA DAN MENGERTI TENTANG PLINTIRAN KAMU.soalnya percuma mas, nanti kalau dijawab dengan betul betul menggunakan hujjah dan terbongkar kebohongan kamu ya postingannya gak ditampilin, kaya temenmu si Abu salafy itu, kalau keteteran dg gampang TIDAK MELULUSKAN PROSES MODERASI

    ——————————————

    Sastro Menjawab:

    Terus terang aja mas, gak usah malu-malu…kalau anda gak bisa ngejawab…pakai alasan macam-macam segala.
    Ini bukan situs Salafy Wahaby yang suka mensensor tulisan yang gak sepemikiran….lihat dan coba anda pura-pura mengkritisi di blog Wahaby yang agak kasar, mustahiul akan dimoderasi, apalagi yang kasar betulan…lantas bandingkan dengan blog ini….!

  20. bagi saya ucapan siapapun boleh ditinggalkan dan boleh diambil kecuali nabi harussss diambil.
    kalaupun betul apa yang anda bilang (sekarang lagi rame2nya film FITAN) benar, anda sudah mengerti……………………………

    ———————————————

    Sastro Menjawab:

    Anda mengatakan: “ucapan siapapun boleh ditinggalkan dan boleh diambil kecuali nabi harussss diambil”, siapapun itu termasuk Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab khan? Kalau gak, berarti anda telah mengaku bahwa keduanya adalah Nabi….ya khan? Ini jika saya memakai logika ungkapan anda lho…

  21. yang saya tahu di kitab2 imam hmad tidak ada tuh yang saya lihat spt kata anda? kalau dikitab lain mungkin karena riwayat tntng hal tsb perlu dipertanyakan.
    setahu saya imam ahmad paling anti dengan golongan semacam kalian ini. seandainya imam ahmad membolehkan tentu ada pda kitab2nya dan juga pada tulisan saudara sumber yangdisebutkan juga qaul qodim yang kita mau jika tuduhan saudara benar tunjukkan pada kitab imam ahmad yang mana yang mendukung fitnah saudara

    ————————————————–

    Sastro Menjawab:

    Saya meragukan kemampuan ilmu nt, maaf terus terang aza…apakah nt sudah merujuk langsung kitab yang sudah kita cantumnkan itu atau kira2 aja?

  22. Maju terus, tabaruk!!! Wahabi selalu melihat sesuatu dgn picik, dapat melihat atom di sebrang laut, tapi hadis2 dikitab2nya kgk keliatan. Wahabi antek as.

  23. Assalamu’alaikum WW. Mas Sastro

    Mohon informasinya, saya ingin khabar dari anda, kira-kira dimana saya bisa bertemu bersilaturahim dengan Wali Qutb pada masa sekarang ini.

    Berkah dari beliau sangat utama sekali bagi saya yang kering iman ini.

    Syukran.

    Wassalamu’alaikum WW.

    ———————————————————-

    Sastro Menjawab:

    Waalaikum salam…Waduh, sepertinya anda harus bertanya kepada para ahli tasawuf mas…saya kurang tahu siapa2 mereka. Saya cuman tahu konsepnya saja, adapun personnya agak repot menentukannya..selain setiap tarekat mengaku memiliki wali Qutb masing2 tergantung silisilah tarekatnya…cuman, biasanya anda bisa temui mereka di daerah2 yang tepencil dan jauh dari kebisingan kota, mereka menjauh dari ketenaran, jabatan, politik dan hal-hal duniawi lainnya..walaupun secara keilmuan dan spiritual mereka tergolong orang2 yang masuk kategori “the best”, mereka adalah orang2 yang bersih dan pengikut sejati Quthbul Aqthab.
    Wassalam

  24. @ben thaleb
    Salam berkenalan. Saya membaca komentar anda dlm membahas nash2 sdr Satro cuma dg omongan anda sendiri. Kata2 anda bukan nash lho. Jd dibantah pake nash juga. Saya tau ini dan itu. Saya tau TDK ADA SEPERTI KATA2 ANDA. SAYA TAU IMAM AHMADB ANTI DG GOL ANDA. Mana nashnya utk didiskusikan

  25. jurus maut sastro——-Sastro Menjawab:

    Saya meragukan kemampuan ilmu nt, maaf terus terang aza…apakah nt sudah merujuk langsung kitab yang sudah kita cantumnkan itu atau kira2 aja?

    mancing emosiiii?

    ————————————————–

    Sastro Menjawab:

    Lho ditanya serius koq dibilang mancing emosi, gimana sich?

  26. Assalamu alaikum Wr. Wb.
    Yth. Mas sastro, Sekiranya diperbolehkan saya untuk bertanya,karena saya terus terang kurang banyak ilmu, khususnya masalah akidah Islam.Pertanyaan saya mudah kok,Hadist yang mengatakan ada berapa golongankah dari masing2 agama samawi (Yahudi,Nasrani,Islam)yang hanya satu masuk Syurga? mohon berkenan dijawab ya,
    Wassalam….

    ————————————————————————

    Sastro Menjawab:
    Waalaikum salam wr wb
    pertanyaan yang sangat bagus….
    Mas, semua agama yang anda sebutkan itu sebenarnya asalanya adalah pengikut ajaran para nabi Allah. Dan karena agama Allah hanya satu yaitu Islam maka semuanya disebut Islam. Islam yang saya maksud adalah Islam dengan arti yang luas, taslim yang berarti berserah diri, terkhusus kepada Allah dan semua ajaran-Nya.

    Ajaran semua nabi secara global sama; menekankan kepada tiga hal yang utama; keimanan kepada konsep Tauhid, Kenabian dan Hari Akhir, dengan berbagai konsekusnsinya. Siapapun dan dari agama manapun yang keluar dari tiga hal tadi maka disebut KAFIR. Namun yang masih konsisten maka ia bakal mendapat keselamatan abadi.

    Sekarang yang menjadi permasalahan adalah, manakah dari kelompok Yahudi yang masih berpegangan dengan ketiga hal tadi dengan baik dan benar? Manakah dari umat Nasrani yang masih konsisten dengan ketiga konsep tadi dengan baik dan benar? Dan manakah dari kelompok Islam yang masih konsisten dengan ketiga konsep keimanan itu dengan baik dan benar? ya harus kita buktikan dalam argumentasi (teori) yang benar dan praktik yang nyata…karena pembuktian itu bukan hanya sekedar cukup dalam teori saja, sebagaimana tidak hanya cukup dengan amal saja. KArena antara teori dan praktik tidak akan bisa dipisahkan…kedua hal itu yang bisa menghantarkan umat manusia ke keselamatan abadi di akherat kelak.

    Itu saja ringkasnya mas…maaf kalau ada kekurangan.

    Wassalam

    • orang-orang dimadinah rata-rata pengikut salafy dan wahabi, serta imam masjidil haram syaikh syuraim juga orang salafi! berarti ajaran yang mereka yakini lebih benar!

      ——————————————————-

      Sastro Menjawab:
      Memang lebih benar, tapi lebih benar dari ajaran Fir’aun….
      Apakah Sureim DKK maksum (suci dari salah dan dosa) sehingga yg dibawanya pasti benar? Apa tolok ukur kebenaran, individu atau Al-Quran-Hadis?

  27. Mas, Sastro. Tak dukung….terus wae..babat entek wahabisme.

  28. Mas Sastro,
    Orang seperti benthaleb dan sejenisnya atau serumpunya itu kalao dilihat dari komentarnya sudah bisa di ukur ilmunya, dokrin yang masuk kedalam otaknya itu yang dia tau hanya Mr. Wahhab is the best, saya pikir dia juga tidak pernah baca kitab rujukannya Mr. Wahhab. karena ilmunya hanya dokrin yang selalu di ucapkan oleh pemuka2nya yang katanya sekolah di Arab. Ini borok yang di kupas sedikit Mas Benthaleb….. jadi memang agak sakit sihhhhh….. tapi yaa…mbo jangan cengeng Mas. Kalo mao sembuh ya… harus di obatin dong Nak.
    apa lagi ungkapan Mr. Raden Bagus…… Saya merasa dia seperti anak kecil yang berteriak kencang dan menangis karena jerawatnya di pites.
    Jadi…Ohhhh Wahaby…… andai kata nt mau perang…. bawalah bekal dan senjata yang anda yakini, pelajari kekuatan musuh dan pantau daerah/lokasi perangngnya baru tembak. Ini ngeliat tikus aja langsung nembak gimana mau perang Mas ?.
    Tapi ya susah juga yaa…. orang arab itu hanya pinter bawa jerigen minyak lalu dikawal sama Amerika dan ingris waktu jualannya, dept colectornya Israel. Gimana mau disuruh perang.

  29. Sastro sudah Gila

    —————————————

    Sastro Menjawab:

    Alang, Kokom dan Ali adalah satu orang…biar kelihatan banyak yg benci Sastro, padahal Wahaby itu minoritas…begini kalo mereka gak punya dalil lagi, ngaco ngomongnya..

  30. kalau kita berdebat terus dengan sastro ,bisa-bisa kita nemeni dia dineraka,allahyafad.

    ————————————————

    Sastro Menjawab:
    Emang nt yg mengkapling sorga dan neraka?

  31. gue juga sama ame lo sastro , ga suka orang yg ngaku2 salafy atau wahabi , tp lo kok goblok sih , minta ma orang sudah mati itu jelas syirik . goblok banget

    —————————————————

    Sastro Menjawab:
    Berani anda mengatakan para sahabat (termasuk ummul mukminin Aisyah) goblog karena memahami bahwa meminta kepada Rasul yg telah meninggal adalah syirik? Apakah yg paham syirik cuman pengikut sekte Wahhaby dioang?

  32. Banyak bertawadhu mas Sastro, jangan kepancing dengan kata2 kotor wahabby. Mas Sastro sudah berikan yg terbaik, masuk di akal & menentramkan hati, teruskan perjuangan mas karena di luar banyak yg tersesat dg wahabby yg mengatasnamakan salafy & saya khawatir dengan nasib putra-putriku kelak akibat aliran sesat wahaby. Mereka seperti kafir yg hatinya ditutupi oleh Allah untuk menerima kebenaran.

  33. orang mati pasti sibuk dgn urusanya sendiri dan tidak ada yang tau apakah dia mendapat kebahagiaan atau adzab, yang pasti sekte kuburiyun akan membela habis2an ttg bolehnya bertabaruq dgn yang mati. yg ana fahami orang mati itu tdk bisa apa2 malah di doakan sama yang masih hidup.ini ko kebalik. malah minta berkah. bukankah syarat diminta itu harus hidup dan mampu.
    makanya kadang aneh orang mau nikah ko minta restu sama embahnya mati, harusnya kan sama yang masih hidup

    ———————————————–

    Sastro Menjawab:

    Kalau sekedar ASBUN (asal bunyi) and ngecap mas, anak TK juga bisa…bukan hanya anda, ustadz anda belum tentu bisa menjawab dgn ilmiah artikel kita ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: